Kategori
OLAHRAGA

Jika Tidak Terbitkan SK, Pengurus Koni Kota Serang Siap Tarik Atlit dari PON Papua

SERANG (Persepsi.co.id)- Pengurus Koni Kota Serang menuntut Koni Provinsi Banten agar menerbitkan Surat Keputusan (SK) . Hal tersebut dikatakan saat menggelar audensi dengan Koni Provinsi Banten, Jum’at (23/08/2019).

“Jika SK tidak diterbitkan,maka kami seluruh pengcap siap mengundurkan diri dan menarik seluruh atlit kami yang telah berprestasi,” Ujar salah satu pengurus cabang Olahraga dan di setujui oleh pengcap lain yang hadir dalam audensi tersebut.

Ketika ditanya terkait SK belum diterbitkan, Ketua Bidang Hukum Koni Banten Engkos Kosasih mengatakan tinggal menunggu tanda tangan dari Ketua Umum Koni Provinsi Banten. “Sudah kami paraf karena Musrokot yang telah dilakukan Koni Kota Serang dinyatakan Sah,” Ujarnya

Dalam audensi tersebut dari masing masing Cabor, menanyakan terkait tidak diterbitkannya SK Koni Kota, karena berdasarkan Tatib musorkot (13-14 Juli 2019) mengamanatkan 30 hari Tim Formatur harus menyusun kepengurusan dan mengirim kepengurusan ke Koni Banten.

Selanjutnya, juga menanyakan kenapa SK Koni Kota sampai hari ini belum diterbitkan, sehingga dana pembinaan dan proposal kegiatan tidak bisa dicairkan oleh koni kota sehingga menghambat kegiatan cabor yg ada even (perserosi, judo dan cabor lain bersuara).

Menanggapi hal tersebut, Tim Ketua Bidang Hukum Koni Banten meminta waktu sampai hari rabu 28 Agustus 2019.” Jika sampai hari rabu ini SK Koni kota serang tidak diterbitkan, maka saya siap mengundurkan diri,” Tegasnya. (Red)

Kategori
SERANG

Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2019, Gubernur: Jadi Motivasi Bangun Infrastruktur Lebih Baik

Persepsi.co.id- Gubernur Banten Wahidin Halim meraih penghargaan kepala daerah inovatif 2019 bidang infrastruktur dan pembangunan dalam malam penghargaan kepala daerah inovatif di kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Kamis malam (22/8/2019). Penghargaan yang
diserahkan secara langsung oleh Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik tersebut dijadikan Gubernur sebagai motivasi pemicu dirinya untuk terus membangun infrastruktur di Banten yang lebih baik kedepan.

Hal itu disampaikan Gubernur usai menerima penghargaan bersama dengan 26 kepala daerah lainnya berikut bupati dan walikota se-Indonesia. Gubernur menyampaikan, penghargaan ini menjadi salah satu bukti bahwa pembangunan di Banten mulai dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti revitalisasi kawasan Masjid Banten Lama yang merupakan ikon ibukota Banten, pembangunan jalan provinsi yang kini tersisa 16 kilometer menuju jalan mantap, hingga membuka akses jalan pada jalur-jalur terisolir sekaligus pariwisata seperti kawasan Negeri Diatas Awa, Citorek, Kabupaten Lebak.

”(Penghargaan-red) ini menjadi motivasi pemicu diri saya untuk terus membangun infrastruktur di Banten ke arah yang lebih baik lagi. Karena melalui infrastruktur yang baik dan berkualitas, maka akan mengangkat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Gubernur juga menegaskan, sesuai dengan target pembangunan infrastruktur pada RPJMD 2017-2022, jalan provinsi mantap akan rampung pada tahun 2020. Setelah itu, provinsi akan turut membantu kabupaten/kota dalam membehani infrastruktur jalan desa dan kotanya.

