Penjual Obat Keras Jenis Tramadol Terancam Kurungan 10 Tahun Penjara

 

Serang ( Persepsi. Co.id)-  Penjaga toko kosmetik berinisial ATK  yang bekerja sebagai penjaga toko kosmetik di jalan raya Bhayangkara, Cipocok, Kota Serang, Banten. Diamankan Petugas Satresnarkoba, Minggu (28/07/2019).

ATK diamankan setelah pihak Kepolisian Sektor Cipocok mendapatkan penyerahan pelaku yang sebelumnya telah diamankan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Reformasi Masyarakat (Geram) di jalan raya Bhayangkara.

“Setelah diserahkan dari Polsek, Polsek Melimpahkan ke Satresnarkoba Polres. Bersama barang bukti 10 lempeng obat keras jenis Tramadol,” Kata Kasat Narkoba Polres Serang Kota AKP Wahyu Diana di ruang kerjanya.

AKP Wahyu Diana, Kasat Narkoba Polres Serang Kota menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan kepada tersangka, memang ia mengaku telah menjual obat terlarang itu. pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan warga yang menyerahkan.

“Saksi dan tersangka sudah diperiksa, barang bukti sudah diamankan tinggal proses selanjutnya uji lab dan proses penyidikan selanjutnya, telah mengedarkan atau menjualbelikan golongan obat daftar G yang seharusnya penggunaannya berdasarkan resep dokter dan tidak dijual bebas,” katanya

“Kalau dilihat barang bukti yang ada, dia (tersangka-red) menjual berupa obat jenis tramadol, hingga saat ini kami masih melakukan proses pengembangan,” jelasnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan, tersangka telah memperjualbelikan obat yang tidak sesuai peruntukannya.

“Ia terncam pasal 196, 197 UU RI no 36 tahun 2009 tentang kesehatan, ancaman hukuman 10 hingga 15 tahun. Hanya 10 lempeng obat tramadol,” jelasnya

Saat i ini, masih banyak kaum muda yang menggunakan obat-obatan terlarang yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Tramadol termasuk golongan obat kimia jenis analgesik opiat. Obat itu sebenarnya digunakan mulai anak usia 12 tahun hingga dewasa. Namun, yang perlu diingat obat ini hanya diperuntukkan pasien yang baru saja menjalani operasi, dan tentu saja tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang apalagi berulang-ulang,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ATK yang merupakan penjaga toko kosmetik ini ditangkap oleh anggota LSM yang dibantu Warga karena merasa khawatir akan peredaran obat keras di lingkungan tempat tinggal mereka. (/Red)

Sharing is Caring

Baca Juga

– Advertorial –

Berita Terpopuler