Kategori
HUKUM

Jaga Stabilitas Kamtibmas, Polres Serang Kota Gelar Ops Cipkon

SERANG ( Persepsi.co.id)- Kepolisian Resor Serang Kota Polda Banten terus menggelar operasi cipta kondisi (Ops Cipkon) yang dilaksanakan oleh segenap personil jajaran pada Selasa malam (27/8/2019).

Ops Cipkon mengambil sasaran minuman keras (miras), premanisme, kejahatan jalanan, perbuatan asusila, serta bentuk penyakit masyarakat lainnya.

Ops Cipkon dilakukan sejak Selasa malam (27/8/2019) hingga pada Rabu dinihari, dalam bentuk kegiatan razia terpadu gabungan satuan fungsi. Sejumlah tempat hiburan malam, kios dan pertokoan yang ada di wilayah Kota Serang, terpantau tak luput dari pemeriksaan petugas.

Kapolres Serang Kota Polda Banten AKBP Firman Affandi, melalui Kabagops Polres Serang Kota Kompol Abul Mafahir, SH saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa kegiatan Ops Cipkon ini merupakan program tetap (protap) jajarannya dalam rangka meminimalisir potensi gangguan keamanan serta untuk menjaga stabilitas kamtibmas.

“Ops Cipkon dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas di Daerah hukum Polres Serang kota Polda Banten mengoptimalkan kegiatan kepolisian yang bersifat preventif atau pencegahan guna meminimalisir setiap potensi kerawanan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ungkap Kabagops.

Kabagops menambahkan, selain itu juga sasaran terhadap Premanisme, Peredaran miras dan narkoba, Prostitusi terselubung serta penggunaan senjata api maupun senjata tajam.

“Berdasarkan Pantauan dan laporan dari Perwira Pengawas (Pawas) Ipda Henri, selama pelaksanaan Ops Cipkon pada selasa malam berjalan dengan aman dan lancar, ujarnya. (TP/HUMAS).

Kategori
PENDIDIKAN

Gelar Kegiatan Karya Wisata, SMKN I Banjarsari Kunjungi Studio Trans 7

Jakarta – Sekolah Menengah Kejuruan Nasional (SMKN) 01 Banjarsari lakukan Kegiatan Karya Wisata menuju Studio Trans 7, Peserta diajak melihat langsung proses Produksi dan syuting dalam suatu produk Acara, dilanjutkan mengikuti acara Live Opera Van Java (OPJ) yang juga ikuti oleh beberapa Sekolah dan Perusahaan dari berbagai Wilayah, dari Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Cirebon, Serang bahkan dari Sulawesi Selatan. Pada Selasa, (27/08/2019).

Hadir dalam kegitan tersebut, Bambang Budiyono Komisaris Utama Yayasan Peduli Nasional Indonesia, Kepala Sekolah SMK Inah, A.Saepurohman, RA Risbiwi, Asep Diki, Fitarya Saputra Dewan Guru, Neng .

Bambang Budiyono Komisaris Utama Yayasan Peduli Nasional Indonesia mengatakan, kegiatan tersebut untuk menjalin silaturahmi serta mensejajarkan Sekolahan tersebut.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai media silaturahmi dan memperkenalkan bahwa SMK Nasional 01 Banjarsari Kabupaten Lebak pun bisa sejajar dengan SMK-SMK lain di seluruh Indonesia,” Ungkap Bambang

“Dan meskipun jurusan Administrasi Perkantoran dan TSM, SMK Nasional 01 Banjarsari pengen tau dan belajar betul tentang proses produksi suatu program acara TV Nasional dan ini merupakan kesempatan dan kebanggaan tersendiri khususnya bagi SMK Nasional 01 Banjarsari yang notabene berasal dr kampung dan kelas menengah ke bawah,” pungkasnya ( Ymn/charles)

Kategori
SERANG

Bupati Serang: Seluruh Camat Harus Rayakan Tahun Baru Islam

SERANG ( Persepsi.co.id)- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memerintahkan seluruh camat di Kabupaten Serang untuk merayakan tahun baru umat Islam, 1 Muharam 1441 Hijriyah.

Perayaan tersebut harus diisi dengan kegiatan keagamaan dan melibatkan seluruh organisasi keagamaan, organisasi pemuda, dan ulama.

Perintah tersebut disampaikan Tatu saat menghadiri Gebyar 1 Muharam 1441 Hijriyah dan Istighosah di Alun-alun Kecamatan Cikande, Rabu (28/8/2019).

“Di Kecamatan Cikande ini kebersamaan sangat kuat, antar organisasi keagamaan, organisasi pemuda, dan ulama. Semua bersatu merayakan tahun baru Islam. Ini harus dicontoh, dan perayaan baru Islam ini harus dilaksanakan oleh seluruh camat di Kabupaten Serang,” tegas Tatu.

Menurutnya, perayaan tahun baru Islam di Kecamatan Cikande diisi oleh berbagai kegiatan positif, mulai dari lomba pidato anak, bazar, santunan anak yatim, hingga istigasah. Beberapa ulama diundang khusus dalam rangka Istigasah, mulai dari Habib Ja’far Shodiq Alkaff, Habib Hamid Nouval Alkaff, dan KH. Abah Elang Mangkubumi.

“Kegiatan ini penting untuk generasi penerus kita. Perayaan tahun baru Islam diisi dengan kegiatan keagamaan yang akan membentuk karakter Bangsa ini. Jika kecamatan Cikande bisa merayakan begitu meriah tahun baru Islam, kenapa kecamatan lain tidak bisa,” tandas Tatu.

Pada kesempatan tersebut, Tatu juga menyampaikan sejumlah program keagamaan. Mulai dari beasiswa hafidz (penghafal) Alqur’an dengan total anggaran Rp174.500.000,insentif untuk 8.629 guru ngaji dengan total anggaran Rp 8.629.000.000. Selanjutnya insentif untuk 1.165 guru TPQ dengan total anggaran Rp 1.165.000.000. Insentif untuk 6.190 guru madrasah diniyah awwaliyah dengan total anggaran Rp 9.682.398.000.

Pemkab Serang juga memberikan bantuan pembangunan atau rehabilitasi 13 pondok pesantren (ponpes) dengan total anggaran Rp 2.600.000.000. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2018, yang telah dibantu pembangunan sebanyak 5 pondok pesantren.

Sementara hibah bidang keagamaan mulai dari bantuan untuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), pondok pesantren, yayasan, madrasah, hingga dewan kesejahteraan masjid, Pemkab Serang mengalokasikan anggaran Rp 3.458.485.000.

“Mohon doanya, insya Allah pada tahun 2021, sepanjang 601,3 jalan kewenangan Kabupaten Serang akan tuntas dibeton. Tahun ini, insya Allah progres pembangunan jalan beton mencapai 80 persen. Dianggarkan per tahun hingga Rp 300 juta,” ujar Tatu.

Ketua Majelis Ulama Kecamatan Cikande Kiai Aan Burhanuddin mengapresiasi seluruh program Pemkab Serang, terutama bidang keagaaman. Bahkan Kiai Aan langsung mendoakan Tatu agar bisa maju pada pemilihan kepala daerah dan kembali memimpin Kabupaten Serang pada periode kedua.

“Kami mendoakan dan mengapresiasi, semoga Ibu Bupati terpilih kembali pada Pilkada Kabupaten Serang tahun 2020,” ujarnya.(*)

Kategori
SERANG

Rapat Paripurna, Gubernur Banten Berbalas Pantun dengan Pimpinan Dewan

SERANG (Persepsi.co.id)- Gubernur Banten Wahidin Halim melakukan ritual berbeda dalam sidang paripurna Gedung Paripurna DPRD Banten, KP3B, Curug,Kota Serang,Rabu (28/08/2019).

