Pemkab Berencana Suntik Modal BUMD Setiap Tahun

JEPARA(persepsi.co.id) – Pemerintah Kabupaten Jepara berencana memberikan suntikan modal secara rutin untuk seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki. Besaran modal yang disuntikkan, direncanakan minimal sama dengan setoran kas daerah dari masing-masing BUMD.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara beragenda penyampaian tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) dari eksekutif kepada legislatif, Selasa (18/8/2020). Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Junarso, berlangsung di Ruang Paripurna dewan.

Selain Junarso, dua wakil ketua DPRD Kabupaten Jepara lainnya, Pratikno dan KH Nuruddin Amin juga duduk di kursi pimpinan. Sedangkan dari eksekutif, Bupati Jepara Dian Kristiandi diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko. Hadir pula para pimpinan perangkat daerah.

Rencana tambahan suntikan modal itu, disampaikan Edy Sujatmiko saat membacakan pengantarnya. Dalam pengantar ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 15 tahun 2015 tentang Penyertaan Modal Daerah kepada BUMD Kabupaten Jepara dan PT Bank Jateng tahun 2018–2022, eksekutif menyampaikan alasan perlunya suntikan modal tersebut.

Dalam alasan eksekutif, untuk mendukung perekonomian daerah, perlu upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui peningkatan kinerja BUMD. Hal ini dimaksudkan agar BUMD mampu memberi kontribusi pendapatan daerah secara optimal.

“Kontribusi BUMD terhadap PAD perlu didorong. Caranya, setiap tahun direncanakan dilakukan penyertaan modal daerah minimal sebesar laba yang disetor masing-masing BUMD setahun lalu,” jelasnya.

Di luar ranperda perubahan atas perda penyertaan modal, 2 ranperda lain yang diakukan Pemkab Jepara terdiri dari ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 5 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak, dan ranperda tentang Retribusi Pasar Rakyat.

Atas penyampaian ketiga ranperda ini, DPRD Kabupaten Jepara membentuk tiga panitia khusus (pansus). Setap pansus akan membahas satu ranperda. Hasil pembahasan ini akan disampaikan dalam rapat paripurna berikutnya beragenda pengambilan keputusan. (DiskominfoJepara/Sulismanto/zlhn.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *