Kategori
SERANG

Meriah, Bupati Serang Senam Bersama Ratusan Warga

SERANG (Persepsi.co.id)-Ratusan masyarakat dan pelajar Kabupaten Serang memadati lapangan Situ Cikande melakukan senam bersama Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Serang ke 493.

Selain Bupati Serang, turut hadir seluruh pejabat Pemkab Serang untuk turut serta berbaur dengan masyrakat untuk senam bersama. “ Kita ajak masyarakat untuk sehat melalui senam ini,” ungkapnya Jumat pagi (04/10/2019).

Tatu menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian menyambut hari jadi Kabupaten Serang dengan melibatkan masyarakat dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Serang . “Agar masyarakat bisa langsung mengenal pejabat yang ada di Kabupaten Serang juga,” imbuhnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan momentum untuk meningkatkan minat budaya olahraga bagi masyarakat. ”Intinya kami mengajak masyarakat agar terbiasa melaksanakan kegiatan olahraga seperti senam bersama,”ujarnya.

Diketahui, dalam senam tersebut juga dimeriahkan dengan hiburan artis lokal dan puluhan hadiah yang akan dibagikan untuk warga yang mengikuti senam massal secara gratis. “Seluruh kalangan masyarakat Kami ajak untuk bergbung disini dan ratusan pelajar juga turut serta,” katanya

Sekedar diketahui, beberapa rangkaian HUT Kabupaten Serang ke 493 sudah berlangsung seperti dilakukan seperti Ziarah ke Banten Lama serta makam Bupati Serang pertama, festival bendolan Pamarayan, dan istigosah. “Masih ada lagi kegiatan lainnya yang Kita siapkan untuk meriahkan hari jadi Kabupaten Serang kali ini,” tuturnya.

Semetara itu, salah satu Pelajar Kabupaten Serang Euis Dahlia dari Pondok Pasantren IT La Tahzan senang atas hadiah doorprise 1 unit sepeda yang didapatkannya.” Harapan saya, ibu Bupati Serang untuk terus membangun Kabupaten Serang yang lebi baik lagi,” Pungkasnya.

Selain sehat, menurut Warga Cikande, Sudriman mengatakan, bisa mengenal secara langsung Bupati dan mengetahui program yang selama ini dilakukan oleh Pemkab Serang. “Bisa kenal pejabat Pemkab juga. Jadi,Saya bisa tahu kalo ada permasalahan harus lapor kemana,” tuturnya(*)

Kategori
NUSANTARA

Warga Banten yang Dipulangkan Dari Papua Bertambah 23 Jiwa

JAYAPURA (Persepsi.co.id)- Tim Kemanusiaan Pemprov Banten kembali melakukan penyisiran pada hari kedua di posko-posko pengungsian di Papua.Dari hasil penyisiran, berhasil mendapatkan tambahan warga Banten terdampak kerusuhan Wamena dan sekitar sebanyak delapan orang.

Dengan hasil tersebut, terdata sebanyak 25 orang. Hanya saja, dari jumlah tersebut hanya 23 orang yang mau dipulangkan. Dua orang sisanya tetap bertahan di rumah keluarganya di Sentani karena alasan pekerjaan.

Ketua Tim Kemanusiaan Pemprov Banten E Kusmayadi mengatakan, dari hasil pendataan hingga hari kedua telah mendata 25 orang. “Yang kita pulangkan 23 jiwa, dan yang dua tetap di sini bersama keluarganya di Sentani,” katanya di posko Kemanusiaan Provinsi Banten di Sentani, Jayapura, Jumat (4/10/2019).

Kusmayadi menjelaskan bahwa kepulangan mereka akan dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilakukan pada Minggu (6/10/2019) sebanyak 21 orang dan gelombang dua dilakukan Senin (7/10/2019) sebanyak dua orang. “Yang bertahan di sini kita berikan santunan sebesar Rp5 juta,” ujarnya.

Bantuan tersebut, ucap Kusmayadi, sebagai bentuk perhatian Pemprov Banten kepada warga Banten. Saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, para warga yang dipulangkan akan disambut langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Ini bentuk perhatian Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur kepada masyarakatnya dimanapun mereka berada,” ucapnya.

Pasca kepulangan, pihak Pemprov akan berkoordinasi dengan Pemkab Serang dan Pemkot Serang untuk dilakukan pembinaan perekonomian lebih lanjut agar memiliki usaha di kampung halaman.

Lebih lanjut, Kusmayadi menjelaskan bahwa diantara dua orang yang tidak pulang ke Banten tersebut lantaran memilih ikut keluarganya di Sentani, Jayapura. Sementara satu warga lainnya karena masih bertugas yakni mengajar. “Karena mereka tidak pulang, kami berikan santuan sebesar Rp5 juta,” katanya.