Rapat paripurna tersebut merupakan rapat terakhir dengan para dewan dengan masa jabatan yang sudah habis sebelum nantinya digantikan oleh dewan yang baru terpilih dan dilantik 2 September 2019 nanti.

Dalam paripurna tersebut, ada hal yang tidak biasa, dimana Gubernur Wahidin Halim berbalas pantun dengan pimpinan DPRD. Tidak hanya berbalas pantun, Gubernur dan para anggota DPRD bahkan berbalas lagu yang membuat suasana paripurna lebih hangat dan akrab.

Rapat Paripurna yang membahas tentang Pengambilan Keputusan Atas Persetujuan DPRD terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Provinsi Banten T.A 2019, Pengambilan Keputusan tentang Persetujuan DPRD terhadap 4 (empat) Raperda Usul DPRD Provinsi Banten tentang : Tata Cara Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Perpustakaan, Perlindungan Disabilitas, Fasilitasi Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Bahan Aktif Lainnya serta Paripurna Pengambilan Keputusan tentang Persetujuan DPRD terhadap 2 (Dua) Raperda Usul Gubernur tentang.

Adapun usul Gubernur Banten ialah Pembentukan Perusahaan Daerah Agrobisnis dan Rencana Pembangunan Industri Provinsi Banten Tahun 2017-2037.

Wahidin Hakim menyatakan, Perda anggaran perubahan tahun ini lebih cepat satu bulan dan dituntaskan pada Agustus 2019.

“Saya mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi hasil kerja para dewan sekalian. Semoga tidak ada lagi optimasi dan tentunya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” Ujarnya saat memberikan sambutan.

Selain itu, acara yg dihadiri oleh 58 anggota DPRD Provinsi Banten tersebut juga menyetujui perubahan anggaran terhadap APBD tahun anggaran 2019, dan juga menyetujui untuk ditetapkannya raperda yang telah dibacakan oleh perwakilan dari tiap-tiap komisi untuk menjadi peraturan daerah.

Perwakilan dari komisi 5 DPRD Banten berharap bahwa usulan dan raperda tersebut bisa ditetapkan sebagai peraturan daerah.
“Kami berharap, nantinya raperda ini dapat disahkan dan ditetapkan untuk menjdi peraturan daerah,” ujarnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan hasil keputusan rapat oleh Wakil DPRD Provinsi Banten, disaksikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.(charles)

Kategori
SERANG

Tokoh Muda Banten Kembali Suarakan Perspektif Jaga Kesatuan NKRI

SERANG – Adanya isue Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang bersyariah, tokoh muda Banten kembali menyuarakan persfektifnya untuk menjaga kesatuan NKRI.

Ponit Isue NKRI bersyariah tersebut tertuang, sejak adanya ijtima ulama ke 4 di salah satu Hotel di Jakarta. Point tersebut menyebutkan bahwa, mewujudkan NKRI yang syariah dengan prinsip ayat suci di atas ayat konstitusi.

Itu salah satu point yang nampaknya menjadi polemik pemerintah untuk direalisasikan di negara Indonesia ini.

“Masyarakat jangan dilibatkan dalam persoalan seperti ini, NKRI bersyariah, NKRI harga mati itu jadi jualan politik. Tapi kalau negara punya sikap, jika ada gejala seperti itu langsung di caounter dengan kekuasaan negara,” kata Alumni GMNI Banten, Nana Subana saat ditemui di salah satu rumah makan di Kota Serang, Rabu, (28/08/2019).

Ia juga mengatakan bahwa, jika masyarakat sudah masuk dalam isue tersebut, negara harus punya cara atau solusi dengan berkampanye melawan NKRI bersyariah.

“Saya berharap negara tidak boleh panik, harus punya sikap yang tegas. Masyarakat harus melek terhadap konsepsi bernegara,” ujarnya.

Senada dengan salah satu Tokoh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banten, Malik Mughni, ia juga menyebutkan bahwa negara ini sudah sesuai dengan kesepakatan konsensus nasional.

“Bagaimana yang sudah dilakukan oleh kiai kita, mereka sudah merumuskan untuk bisa menjaga persatuan NKRI dan memberikan solusi kepada negara,” pungkasnya.
(Yoman/Charles)

Kategori
HUKUM

Operasi Patuh Kalimaya 2019, Pemprov Banten Sasar Penunggak Pajak

SERANG ( Persepsi.co.id)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bekerjasama dengan Dirlantas Polda Banten akan melaksanakan Operasi Patuh Kalimaya pajak 2019 mulai 29 Agustus 2019 hingga 11 September 2019 mendatang.

Selain memeriksa kelengkapan pengendara bermotor secara keamanan dan surat-surat, operasi ini juga menyasar pengendara yang tercatat menunggak pajak. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendongkrak pendapatan daerah melalui penerimaan pajak kendaraan bermotor.

Hal ini dikatakan Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sohari dalam konferensi pers bersama Dirlantas Polda Banten, bertempat di Kantor Bapenda Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (28/8/2019).

Opar menjelaskan, operasi tersebut selain bertujuan untuk menertibkan pengendara motor maupun mobil terhadap aturan lalu lintas, juga menyasar para penunggak pajak sehingga dapat menigkatkan penerimaan pendapatan pajak daerah khususnya sektor Pajak Kendaraan Bermotor.

“Jadi tidak hanya sisi keamanan dan administrasi saja, tapi pengendara yang menunggak pajak juga akan kami tagih,” ujarnya

Bapenda, lanjutnya, saat ini sedang melakukan penelusuran terhadap keberadaan dan status kendaraan-kendaraan penunggak pajak. Menurutnya, banyaknya jumlah kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak menjadi potensi pendapatan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian besar.

“Upaya penelusuran kita lakukan sebagai bentuk penagihan. Melalui operasi patuh juga menjadi salah satu upaya kami menggali potensi pajak itu,” paparnya

Dikatakan Opar, Pemprov Banten juga telah memberikan keringanan kepada Wajib Pajak Kendaraan Bermotor dengan menerbitkan Pergub Banten Nomor 17 Tahun 2019 tentang Penghapusan Sanksi Administratif atas Keterlambatan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Penghapusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Mutasi Masuk dari Luar Daerah dan Mutasi Dalam Daerah. Hal ini diharapkan mampu turut mendongkrak pendapatan pajak.

“Setiap tahun kami rutin menyelenggarakan bulan panutan pajak dengan membebaskan denda pajak, dan ini salah satu upaya yang hasilnya cukup efektif,” jelasnya

Opar mengajak kepada seluruh masyarakat untuk segera membayar pajak karena dengan patuh membayar pajak, masyarakat telah ikut berkontribusi mendorong penyelenggaraan pembangunan baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial di Provinsi Banten.

Sementara, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo, S.IK, M.HUM menjelaskan operasi ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama antara Korlantas Polri dengan Dirjen Pendapatan Kemendagri dan Dirut Jasa Raharja yang akan menggelar Operasi Patuh 2019 selama dua pekan secara serantak se-Indonesia mulai 29 Agustus hingga 11 September 2019 mendatang. Hal ini bertujuan untuk meningjatkan kesadraan dan disoplin masyarakat dalam berlalu lintas. Pada tahun 2011 lalu, telah dicanangkan RUN (Rencana Umum Nasional) sampai 2035 tentang peningkatan keselamatan untuk menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 80 persen.

