Rapat Paripurna, Gubernur Banten Berbalas Pantun dengan Pimpinan Dewan

SERANG (Persepsi.co.id)- Gubernur Banten Wahidin Halim melakukan ritual berbeda dalam sidang paripurna Gedung Paripurna DPRD Banten, KP3B, Curug,Kota Serang,Rabu (28/08/2019).

Rapat paripurna tersebut merupakan rapat terakhir dengan para dewan dengan masa jabatan yang sudah habis sebelum nantinya digantikan oleh dewan yang baru terpilih dan dilantik 2 September 2019 nanti.

Dalam paripurna tersebut, ada hal yang tidak biasa, dimana Gubernur Wahidin Halim berbalas pantun dengan pimpinan DPRD. Tidak hanya berbalas pantun, Gubernur dan para anggota DPRD bahkan berbalas lagu yang membuat suasana paripurna lebih hangat dan akrab.

Rapat Paripurna yang membahas tentang Pengambilan Keputusan Atas Persetujuan DPRD terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Provinsi Banten T.A 2019, Pengambilan Keputusan tentang Persetujuan DPRD terhadap 4 (empat) Raperda Usul DPRD Provinsi Banten tentang : Tata Cara Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Perpustakaan, Perlindungan Disabilitas, Fasilitasi Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Bahan Aktif Lainnya serta Paripurna Pengambilan Keputusan tentang Persetujuan DPRD terhadap 2 (Dua) Raperda Usul Gubernur tentang.

Adapun usul Gubernur Banten ialah Pembentukan Perusahaan Daerah Agrobisnis dan Rencana Pembangunan Industri Provinsi Banten Tahun 2017-2037.

Wahidin Hakim menyatakan, Perda anggaran perubahan tahun ini lebih cepat satu bulan dan dituntaskan pada Agustus 2019.

“Saya mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi hasil kerja para dewan sekalian. Semoga tidak ada lagi optimasi dan tentunya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” Ujarnya saat memberikan sambutan.

Selain itu, acara yg dihadiri oleh 58 anggota DPRD Provinsi Banten tersebut juga menyetujui perubahan anggaran terhadap APBD tahun anggaran 2019, dan juga menyetujui untuk ditetapkannya raperda yang telah dibacakan oleh perwakilan dari tiap-tiap komisi untuk menjadi peraturan daerah.

Perwakilan dari komisi 5 DPRD Banten berharap bahwa usulan dan raperda tersebut bisa ditetapkan sebagai peraturan daerah.
“Kami berharap, nantinya raperda ini dapat disahkan dan ditetapkan untuk menjdi peraturan daerah,” ujarnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan hasil keputusan rapat oleh Wakil DPRD Provinsi Banten, disaksikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.(charles)

Sharing is Caring

Baca Juga

– Advertorial –

Berita Terpopuler