Kategori
JAKARTA

“Inalillahi wa innaillaihi rajiun, Agung Herkules Dikabarkan Meninggal Dunia

JAKARTA ( Persepsi. Co.id)- Agung Herkules dikabarkan meninggal dunia, kamis (01/08/2019).

Sebelum meninggal, Artis bertubuh kekar ini menderita kanker otak stadium akhir.

setelah dikabarkan sakit kanker otak. Disebutkan Agung meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Dharmais.

Kabar Agung Hercules meninggal dunia juga disampaikan oleh penulis Alit Susanto melalui akun Twitter miliknya, Kamis (1/8).

“Inalillahi wa innaillaihi rajiun..Telah berpulang ke Rahmatullah, Mas Agung Herkules di RS Dharmais sore ini,” kata Alitt.

Sebelum dikabarkan meninggal dunia, Agung Hercules diketahui mengidap sakit melalui sejumlah foto yang beredar di dunia maya pada Juni lalu.

Sejumlah foto tersebut menunjukkan Agung dengan kondisi tubuh yang kurus, tak seperti yang selama ini dikenal masyarakat.(red)

Kategori
BUDAYA

Agar Pengunjung Betah, Ini Konsep Pengelolaan Kawasan Kesultanan Banten

SERANG (Persepsi.co.id) – Gubernur Banten H. Wahidin Halim memerimtahkan jajarannya untuk mengembangkan konsep revitalisasi Kawasan Kesultanan Banten. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata akan mengintegrasikan Kawasan Kesultanan Banten (KKB) atau biasa disebut Banten Lama dengan kawasan lain di sekitarnya. Hal itu dilakukan agar masa tinggal pengunjung KKB lebih lama.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata pada Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Paundra Bayyu Ajie mengatakan, Dinas Pariwisata sudah menyampaikan konsep pengembangan pariwisata sekitar KKB.

“Konsep penataan harus berangkat dari karakteristik Kawasan Kesultanan Banten. Kita ketahui bersama karakteristik wisata di Kawasan Kesultanan Banten lebih banyak menonjolkan soal wisata religi. Artinya, tujuan utama pengunjung datang ke Kawasan Kesultanan Banten adalah untuk ibadah dan ziarah,” ujar Bayyu.

Konsep yang ditawarkan Dinas Pariwisata Provinsi Banten yang dibuat dalam bentuk rencana detail kawasan, kata Bayyu, yaitu dengan menyediakan atau membuat paket wisata di sekitar Kawasan Kesultanan Banten, sehingga pengunjung bisa lebih lama tinggal di Kawasan Kesultanan Banten.

Beberapa konsep yang ditawarkan adalah perlu dibuat sebuah kawasan yang menjual berbagai kuliner khas Banten atau pasar kuliner.

“Tarif yang ditawarkan penyedia kuliner harus disesuaikan dengan pasar dan daya beli pengunjung. Jangan lupa juga soal penataan pasar kuliner,” ujar Bayyu.

Selain itu, menata kawasan tanaman mangrove di seberang Pelabuhan Ikan Karangantu. Meskipun lahan di kawasan tersebut berlumpur, tetapi tetap bisa dimanfaatkan untuk sarana wisata, dengan menyediakan jogging track yang terbuat dari papan kayu.

Di kawasan tersebut akan disiapkan tempat ibadah dan tempat istirahat. “Lahan itu milik TNI Angkatan Laut. Pemprov sejuah ini sudah mengajukan permohonan pengunaan lahan kepada pihak TNI Angkatan Laut,” ucapnya.

 

Konsep lainnya, optimalisasi wisata pulau. Seperti diketahui, di sekitar Pelabuhan Karangantu terdapat beberapa pulau yang dapat ditempuh dengan menggunakan perahu. Hanya, sejauh ini perahu-perahu tersebut tidak memiliki pelabuhan khusus, sehingga harus bergabung dengan pelabuhan ikan.

Pengelola KKB ke depan, kata Bayyu juga perlu menyiapkan kendaraan khusus di Kawasan Kesultanan Banten. Melalui kendaraan itu, pengunjung Kawasan Kesultanan Banten bisa berkeliling ke berbagai kawasan, seperti Keraton Kaibon, Masjid Pecinan, Benteng Speilwijk, dan kawasan wisata pantai di sekitar Pelabuhan Karangantu. Tentu dengan tarif yang terjangkau.

“Langkah lainnya, pengelola menyediakanhomestay bagi para pengunjung KKB. Konsep homestayyang perlu dikembangkan adalah tidak menambah bangunan baru, melainkan memanfaatkan perumahan warga yang masih ditinggali pemiliknya. Para pemilik rumah cukup menyediakan salah satu kamar untuk disewakan kepada pengunjung. Pemilik rumah juga tidak perlu menambah berbagai fasilitas, sehingga menyebabkan biaya tinggi,” ungkap Bayyu.(kominfo/red)

Kategori
HUKUM

Operasi Pekat, Polres Serang Kota Mengimbau Pemilik Kos Kosan

KOTA SERANG (Persepsi.co.id)- Sejumlah Kos-kosan di wilayah Cipocok Kota Serang di razia Polisi Polres Serang Kota Polda Banten, selain itu puluhan minum keras (Miras) juga disita polisi dari kios penjual jamu.

Dikatakan, AKP Syarif Hidayat Perwira Pengawas (Pawas) Polres Serang Kota Polda Banten, kegiatan tersebut sebagai langkah polisi untuk mengurangi tindakan-tindakan tidak baik yang dilakukan anak muda.

“Kegiatan rutinitas, dalam melaksanakan pengamanan dan mengurangi penyakit masyarakat,” katanya

Ia juga mengaku, pada razia tersebut telah mengamankan puluhan miras berbagai Merk dan mendatangi beberapa kosan-kosan secara acak.

“Tadi ada tiga kos-kosan yang kami datangi, kita geledah dan tidak menemukan apa-apa,” ungkapnya

Selain itu, ia juga mengatakan, telah menyita puluhan miras dari pedagang jamu.

“Tadi juga kita bawa miras yang diambil dari kios jamu, kos-kosan gak ada, kita sudah lakukan penggeledahan,” tandasnya

Ditempat yang sama Kapolsek Cipocok Jaya Kompol Bambang Wibisono, SH, MH memeberikan Himbauan kepada Penghuni Kost agar bisa menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat yang ada disekitar tempat kost merasa nyaman dan tidak merasa terganggu, ungkapnya

Kategori
NUSANTARA

Tugu Prasasti TMMD ke 105 Terus Digeluti

NUNUKAN – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0911 Nunukan pembangunan tugu prasasti di lokasi sasaran TMMD masih dikerjakan di Desa Lapri Kecamatan Sebatik Utara, Nunukan. dalam rilis yang diterima, Rabu (31/07).

“Tugu prasasti TMMD dibangun di jalan masuk lokasi TMMD penghubung Desa Lapri dan Desa Seberang Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan” tutur Dan Satgas TMMD Letkol Czi Abdillah Arif,S.I.P,

Prasasti yang dibangun sekaligus sebagai bukti kedekatan TNI dengan rakyat,” papar Melati Dua yang menjabat sebagai Komandan Kodim 0911 Nunukan itu.

Komandan SSK Satgas TMMD, Kapten Inf Eko Daryanto menjelaskan tugu prasasti harus dibagun sebagai tanda dan bukti telah dibangunnya Desa Lapei dan Desa Seberang pada program TMMD ke 105 oleh TNI “Tugu prasasti siap diresmikan saat penutupan pada tanggal 8 Agustus, mendatang sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan TMMD,”jelasnya

Sertu Sawabi beserta anggota yang lain dalam pegerjaan pembangunan tugu prasasti TMMD menyatakan saat ini pembangunan tugu prasasti masih dalam proses pengerjaan “Sebelum penutupan TMMD, prasati akan rampung,”katanya.

Kategori
NUSANTARA

Semangat Siswa-Siswi Perbatasan RI-Malaysia, Dalam Kegiatan TMMD Ke 105 Kodim 0911 Nunukan

NUNUKAN – Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-105 Kodim 0911/Nnk yang dipimpin oleh Praka Angga kembali mengajar kepada siswa-siswi SD N 1 Sebatik di Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan. Selasa (30/07).

Pada kesempatan tersebut Anggota Satgas TMMD Praka Anga menegaskan kembali bahwa kegiatan mengajar yang dilakukannya merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan non fisik dalam TMMD Ke-105 Kodim 0911Nunukan diwilayah Kabupaten Nunukan Khususnya di Dua Desa yaitu Desa Lapri dan Desa Seberang Kecamatan Sebatik Utara.

”Kegiatan non fisik seperti mengajar yang saya lakukan tersebut diharapkan dapat membantu Dinas Pendidikan. Materi pelajaran yang saya sampaikan selain tentang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) serta memberikan motivasi semangat dalam belajar,”kata Pratu Angga

Pratu Angga juga menambahkan bahwa dengan penyampaian materi wawasan kebangsaan, diharapkan tumbuh rasa bela negara, rasa cinta Tanah Air dan berwawasan kebangsaan. Nantinya, siswa-siswi dapat menjadi generasi yang berkompeten dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kategori
NUSANTARA

Jalan Dibangun TNI, Anak-Anak Ke sekolah Lancar

 

DEMAK – Program TMMD) Reg ke -105 Kodim 0716/Demak di Desa Kalikondang Kecamatan Demak, kota mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan masyarakat. Kali ini apresiasi diberikan seorang tokoh masyarakat setempat desa setempat, Akhsin Abdullah,S.Pd (52).

Menurutnya, apa yang dilakukan Kodim 0716/Demak melalui Program TMMD merupakan sebuah gebrakan dan akselerasi yang tidak boleh dipandang sebelah mata.”Rasa hormat dan apresiasi saya pada Kodim Demak yang saat ini tengah melaksanakan Program TMMD di Desa Kalikondang” ungkap Akhsin Abdullah, yang sehari-hari sebagai guru di MTs Tanwirudholam Desa Kalikondang.

Dikatakan, beberapa jalan yang saat ini selesai dibangun oleh Satgas TMMD, Reg ke dulunya tidak bagus kini menjadi sangat mulus, Seperti jalan di RW3 menuju Dukuh Duduk, jalan Dukuh Krajan menuju ke Dukuh Prigi.

Jalan tersebut selama ini merupakan akses jalan yang dilalui para murid MTs Tanwirudholam untuk berangkat sekolah. Dengan adanya pembangunan jalan tersebut sehingga para murid MTs Tanwirudholam pun merasakan dampak positifnya.”Program TMMD sangat positif untuk meningkatkan akselerasi pembangunan pedesaan” tambahnya. (Pendim 0716/Demak)

Kategori
NUSANTARA

Pacu Kerja Satgas, Dandim Ingatkan Waktu TMMD Nyaris habis

 

DEMAK – Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Abi Kusnianto, terus berada di lapangan, lokasi TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak, di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota.

Orang nomor satu di jajaran Kodim Demak itu, selalu mengingatkan kepada Satgas dan warga untuk lebih giat bekerja mengingat, waktu pelaksanaan TMMD sudah nyaris habis. ”Terus giat, dan jangan lupa perhatikan kualitas,” tandasnya saat cek perehabpan RTLH milik Mbah Rakimin (80 tahun). Kita harus kebut, bekerja cepat dan serius agar hasilnya dapat maksimal, karena waktunya terbatas dan masih ada sasaran lagi yang harus segera diselesaikan,” pesannya.

Dandim Abi mengemukakan, apa yang telah diraih di desa sasaran TMMD, merupakan bentuk nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). walaupun dengan dana terbatas, masih bisa menyelesaikan kegiatan pembangunan dengan baik. “Kegiatan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi prioritas di dalam program tambahan TMMD Reguler ke 105 tahun 2019 Kodim 0716/Demak ini, karena banyak rumah warga yang kurang mampu perlu segera diperbaiki,” paparnya. (Pendim 0716/Demak)