Ia juga menjelaskan bahwa ada 3 sasaran utama yang akan dilakukan pada operasi ini disesuaikan dengan karajeristik kecelakaan dan pelanggaran. Yakni pelanggar lalu lintas tidak menggunakan helm, melawan arus dan pengemudi di bawah umur yang cukup banyak menyumbang pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Termasuk kendaraan yang tidak diregistrasi ulang, baik setahun maupun 5 tahun yang berkaitan erat dengan PAD Banten. Untuk itu, momentum operasi patuh ini akan dilakukan penegakan hukum terhadap kendaraan-kendaraan tersebut. Namun demikian, tim operasi memberikan kesempatan kepada masyarakat yang kendaraannya belum diregistrasi akan disiapkan samling yang melekat pada lokasi operasi agar melakukan registrasi di tempat.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergitas antara Kepolisian, Bapenda dan Jasa Raharja untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, serta dapat meningkatkan ketertiban, kepatuhan, serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Adapun wilayah yang akan menjadi lokasi operasi adalah lokasi-lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran lalulintas, dan kemacetan,” paparnya

“Selain untuk mewujudkan ketertiban, keamanan, serta kenyamanan berlalulintas, kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan tentang pentingnya tertib dan patuh berlalu lintas untuk mengurangi angka kecelakaan pengguna jalan,” imbuh Wibowo.

Kepala Cabang Jasa Raharja Banten Dodi Apriansyah, kegiatan ini inisator dari kepolisian dan berinbas pada tingginya kecelakaan. Terhitung hingga 31 Juli 2019, pihaknya sudah memberikan santunan sebesar Rp 44 milyar. Dengan ada operasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Berdasarkan data Jasa Raharja, banyak pelanggaran dan kecelakaan yang dilakukan anak-anak masa produktif, dengan status kendaraan mati pajak yang mempersulit pengajuan santunan.

“Maka segera lakukan daftar ulang kendaraan agar proses pengajuan lebih mudah,” Ujarnya ( Charles)

 

Kategori
JAKARTA

BKKBN Perwakilan Banten Raih Penghargaan Advetorial

JAKARTA (Persepsi.co.id) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional memberikan penghargaan kepada BKKBN Perwakilan Banten.

Penghargaan tersebut diberikan dikarenakan BKKBN Perwakilan Banten meraih lomba kategori Artikel/advetorial terbaik periode Januari 2018-juni 2019 (5 buah artikel) yang dianggap oleh masing masing Perwakilan BKKBN Provinsi dan bekerja sama dengan kasubag afvokasi dan KIE.

Dimana penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dr. Hasto Wardoyo, sp. OG di Jakarta, Selasa (27/08/2019).

Dede mulyasih kasubag umum dan humas Perwakilan Banten mengaku penghargaan tersebut menjadi sebuah tantangan kedepan. “Alhamdulillah semoga menjadi tantangan untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam menyampaikan informasi,” Ujarnya dengan penuh gembira

Penghargaan tersebut diraih sebagai bentuk apresiasi kehumasan bagi pengelola Humas di Perwakilan BKKBN Provinsi di seluruh Indonesia yang telah gigih menyebarkan informasi terkait Program membangun citra positif BKKBN.

Selain diberikan penghargaan, perwakilan BKKBN Banten juga diberikan pengembangan tentang kehumasan. Hal tersebut mengingat di jaman reformasi Birokrasi merupakan prioritas utama pelaksanaan pembangunan nasional.

Dimana yang bertujuan untuk melakukan perubahan sistematik dan terencana menuju tatanan administrasi pemerintahan yang lebih baik guna meningkatkan kinerja aparatur negara yang profesional, efektif, efisien dan akuntabel. (Charles)

Kategori
EKONOMI

Saldo Rp 4 Juta, Nasabah BPR Serang Dapat Avanza

SERANG ( Persepsi.co.id)- Anah, warga Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang mendapat keberuntungan dari Undian Tabungan Masyarakat Desa (Tamasa) Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Serang atau Bank Serang. Hanya dengan memiliki saldo Rp 4.632.088, Anah berhasil mendapatkan hadiah undian mobil Toyota Avanza tipe G.

Pengundian Tamasa sendiri dilakukan langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama Wakil Bupati Pandji Tirtayasa di Pantai Batu Saung, Kecamatan Cinangka, Rabu (28/8/2019). Karena Anah tidak hadir di lokasi undian, pemberian hadiah diwakili oleh manajemen BPR Serang Cabang Carenang.

Direktur Utama BPR Serang, Acep Heri Suhana menjelaskan, undian Tamasa sebagai komitmen dan konsistensi BPR Serang dalam mengapresiasi nasabah. “Untuk periode ke 18 ini, kami memberikan hadian utama berupa satu kendaraan mobil Toyota Avanza tipe G, kemudian tujuh unit motor Honda Beat. Kemudian hadiah hiburan yaitu sepeda, AC, kipas angin, kulkas, dan lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, Tamasa banyak diminati oleh masyarakat desa, dibandingkan jenis tabungan yang lain. Jumlah penabung atau nasabah yang mengikuti undian sendiri sebanyak 39.318 rekening. “Untuk sisi proposinya, tabungan ini memiliki Rp 170 miliar jumlah tabungan yang dimiliki oleh BPR Serang. Dari tabungan ini hampir 91 persen dari sumber dana BPR Serang,” katanya.

Selanjutnya, kata Acep, BPR Serang mencermati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 20/POJK.03/2014 yang menegaskan agar setiap BPR dituntut untuk bersaing dan berperan dalam mengembangkan ekonomi daerah. “Dalam hal ini, BPR Serang telah meluncurkan mobil kas keliling,” ujarnya.

Sementara Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menilai, dari undian Tamasa menandakan bahwa menabung di BPR Serang memiliki keuntungan lebih. “Kami bangga sekali atas apa yang sudah dilakukan oleh BPR Serang saat ini. Tentu dari hasil profit dari BPR Serang, selalu diberikan ke nasabahnya juga. Contohnya undian ini, sebagai bentuk kecintaan BPR Serang kepada nasabah,” ujarnya.

Tatu juga menilai, BPR Serang punya banyak prestasi dan punya komitmen menjaga kepercayaan nasabah. Salah satunya, melalui BPR Serang telah disabet penghargaan Top BUMD 2019 untuk Bupati Ratu Tatu Chasanah dan dan Top CEO BUMD untuk Direktur Utama Acep Heri Suhana dari Majalah TopBusiness. “Alhamdulillah, BPR Serang semakin maju,” ujar Tatu..(charles/humas)

Kategori
HUKUM

Modus Berburu, Pencuri Ranmor Diamankan Polres Serang

SERANG (Persepsi.co.id)-MF yang telah dipecat dari keanggotaan TNI, menjadi pencuri kendaraan bermotor (ranmor) di wilayah Cijeruk dan Cikande, Kabupaten Serang.

MF merupakan disersi TNI AD sejak tahun 2017 dengan pangkat terahir Prajurit Kepala (Praka), dari aksinya, ia berhasil mencuri 29 kendaraam bermotor.

“Kita sudah komunikasikan dengan kesatuannya, dan sudah diberhentikan sejak 2017. Ada 29 barang bukti yang kita sita,” kata Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan, saat ditemui dikantornya, Rabu, (28/08/2019).

Pelaku melakukan pencurian tersebut dengan rekannya berinisial MH, namun saat beraksi, MH ketahuan warga dan di amuk massa. Saat pihak kepolisian datang dan membawa pelaku ke rumah sakit, korban MH meninggal diperjalanan.

Sedangkan MF berhasil ditangkap pihak kepolisian di kost-kostanya di daerah Cikande. Saat hendak melarikan diri, pihak kepolisian melumpuhkannya dengan timah panas.

Modus keduanya membawa senapan angin, seolah-olah akan berburu burung dipersawahan yang berada, di daerah Cijeruk dan Cikande.

“Bawa senapan angin, seolah olah berburu. Ketika ada sasaran yang meninggalkan kendaraannya di kebun, dia beraksi menggunakan kunci leter T dan gerindra,” ujarnya.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku MF dikenakan pasal 363 dengan massa hukuman tujuh tahun kurungan penjara.(ymn/Charles)