Kategori
SERANG

Pesan Bupati Serang, Perkuat Ibadah untuk Hadapi Cuaca Panas Tanah Suci

SERANG ( Persepsi.co.id) – Sebanyak 223 jemaah calon haji dari kloter 48 dilepas Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di halaman Pendopo Bupati Serang, Jumat (26/7/2019). Tatu menyampaikan pesan agar seluruh jemaah calon haji memperkuat ibadah dan mendekatkan diri pada Allah SWT untuk menghadapi cuaca panas yang saat ini melanda Tanah Suci.

Menurut Tatu, calon jemaah haji harus berserah diri dan memposisikan diri serendah-rendahnya kepada kepada Allah SWT. “Jika kita fokus ibadah, nikmat akan selalu diterima di Tanah Suci. Cuaca panas juga insya Allah tidak akan terasa. Kita serahkan semuanya, berpasrah diri kepada Allah,” ujar Tatu kepada para jemaah calon haji.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kamenag Kabupaten Serang Syihabudin, Kapolres Serang Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Dandim 0602/Serang Letkol Inf Erwin Agung TWA, Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin, dan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa.

Tatu mengaku mendapat informasi bahwa suhu di Tanah Suci mencapai di atas 42 derajat celcius. “Para jemaah sudah diberi penyuluhan. Diberikan bekal misalnya harus selalu membawa spray air, supaya tidak dehidrasi. Menunaikan ibadah haji membutuhkan stamina yang prima dan perlu mengatur ritme ibadah,” ujarnya.

Total jemaah calon haji asal Kabupaten Serang berjumlah, 1.090 orang dan sudah diberangkatkan hingga gelombang ketiga. “Saya berharap, jemaah calon haji asal Kabupaten Serang, Banten, dan Indonesia pada umumnya, bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar, khusu, dan sehat, serta pulang diberi gelar haji mabrur,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Serang Syihabudin mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Serang karena memberikan transportasi bagi jemaah calon haji, baik pergi maupun pulang dari bandara. “Semoga perhatian ini bisa terus dilakukan dan anggarannya bisa bertambah,” ujarnya.(*)

Kategori
SERANG

Dapat Kejutan Ulama, Bupati Serang Menangis Terharu

 

SERANG (Persepsi.co.id) – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah tidak bisa menahan tangis karena terharu mendapatkan kejutan dari puluhan ulama yang datang tanpa diduga ke Pendopo Bupati Serang, Jumat pagi (26/7/2019). Para ulama datang memberikan doa berkaitan hari ulang tahun Tatu yang ke-52, Selasa (23/7/2019) lalu.

Awalnya Tatu selaku Bupati melepas jemaah calon haji di halaman Pendopo Bupati Serang. Setelah itu, saat membuka pintu pendopo, Tatu kaget karena sudah berkumpul puluhan ulama dengan tersedia dua tumpeng di dalam ruangan. “Jujur saya tidak tahu ada kejutan ini, hanya mendapatkan informasi ada ulama yang akan silaturahmi. Dan tidak menyangka banyak ulama yang datang,” kata Tatu saat diberi kesempatan menyampaikan sambutan.

Dengan terbata-bata, Tatu menyampaikan terima kasih kepada para ulama yang selalu memberikan saran dan doa kepada dirinya. Tatu tidak bisa menahan tangis saat meminta para ulama mendoakan dirinya agar selalu istiqomah menjalankan amanah selaku Bupati Serang.

“Saya mohon doa dari alim ulama, agar saya menjadi pemimpin yang adil. Saya sadar betul ketika menjadi pemimpin, menjadi peluang buat ladang ibadah saya. Namun jika saya salah, tentu menjadi ladang dosa. Na’udzubillahi mindzalik. Semoga saya terus mendapat bimbingan dari Allah SWT,” ujarnya.

Tatu meminta terus diingatkan oleh ulama jika ada kesalahan dan kekhilafan “Pada posisi saya sekarang, pemimpin tertinggi di Kabupaten Serang, jika tidak diingatkan tentu amat sangat bahaya. Doakan pula, semoga keimanan saya sempurna, kesehatan yang luas, ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, putra dan putri yang soleh dan solehah, serta semoga saya senantiasa bersyukur kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ketua MUI Kabupaten Serang, KH Rahmat Fatoni mengatakan, para ulama selama ini mengapresiasi kinerja Tatu selaku Bupati Serang bersama Wakil Bupati Pandji Tirtayasa. Ia menilai, Tatu telah sukses membangun infrastruktur jalan di Kabupaten Serang serta menggulirkan banyak program bidang keagamaan. “Jalan-jalan kabupaten sekarang dibeton, dan sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Tahun ini Pemkab Serang memberikan beasiswa untuk 125 penghafal Alquran siswa SD dan 87 siswa SMP dengan total anggaran Rp174.500.000. Kemudian insentif 8.629 guru ngaji dengan total anggaran Rp 8.629.000.000. Selanjutnya insentif 1.165 guru TPQ dengan total anggaran Rp 1.165.000.000, dan insentif 6.190 guru madrasah diniyah awwaliyah dengan total anggaran Rp 9.682.398.000.

Selanjutnya ada bantuan rehabilitasi 13 pondok pesantren (ponpes) dengan total anggaran Rp 2.600.000.000. Sementara hibah bidang keagamaan mencapai Rp 3.458.485.000. “Kami perlu selalu memberikan dukungan, doa, dan support untuk Ibu Bupati, agar terus semangat menuntaskan hasil pembangunan di Kabupaten Serang,” ujarnya.(*)

Kategori
HUKUM

Percepat Proses Laporan Masyarakat, Polda Banten Luncurkan Aplikasi Pendekar

 

 

SERANG – Demi mengefesienkan waktu masyarakat dalam membuat administrasi laporan, Polda Banten luncurkan aplikasi Pendekar.

“Pendekar ini merupakan upaya inovatif yang diusungkan oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Banten, Aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat peroses laporan. Seperti kehilangan dan sebagainya,” kata Kepala SPKT Polda Banten, AKBP Wahyu Imam kepada awak media di Mapolda Banten, Jum’at, (26/07/2019).

Wahyu menuturkan bahwa, biasanya masyarakat yang datang untuk melapor ke Polda Banten membutuhkan waktu memverifikasi berkas hingga 15-20 menit.

Lanjut Wahyu, namun dengan adanya aplikasi ini, masyarakat hanya membutuhkan wkatu 5 menit. Karena pada saat menuju perjalanan Polda Banten berkas yang sudah di upload melalui semartphone langsung masuk ke admin dan langsung di print.

Melihat hal ini, Wakapolda Banten, Brigjen Pol Tomex Kurniawan memahami betul perkembangan tekonologi yang semakin berkembang tersebut.

“Seiring waktu berjalan, teknelogi ini tidak bisa lagi kita tolak.Masyarakat sangat membuthkan pelayanan yang baik. Ini untuk mewadahi kesulitan masyarakat, kita memberikan kemudahan melalui aplikasi,” katanya.

“Kedepan kita akan mengkoneksikan dengan Dukcapil dan Perbankan, sehingga hal yang mendasar dari barang berharga masyarakat pada saat kehilangan kita langsung bisa merespon,” pungkasnya.

Kategori
OLAHRAGA

Terkait Temuan BPK, Koni Kota Serang : Sudah di Kembalikan Kok

 

 

SERANG (Persepsi.co.id)- Tim Prematur Koni Kota Serang, Hamzah membenarkan adanya temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Banten. Namun pihaknya mengaku telah mengembalikannya sesuai peraturan BPK.

Temuan tersebut, menurut Hamzah di tahun 2018 dan sesuai rekomendasi pihak BPK, Koni Kota Serang diberikan kesempatan selama 60 hari agar temuan tersebut dikembalikan.

“Selama pengurus Deni Arisandi, 2014-2017 tidak ada temuan, namun di 2018 , BPK melakukan audit dan ada temuan sekitar 300 juta, ” Ujarnya saat menggelar Konfrensi Pers di aula Koni Kota Serang, Jumat (26/07/2019).

Temuan tersebut, Ia katakan di karenakan keterlambatan laporan Pertanggungjawaban (SPJ) dari beberapa Pengurus cabor ( Pengcab). Namun berkat kerja keras tim Ketua Koni Kota Serang, akhirnya temuan tersebut telah di kembalikan.

“Kami dari BPK diberikan kesempatan 60 hari kerja untuk direkomendasikan mengembalikan temuan tersebut, setelah itu, tim bekerja keras dan melakukan verifikasi, ternyata temuan itu ada di Pengcab,” Lanjutnya.

Setelah melakukan verifikasi, 20 Juli 2019, Koni Kota Serang mengembalikan temuan tersebut. “Silakan tanya ke inspektorat, bahwa temuan tersebut telah kami kembalikan,” Ujar Tim Prematur.

Selain itu, terkait keberatan dana cabor, Ia membantah hal tersebut, hal itu Ia katakan karena setiap tahun Koni Kota serang melakukan rapat kerja tahunan. “Jika ada cabor keberatan, maka berhak menolak, kalau masalah Joe dengan Deni Arisandi itu di luar Koni Kota Serang,” Ujarnya.

