Batasi Tatap Muka, Disdukcapil Kota Tangerang Buka Layanan Online

KOTA TANGERANG (Perseosi.co.id)- Mulai Senin 23 Maret, layanan tatap muka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang dibatasi. Namun, masyarakat Kota Tangerang tetap bisa melakukan permohonan seperti biasanya secara online melalui berbagai akses seperti berikut.

 

1. Akta Kelahiran dan Perubahan Nama

 

a. Tangerang LIVE

 

b. https://kependudukan.tangerangkota.go.id

 

c. Whatsapp / 0813-8828-3236

 

2. Akta Kematian dan Pengesahan Anak

 

a. Whatsapp 0812-9052-0628

 

3. Akta Perkawinan dan Perceraian

 

a. Whatsapp 0812-9302-3518

 

4. Layanan Kartu Keluarga

 

a. Whatsapp

 

0813-1892-5018

 

0813-1892-5014

 

0813-1892-5013

 

5. Layanan Perekaman KTP-el

 

a. Whatsapp 0812-8611-5572

 

6. Layanan Pindah Datang

 

a. gantiktp.tangerangkota.go.id

 

7. Layananan Legalisir

 

a. Drop Box

 

8. Layanan Sinkronisasi Data

 

a. gantiktp.tangerangkota.go.id/

 

9. Layanan Usul Cetak KTP-el

 

a. gantiktp.tangerangkota.go.id/

 

10. Layanan SKTT dan KTP WNA

 

a. Whatsapp 0813-1963-2750

 

Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, Rina Hernaningsih, menuturkan, pelayanan masih normal tapi pemohon dibatasi hanya 50 pemohon. Selebihnya, ditugaskan untuk mengakses media yang sudah disediakan. Ia pun menegaskan, pelayanan akta di DPMPTSP ditutup sementara hingga 31 Maret mendatang.

 

“Jam operasional pelayanan tetap normal, yakni buka sampai pukul 16.00 WIB. Kami batasi supaya tidak terlalu banyak pemohon yang datang. Kami juga meniadakan sementara perekaman E-KTP,” kata Rina, Sabtu (21/3/20).

 

Ia menuturkan, jika tidak mendesak disarankan untuk tidak usah ke kantor pelayanan dan tetap di rumah saja. Terkait pelayanan kantor Disdukcapil juga diterapkan kebijakan social distancing, antara jarak antrian pemohon dengan pemohon lainnya serta petugas. Selain itu, pemohon yang baru masuk ke pintu utama pelayanan juga akan dipinta menggunakan cairan anti virus dan pengecekan suhu tubuh.

 

“Untuk ruang pelayanan juga setiap hari dua kali disemprot disinfektan, segala hal-hal kecil kami lakukan untuk menghindari penyebaran virus corona di kantor Disdukcapil. Sehingga, petugas yang masih tetap masuk pun merasa aman saat bekerja dalam situasi ini,” katanya. (Red/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *