Warga Kauman Kecamatan Jepara Studi Tiru pengelolaan sampah Ke Desa Jumoyo

MAGELANG (Persepsi.co.id) – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, Anshori Lurah Kauman, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara Bapak Anshori mengajak para perangkatnya dan ibu – ibu PKK, serta perwakilan masyarakat untuk studi tiru ke Desa Jumoyo, Kabupaten Magelang yang sudah lebih terdahulu terkait mengolah sampah. Sabtu (,24/10/2020)

Pada saat menerima kunjungan dari Lurah Kauman tersebut, Kepala Desa Jumoyo Hj.Siti Khanifah menyampaikan bahwa untuk pengelolaan sampah, itu tidak mudah karena harus dilandasi niat yg tulus dan ikhlas. Apalagi untuk suatu tujuan menjadikan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Untuk menyadarkan masyarakat, perlu pendekatan terus menerus dan memberikan contoh agar masyarakat mau meniru apa yang kita lakukan, tidak boleh bosen mengedukasi masyarakat melalui kelompok-kelompok kecil seperti yasinan, PKK dan kegiatan dusun,”

“Tidak akan rugi kita menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan, karena disamping bersih dan sehat kita juga mendapat rupiah dari hasil rongsokan atau barang-barang bekas yg tidak terpakai” jelasnya

Harapannya, Kelurahan Kauman dapat mencontoh masyarakat desa Jumoyo untuk bisa menjadi salah satu dari sekian banyak bank sampah di Kabupaten Magelang. Yang berkomitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan,

“Dengan adanya bank sampah, sebagai gambaran untuk Desa Jumoyo di setiap dusun ada bank sampah dengan jumlah 16 Bank Sampah Unit atau BSU dan satu Bank Sampah Induk atau Sektoral dan TPS 3R Harapan Jaya Desa Jumoyo yang sekarang dikelola Badan Usaha Milik Desa atau BUMDES Jumoyo Makmur” tambah Siti Khanifah

Sementara itu, Lurah Kauman Anshori juga berharap agar perangkat dan timnya bisa meniru, semangat Desa Jumoyo yang mandiri mengelola sampah.

“Harapannya dengan kegiatan studi tiru yang didanai dari dana desa ini bisa menambah pengalaman dan ilmu bagi stafnya untuk diterapkan di masing-masing lingkungannya,” harap Jumoyo.

Dalam penyampaian materi dari pihak Bank sampah unit yang diwakili oleh  Tri Endarwati memberikan ulasan bagaimana alur pengelolaan sampah di bank sampah dari proses penimbangan, pemilahan, pencatatan dan penjualan.

Sementara itu, Ahmad Khotim ketua karang taruna kabupaten Magelang sekaligus ketua paguyuban bank sampah kecamatan salam Magelang.

“Menekankan, agar pengelolaan lingkungan hidup melalui bank sampah harus tetap dijaga dan dilestarikan. Sebagai salah satu dari sekian banyak jenis pengurangan sampah” pungkasnya. (Dhen Joko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *