Kategori
CILEGON

Basarnas Evaluasi Penanganan Bencana Tsunami Selat Sunda

CILEGON (Persepsi.co.id)- Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Banten, Zainal Arifin mengevaluasi soal penanganan bencana yang sering terjadi di Banten, terutama Tsunami Selat Sunda lalu.

“Kita evaluasi, terkait penanganan bencana tsunami di Selat Sunda kemaren. Harus betul-betul tepat sasaran, dan masyarakat juga merasa puas oleh oleh pelayanan yang kita berikan,” kata Kepala Basarnas Banten, Zainal Arifin, saat ditemui di salah satu Hotel di Kota Cilegon, Senin, (02/08/2019).

Zainal menjelaskan bahwa, pihaknya juga merupakan salah satu stake holder yang selama ini hadir untuk membantu masyarakat, khsusnya bencana di Banten.

“Kami juga termasuk wakil pemerintah, yang ditunjuk untuk menangani ataupun membantu masyarakat yang terdampak dari bencana itu sendiri,” tuturnya.

Berbicara kesulitan dalam melakukan pertolongan SAR, lanjut Zainal, selama ini pihaknya belum merasakan adanya kesulitan dalam melakukan penolongan.

“Untuk sejauh ini belum ada rasa kesulitan, hanya saja dibutuhkan koordinasi dan juga komunikasi yang lebih intens. Karena kita di lapangan tidak sendiri,” ujarnya.

“Untuk pelaksanaan kegitan operasi kedepan, kita akan melakukan. penanganan tentang apapun itu. Tidak hanya bencana, kita juga akan terus neningkatkan pelayanan yang lebih optimal lagi,” pungkasnya.(ymn/charles)

Kategori
BANTEN

Gubernur Ajak Anggota DPRD Baru Bangun Harmonisasi Program

SERANG ( Persepsi.co.id) Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak seluruh anggota DPRD Banten periode baru untuk dapat bersama membangun harmonisasi program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan Pemprov Banten. Kepada anggota DPRD Banten periode lama, Gubernur menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas kerjasama dan banyak hal yang telah dilakukan selama menjabat.

Demikian diungkapkan Gubernur saat menghadiri Sidang Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Provinsi Banten periode 2019-2024 hasil Pemilihan Umum 2019 di ruang rapat paripurna DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (2/9/2019). Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa anggota DPRD yang lama telah melakukan banyak hal termasuk diantaranya pruduk hukum Peraturan Daerah (Perda), karena pada dasarnya DPRD sebagai legislatif dan Pemerintah sebagai eksekutif bersama-sama menyusun dan membuat perencanaan anggaran. Sebagai eksekutif, bertugas melaksanakan perintah yang disampaikan melalui perda serta DPRD selaku legislatif melakukan fungsinya melaksanakan pengawasan dan check and balance.

“Jadi yang melaksanakan adalah eksekutif yang mengawasi adalah DPRD sudah jelas pembagiannya, sehingga tidak ada perselingkuhan. Kalau ada persoalan dengan Provinsi Banten itu adalah tanggung jawab bersama maka itu harus membangun harmonisasi dan romantisme dalam rangka kepetingan masyarakat,” tutur Gubernur

Gubernur juga mengajak para anggota dewan yang baru agar bersama-sama berdiskusi mengenai kepetingan Provinsi Banten.
Gubernur juga menyatakan siap menerima masukan, saran maupun kritikan dari para anggota dewan saat ini.

“Kalau dievaluasi perjalanan saya bersama Pak Andika (wagub) selama ini yang pasti ada kekurangannya. Tetapi kalau berdasarkan catatan, standar makro Provinsi Banten sudah berada di atas rata-rata nasional pertumbuhan ekonominya, tingkat kemiskinan termasuk 5 terendah nasional, masyarakat sudah mendapatkan pelayanan yang terbaik, tata kelola keuangan terbaik serta keberhasilan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan revitalisasi Kawasan Banten Lama. Hal ini karena adanya harmonisasi yang cukup baik antara DPRD dan Pemerintah,” jelas Gubernur

Gubernur berharap, dengan susunan anggota legislatif yang baru mampu melengkapi dan semakin menyempurnakan kerja pemerintah melalui program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Mudah-mudahan kita dapat bekerja sama dengan baik, saya ucapkan selamat datang dan bertugas,”tuturnya

Sebelum menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan sejumlah pantun dalam rangka menyambut anggota DPRD Banten yang baru.

“Ke Cikande beli batik jangan lupa beli kemeja, hari ini dewan yang baru dilantik, besok sudah harus bekerja”

Dari pantun tersebut, Gubernur berharap agar APBD tahun anggaran 2020 dapat segera ranpung dibahas sebelum 10 November 2019.

Menutup sambutannya Gubernur kembali memberikan pantun. “Beli kelapa di pasar baru, kelapanya dibikin santen, selamat bekerja DRPD baru, ayo kompak.membangun Banten,” ujar Gubernur

Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy juga berharap kepada para anggota DPRD Banten yang baru dilantik agar target awalnya dapat menyelesaikan pengesahan APBD tahun 2020.( charles)

Kategori
SERANG

Apel Gabungan, Gubernur: Ajakan Infaq Latih ASN Peduli dan Pandai Bersyukur

Persepsi.co.id- Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan bahwa ajakan atau imbauan agar para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyisihkan sebagian penghasilannya untuk infaq shadaqah merupakan cara Gubernur untuk melatih ASN lebih peduli dan pandai bersyukur. Dengan penghasilan yang terus bertambah, Gubernur mengingatkan agar ASN lebih peduli terhadap orang-orang sekitar yang membutuhkan bantuan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan Alllah SWT.

Hal itu disampaikan Gubernur saat memimpin apel gabungan ASN di lingkungan Pemprov Banten, bertempat di KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (2/9/2019). Dalam apel, Gubernur mengajak ASN untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas apa yang dirasakan dan dalam keadaan apapun. Bentuk rasa syukur tersebut dapat ditunjukkan atau diimpelentasikan melalui bekerja baik, disiplin, mengikuti apel pagi dan meningkatkan ibadah.

“Tukin (tunjangan kinerja-red) naik harus mendorong agar bekerja lebih baik, dan dari uang yang kita terima, kita infaqan sebagiannya untuk memberi ke orang-orang yang tidak mampu. Makanya saya imbau agar dari penghasilan kita diinfaqan, bukan untuk gaya-gayaan atau mengambil hak kalian, tapi untuk melatih kita lebih peduli dan pandai bersyukur. Karena dari sebagian penghasilan kita itu ada hak orang lain,”tutur Gubernur

Gubernur menegaskan, selama menjadi Gubernur, ia tidak pernah meminta setoran apapun drai para pejabat baik eselon II, III atau IV. Namun, ia memahami akan kebutuhan dan kesejahteraan pegawai sehingga terus melakukan peningkatan tunjangan. Akan tetapi, Gubernur menginginkan agar dari sebagian penghasilan itu dapat memberikan manfaat baik lahir maupun bathin baik bagi orang lain maupun pegawai itu sendiri.

“Pekerjaan sebagai PNS itu ada masanya akan berakhir, tapi pahala dan keberkahan dari amal yang kita lakukan itu akan terus mengalir. Dan itu saya rasakan sendiri manfaatnya sekarang, saya diberi kesehatan, bisa terus berbuat untuk rakyat saya dengan diamanahi sebagai Gubernur. Kalau saya keliling suka bawa uang tunai untuk dibagi-bagikan ke orang yang saya temui dimanapun, bukan untuk pamer, tapi saya ingin mencontohkan ke pegawai saya,”ujarnya

Selama dua tahun lebih memimpin Banten, lanjut Gubernur, telah banyak dilakukan Pemprov Banten khususnya dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Saat ini tersisa 15 kilometer jalan provinsi yang belum mantap, peningkatan sarana kesehatan di rumah sakit milik provinsi terus ditingkatkan, pembangunan rumah sakit baru, membangun ruang kelas baru, membebaskan biaya sekolah, dan peningkatan gaji untuk guru-guru honorer.

“Bohong kalau ada yang bilang kita tidak melakukan apa-apa. Ini hasil kerja bersama dengan Pak Wakil Gubernur. Para ASN sudah seyogyanya membela pemerintah dengan menyampaikan kepada masyarakat atas hasil kerja yang telah kita lakukan, bela secara objektif, dan tidak mendeskreditkan pemerintah dengan hal-hal yang menyangkut kepentingan pribadi,”paparnya

Hal lain, Gubernur juga mengatakan bahwa hari ini akan dilaksanakan pelantikan anggota DPRD periode baru. Ia berharap, agar DPRD baru mampu bekerja dengan baik dan mampu berharmonisasi dengan program agar performa pembangunan sesuai dengan yang diharapkan.

“Bappeda persiapkan data-datanya kita paparkan. Kalau perlu ekspos kepada publik kita sudah lakukan apa saja dan akan melakukan apa saja. Kita sudah sangat mandiri makanya meskipun ada pemindahan ibukota, Banten tidak akan terpengaruh,”jelasnya ./*