“Tokoh yang satu ini telah berhasil merubah wajah Banten Lama menjadi Madinah nya Indonesia, Kawasan Kesultanan Banten Lama telah direvitalisasi menjadi icon Banten bahkan Indonesia. Tak henti disitu, Wahidin Halim terus membangun infrastruktur Banten, membelah dan membuka kawasan terpencil di Banten, perekonomian rakyat terus meningkat sehingga Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) telah mencabut Kab Lebak dan Pandeglang dari status daerah tertinggal, kini di Prov Banten sudah tidak ada lagi wilayah daerah tertinggal.
Tak hanya cukup sampai disitu saja, tahun ini ia membelah jalan yg menghubungkan Utara Selatan Banten bahkan jalan yang selama ini tak pernah tersentuh, jalan menuju Negeri di Atas Awan..,” Demikian diungkapkan dalam Video Trailer (VT) yang tayang dalam layar besar pada saat sebelum Gubernur Banten naik ke atas pentas untuk menerima penghargaan.

Sementara itu dalam sambutannya, MNC Group Pemred Koran Sindo dan Sindonews, Jaka Susila mengatakan jika penganugerahan penghargaan kepada para kepala daerah se Indonesia ini telah berlangsung sejak masa otonomi daerah diterapkan di Indonesia, hal ini menjadi perhatian grup media kami dalam mengikuti berbagai gerak langkah pembangunan di setiap Daerah, sehingga Sindo terus mengikuti perkembangan kemajuan daerah, terutama cara para kepala daerah mengelola roda pemerintahannya.

Berbagai pemberitaan tentang setiap daerah di Indonesia terutama yang mengacu pada keberpihakan kepada masyarakatnya, tata kelola pemerintahan, pembangunan di berbagai bidang, hingga inovasi2 yang menjadi ciri khas di setiap daerah, menjadikan oenilaian tersendiri serta perlu melahirkan gagasan agar para kepala daerah ini perlu diberikan apresiasi atas berbagai upaya yang telah dilakukannya. Dan hal ini mendapatkan dukungan penuh dari Kemendagri./*

Kategori
SERANG

Ratu Tatu Dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inovatif

SERANG, (Persepsi.co.id)- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kembali mendapatkan apresiasi dan penghargaan atas kesuksesan memimpin Kabupaten Serang. Kali ini, Tatu dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inovatif kategori sosial budaya dalam ajang penghargaan yang digelar Koran Sindo.

Penghargaan diwakili oleh Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa di Padang, Sumatera Barat, Kamis malam (22/8/2019). Dalam catatan yang disampaikan Sindo dalam penyerahan penghargaan tersebut, Tatu dinilai punya program inovatif berupa pemberian beasiswa dari mulai jenjang sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi.

Tatu juga dinilai telah mengangkat kearifan lokal melalui gagasan Jurus Silat Kaserangan yang kemudian diciptakan 13 sesepuh pendekar dari 12 aliran silat di Kabupaten Serang. Jurus ini rutin dilombakan dalam Festival Jurus Silat Kaserangan dalam rangkaian Anyer Krakatau dan menjadi muatan lokal (mulok) di SD dan sekolah menengah pertama (SMP).

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa usai menerima penghargaan mengatakan, pada Festival Jurus Silat Kaserangan pertama kali pada 2017, ribuan pendekar memperagakan Jurus Silat Kaserangan di tepi Pantai Anyer dan kemudian mendapat prestasi dengan meraih Rekor MURI. “Jurus ini juga rutin ditampilkan di objek wisata Tasikardi setiap akhir pekan,” ungkap Pandji.

Pandji menilai, penghargaan ini didapat atas keseriusan Bupati Serang dalam membuat program yang benar-benar bermanfaat untuk masyarakat. “Ibu Bupati pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemkab Serang yang terus bahu membahu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Serta penghargaan ini harus menjadi motivasi bagi kami semua,” ujarnya.