Lanjutnya, Ia berharap agar media dapat memberikan berita yang berimbang sebagai mana tugas Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang. “Kalo tidak salah sesuai kode etik jurnalistik, pemberitaan harus berimbang,” Ujarnya mengakhiri. (Red)

Kategori
SERANG

Lahirkan Karya Terbaik Personel, Tiga Anggota Korem 064/ MY Serah Terima Jabatan

SERANG (Persepsi.co.id)- Korem 064/My melakukan serah terima di Makorem 064/My ,Jumat (26/07/2019).

Serah Terima jabatan yang terjadi dilingkungan institusi TNI merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi melalui pengembangan kemampuan perwira dalam dimensi kepeminpinan, manajerial dan juga dalam rangka penyegaran personel.

Dimana Kapten Inf Wardoyo menyerahkan jabatannya sebagai Dandenma Korem 064/My kepada Kapten Inf Edi Purnomo sebagai Dandenma yang baru, yang sebelumnya menjabat sebagai Kajasrem 064/My. Demikian juga, jabatan Kapten Inf Mujayin sebagai Dantim Intel Rem 064/My di serahkan kepada Kapten Inf Wardoyo.

Melalui serah terima jabatan ini ,di harapkan mampu melahirkan karya – karya terbaiknya bagi personel yang besangkutan.
Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memberikan pengalaman dengan berbagai macam penugasan beragam dan berjenjang bagi seorang perwira guna menambah wawasan berpikir, meningkatkan profesionalisme dan kemampuan dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terkait dengan tugas dan tanggung jawabnya.

” Saya berpesan kepada pejabat baru, agar pada jabatan yang baru nanti mampu menunjukan prestasi kerja yang lebih baik, jadikan pengalaman selama tugas di jabatan sebelumnya sebagai sarana evaluasi dan mawas diri dalam menjalankan tugas selanjutnya ” Terang Danrem 064/My, Kol Inf Windiyatno,

” Saya yakin dengan kualitas dan pengetahuan yang di miliki bila disertai dengan loyalitas dan dedikasi yang tinggi, perwira akan mampu menampilkan kinerja sesuai harapan komando ” lanjutnya.

” Sejalan dengan tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks, Korem 064/My dengan segenap jajarannya terus melaksanakan pembinaan satuan secara terarah dan berkesinambungan untuk mewujudkan Korem 064/My yang mampu menyelesaikan semua tugas – tugas yang di embannya secara optimal ” jelas Danrem.

” Kepercayaan ini agar benar – benar dapat di pertanggung jawabkan dengan sungguh – sungguh ” pungkas Danrem, mengakhiri sambutannya.

Kategori
LEBAK

Kasepuhan Cilebang Gelar Sedekah Bumi

LEBAK (Persepsi.co.id) – Ribuan masyarakat kasepuhan Cilebang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, menyaksikan ritual sedekah bumi (25/07/2019), selain untuk menjalin kesatuan dan persatuan antar masyarakat, kegiatan tersebut juga sebagai wujud syukur atas anugerah Allah SWT yang diberikan kepada masyarakat. Kemeriahan ritual kasepuhan Cilebang yang digelar setiap 5 tahun sekali ini terlihat ketika ribuan kastrol nasi liwet disantap secara bersamaan.

Selain Pejabat dari Pemerintah Kabupaten Lebak, acara tersebut, dihadiri juga oleh perwakilan Pemerintah Pusat. Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi, mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan budaya gotong royong.

Kesempatan itu dimanfaatkan juga dimanfaatkan Wabup untuk mempertegas kembali usulan pembentukan desa adat yang diajukan Pemkab Lebak kepada pemerintah pusat. Kata Wabup, Desa adat yang sudah siap ada dua desa, yaitu Desa Guradog dan Desa Kanekes, jika nantinya disetujui, maka didesa adat tersebut tidak ada lagi Pilkades yang sering kali menimbulkan konflik masyarakat, namun akan diberlakukan sesuai dengan mekanisme adat setempat.

“Kita perlu ada penataan desa, ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena kalau sudah jadi desa adat, bisa dijadikan destinasi wisata juga” kata Wabup.

Dalam sambutannya, Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Kementerian PMK, Mustika Rini Indriyati Ningrum berharap munculnya revolusi mental dari masyarakat adat, dirinya yakin karena masyarakat kasepuhan Cilebang masih menjunjung tinggi hukum-hukum adat.

“Saya yakin masyarakat punya modal yang kuat untuk mewujudkan revolusi mental, karena masih menjungjung hukum adat” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, Rini Indriyati berharap dapat mendorong inklusi sosial bagi elemen masyarakat adat kasepuan. ADH/