Selama kepemimpinan Tatu-Pandji, Pemkab Serang pun sangat konsentrasi pada perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Sejak tahun 2016 hingga 2018, dari berbagai sumber anggaran pemerintah, infak dan swasta, di Kabupaten Serang telah diperbaiki sebanyak 2.846 rumah tidak layak huni (rutilahu-RTLH). Dengan perincian, 247 rumah pada 2016, 1.288 rumah pada 2017, dan 1.311 rumah pada 2018.

Sumber anggaran perbaikan rutilahu berasal dari APBN, APBD Banten, APBD Kabupaten Serang, Infak ASN, dan corporate social responsibility (CSR) atau dana sosial perusahaan. Untuk infaq ASN, dihimpun oleh Baznas Kabupaten Serang, dan dalam proses realisasi perbaikan rutilahu melibatkan TNI dari Kodim 06/02 Serang, dan bergotong royong dengan masyarakat.

“Anggaran dari Pemkab Serang tentu terbatas, maka kami berharap, dukungan dari APBN dan APBD Banten semakin banyak untuk memperbaiki rutilhu. Saat ini tersisa sekitar 7.427 rutilahu yang harus diperbaiki,” ujar Tatu dihubungi terpisah.

Program lain dalam rangka menyejahterakan dan mencerdaskan masyarakat Kabupaten Serang dilakukan Pemkab Serang dibawah kendali Tatu. Mulai dari membangun jalan beton 100 kilometer per tahun, hingga beasiswa bagi siswa sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi negeri.

Bukan hanya itu, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan pun mendapatkan insentif per tahun. “Untuk menciptakan generasi emas dan cerdas, tentu harus dibangun melalui program pendidikan,” pungkas Tatu.(*)

Kategori
TANGERANG

Sekda Pemkab Tangerang Buka Seminar Nasional Koperasi

KAB. TANGERANG (Persepsi.co.id) – Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyied membuka Seminar Nasional Koperasi yang dilaksanakan di Gerai Tangerang Gemilang, Jalan Raya Serang Kec. Cikupa. Kamis, 22/08.

Seminar Nasional menyambut Hari Koperasi Ke 72 Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Tangerang, bekerja sama dengan Koperasi Benteng Mikro Indonesia Kabupaten Tangerang. Dengan Tema “Arah Baru Bisnis Koperasi” di Gerai Tangerang Gemilang dengan peserta para UKM dan Anggota Koperasi yang ada di Kabupaten Tangerang, Kamis (22/8/2019).

Sekretaris Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid dalam sambutannya mengatakan, seminar nasional tersebut dapat dijadikan sebagai modal dasar bagi seluruh komponen koperasi untuk mengembangkan keberadaan koperasi itu sendiri kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan koperasi sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Tangerang. 

“Ini untuk menjadi mitra apalagi koperasi ini akan disandingkan dengan aspek pertanian, mudah-mudahan konsep pertanian ini yang menjadi konsep Pak Bupati untuk mengembangkan dari sisi palawija holtikultura,” paparnya. 

Dirinya juga berharap, kedepannya keberadaan koperasi ini bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya dari UMK dan UMKM. Menurutnya, dari sisi ekonomi kerakyatan masyarakat bisa terwadahi melalui koperasi sehingga tidak lagi mengandalkan sektor industri karena keterbatasan lapangan pekerjaan. 

“Mungkin selain industri ada potensi-potensi lain di Kabupaten Tangerang yang bisa dijadikan sentra atau aktifitasnya nanti adalah di koperasi,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI) dan Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia, Kamarudin Batubara mengatakan, seminar nasional dengan tema “Arah Baru Bisnis Koperasi” tersebut diharapkan koperasi bukan hanya sebagai lembaga simpan pinjam, lebih dari itu fungsi koperasi saat ini juga harus merambah ke bidang yang lain. Saat nanti, kata dia, semua koperasi harus memiliki koperasi konsumen, koperasi peternakan, juga koperasi pertanian. 

“Kami sudah melangkah kesana bahkan nanti koperasi konsumen kita adalah sebuah minimarket dan itu adalah cita-cita koperasi,” katanya. 

Tak hanya itu, sambung dia, bahkan saat ini Koperasi Benteng Mikro Indonesia (BMI) sudah memiliki koordinator untuk bidang koperasi peternakan dan koperasi pertanian. “Insya Allah koperasi peternakan dan pertanian dapat segera terwujud dengan menyelipkan infaq, zakat, dan sodaqoh di dalamnya,” ucapnya. 

Hadir pula Dr. M. Hanafi, SE,MM Asdep Tata Laksana Kementrian Koperasi dan UKM RI, Plh. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Tedi Suwardi, para anggota Koperasi dan beserta mahasiswa asal Tangerang. (Skj/info/Yudhi)

Kategori
SERANG

Komsos Kreatif Digelar Di Korem 064/ MY Banten

SERANG (Persepsi.co.id)- Komunitas Sosial (Komsos) Kreatif dalam bentuk perlombaan merupakan bagian dari sarana pengembangan bakat, menanamkan rasa percaya diri, rasa persaudaraan, rasa tanggung jawab dan menumbuh kembangkan semangat persaudaraan dan kekompakan, tetunya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia

Kegiatan diselenggarakannya Komsos di Korem 064/MY ini, juga bertujuan untuk menjalin Komunikasi Sosial yang sehat dan harmonis melalui perlombaan – perlombaan untuk meningkatkan tali silaturahmi antara prajurit TNI khususnya Korem 064/MY dengan segenap komponen Masyarakat.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam Komsos Kreatif hari ini berupa lomba paduan suara, lomba melukis dan lomba kerajinan bambu yang di ikuti oleh masyarakat umum pelajar dan mahasiswa se Provisi Banten.

” Kepada para peserta lomba agar dapat menunjukan penampilan terbaiknya sekaligus mampu mengedepankan semangat, sportifitas dan menghibur. Menang atau kalah adalah hal biasa, justru yang jauh lebih penting dari itu adalah silaturahmi dan semangat persaudaraan diantara kita semua ” pesan Danrem 064/MY, yang di sampaikan Kasiter Korem 064/MY, Letkol Inf Asep Supriatna ujarnya, Kamis (22/08/2019).

“Mudah – mudahan antusias para peserta lomba dalam Komsos Kreatif ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan dimasa – masa yang akan datang” katanya.

“Mari kita satukan tekad kita untuk bersama – sama bergandeng tangan membangun Provinsi Banten, agar lebih maju, sejahtera dan bermartabat” pungkasnya.

Adapun juara – juara dalam lomba ini diantaranya, juara melukis dimenangkan oleh Rizki Faisal dari SMAN 1 Cimarga, Lebak untuk juara 1, untuk juara 2 dimenangkan oleh Alda Bunga T dari SMAN 1 Cilegon dan untuk juara 3 dimenangkan oleh Avila Dela Pania dari SMKN 5 kota Serang.

Lanjut untuk paduan suara, dimenangkan oleh SMAN 1 Rangkasbitung untuk juara 1, untuk juara 2 dimenangkan oleh SMAN 1 Pandeglang dan untuk juara 3 dimenangkan oleh SMAN 3 Rangkasbitung.

Sementara untuk lomba anyam bambu, juara 1 dimenangkan oleh Polo dari Desa Cisungsang Lebak, juara 2 dimenangkan oleh Atim.S dari Kecamatan Sobang, Pandeglang dan juara 3 dimenangkan oleh Muklas Saputra dari Kelurahan Karya Mandiri, Sewor Kecamatan Cipocok Kota Serang.

Hadir dalam kegiatan ini, Kasiter Korem 064/MY, Letkol Inf Asep Supriatna, Para Pasiter Korem 064/MY, Para dewan juri, Para Guru, Seniman, Para Pelajar dan Mahasiawa serta seluruh peserta lomba.

Sumber : Penrem 064/MY.

Kategori
NUSANTARA

Bupati Lebak Dapat Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2019

 

Lebak, (persepsi.co.id) – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif tahun 2019 Kategori Investasi dan Ekonomi karena dinilai memiliki dedikasi untuk kemajuan daerah dengan menjadikan Lebak sebagai Destinasi Wisata Unggulan Nasional berbasis Potensi Lokal.

Penghargaan ini diterima dari media Koran Sindo bersama Sindo News yang diserahkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik pada malam penganugerahan Kepala Daerah Inovatif (KDI) tahun 2019, di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kamis (22/8/19)

Penganugerahan yang mengusung tema ‘Inovasi untuk Indonesia Unggul’ ini menampilkan enam kategori inovasi kepala daerah yang diapresiasi, yaiitu investasi dan ekonomi, sosial budaya, pelayanan masyarakat, infrastruktur dan pembangunan, tata kelola pemerintahan, serta lingkungan hidup.

Seusai menerima penghargaan, Iti Octavia menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang bersama-sama membangun Lebak melalui sektor pariwisata, mengingat hal itu perlu dukungan para komunitas serta keterlibatan masyarakat secara langsung.

“Penghargaan ini merupakan motivasi kepada kita semua agar lebih giat lagi menciptakan inovasi-inovasi baru dalam mempromosikan wisata dan kearifan lokal.” Kata Bupati Lebak

Pimpinan redaksi Koran Sindo Jaka Susila mengatakan, alasan memilih Sumatera Barat sebagai tuan rumah anugerah Kepala Daerah Inovatif dikarenakan pemerintah daerah Sumatera Barat dinilai memiliki inovasi yang baik dalam penanganan bencana gempa bumi.

“Saya melihat banyak sekali perubahan di Sumatra Barat, walaupun pada 2009 pernah dilanda gempa yang cukup besar tetapi sekarang nyaris tidak terlihat bekas gempa, hal itu salah satunya berkat leadership yang inovatif.” Ungkapnya

Sebelum acara dimulai, penganugerahan yang dihadiri sebanyak 27 Kepala Daerah ini langsung disambut hangat oleh Gubernur Sumatera Barat Iwan Prayitno di rumah dinasnya.

Aksi Gubernur Sumbar memukul alat musik drum menjadi suguhan yang menghibur tamu undangan pada malam anugerah yang digelar ke-6 kalinya pada tahun ini. (KEK)

Kategori
NUSANTARA

Gubernur Banten dan Gubernur Sumbar Main Badminton Bersama

PADANG,(Persepsi.co.id)-Usai dinobatkan secara bersama sebagai kepala daerah inovatif 2019 bidang infrastruktur dan pembangunan, Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Iwan Prayitno, bermain badminton bersama di Sport Center Padang, Jum’at (23/8/2019).

Pantauan dilokasi, Gubernur Banten dan Sumbar saling jajal kemampuan di olahraga tepok bulu tersebut.

Gubernur Banten yang ditemani Firman yang merupakan ASN Pemprov Banten dan Gubernur Sumbar yang berpartner dengan Dedi yang merupakan salah seorang Kepala Dinas di Pemprov Sumbar terlihat bertanding dengan semangat tinggi.

Melalui pertandingan yang seru, akhirnya pertandingan dimenangkan Gubernur Banten, WH dan pasangannya Firman dengan skor 30-25.

Gubernur Banten, WH mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumbar atas silaturahmi dengan pertandingan Badminton ini.

“Terimakasih pak Gubernur Sumbar yang menerima kami bermain badminton, dengan Badminton kita jalin komunikasi dan silaturahmi, “katanya.

Sedangkan, Gubernur Sumbar, Iwan Prayitno menyambut baik Gubernur Banten dan rombongannya di Padang.

” Terimakasih pak WH silaturahminya, juga terimakasih tanding badmintonnya, luar biasa, ” katanya.

Gubernur Sumbar juga mengatakan, dirinya juga sering latihan badminton dan memang kegemaran sejak dulu.

” Nanti di Pornas Korpri saya juga akan ikut bertanding, dan berharap bisa bertanding dengan pak WH, “katanya.(*)