Mereka telah dijemput dari Wamena setelah tim Kemanusiaan Provinsi Banten meminta bantuan dari pihak keamanan. Setelah sampai di Sentani, kerabatnya datang dan menjemput mereka.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana menambahkan, pihaknya sudah mengupayakan untuk membawa mereka kembali ke Banten. Namun tidak bisa dipaksakan karena mereka telah memilih sendiri. “Jadi mereka ikut keluarganya yang ada di sini. Tapi kita sudah jemput dari Wamena,” ucapnya.

Menurutnya, santunan diberikan sebagai kepedulian Pemprov Banten. “Pak Gubernur dan Pak Wagub berpesan agar mereka tetap jaga diri dan bantuan yang kami berikan sebagai bentuk kepedulian untuk warga Banten yang terdampak kerusuhan Wamena,” ujarnya.

Tim dari Banten tiba di Bandara Sentani, Jayapura, Kamis (3/10/2019). tim kemanusiaan Pemprov Banten menyisir pendataan warga Banten yang tertahan pasca kerusuhan Wamena dan sekitar Papua. Penyisiran yang dibantu aparat TNI ini dimulai dari Posko Pengungsian di Masjid Aqsa, Sentani Jayapura, pos 751 Batalion Rider dan pengungsian Tabita. Kemudian, menyisir Pos Lanud Auri Pangkalan TNI AU Silas Papare Seksi Angkutan, dan terakhir di Lantamal TNI AL Ahmadi, Jayapura.

Warga yang berhasil dievakuasi dikumpulkan di salah satu rumah warga Kota Serang yang benama Nurhasanudin di dekat Posko Pengungsian Aqsa, Sentani, Jayapura. Tim melakukan pendataan dan assement untuk validasi data pemesanan tiket pesawat kepulangan.

Dalam melakukan penyisiran warga Banten, tim dibantu petugas aparat TNI dan Tagana. Saat ini tim juga sudah membuka posko kemanusiaan di Sentani, Jayapura untuk mengevakuasi warga lainnya yang masih tertahan di Wamena. Dari data yang terkumpul, warga Banten tersebut mayoritas berprofesi sebagai pedagang bubur dan seorang guru. Kata Kusmayadi, tim rencananya akan melakukan penyisiran sampai Senin (7/10) mendatang.

“Alhamdulillah pengungsi dari Banten dalam keadaan sehat dan tidak ada yang jadi korban luka-luka apalagi sampai meninggal,” tegasnya

Tim sebanyak 14 orang terdiri atas BPBD Banten, Dinas Sosial Banten, Tagana, Diskominfo, Kesbangpol dan pihak TNI. Begitu tiba di Papua, tim langsung menyisir pendataan dan assement agar segera dipulangkan sesuai arahan Gubernur. Warga yang sudah didata saat ini sedang dipesankan tiket kepulangan kembali ke Banten.

Kepala Dinsos Banten Nurhana mengaku prihatin atas warga Banten di sini yang kondisinya cukup memprihatinkan. Penjemputan ini bentuk responsifnya Gubernur Banten atas warganya.

“Pak Gubernur begitu responsif atas masalah ini dan pemerintah Banten hadir untuk masyarakatnya. Yang di luar saja diperhatikan apalagi yang di dalam Banten sendiri,” katanya.

Nurhasanudin, warga korban kerusuhan yang mengkoordinir rekan-rekannya mengaku bersyukur pihak Pemprov Banten mau membantu untuk menjemput ke Papua.

“Saya terima kasih ke Pak Gubernur Pak Wahidin Halim dan Pak Wakil Gubenur Pak Andika Hazrumy yang mengirimkan tim untuk jemput kami,” katanya.

Sejak kerusuhan pecah, ucap Nurhasanudin, aktivitas usahanya tidak lagi bisa berjalan. Semuanya ingin pulang namun sudah tidak memiliki ongkos pasca kerusuhan.

“Sejak ada kerusuhan kami sudah ingin pulang karena meski sudah sedikit aman tapi kita masih khawatir sewaktu-waktu ricuh lagi,” kata pria yang berprofesi sebagai pedagang bubur ini.(red)

Kategori
BANTEN

19 Tahun Provinsi Banten, Gubernur: Terus Berbuat Terbaik untuk Banten

SERANG (Persepsi.co.id)- Banten sudah memasuki usia 19 Tahun. Banten menapaki upaya-upaya dan berbuat yang terbaik untuk Banten,” ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim pada Rapat Paripurna Istimewa HUT Provinsi Banten ke 19 DPRD Provinsi Banten, Jumat (4/10/2019).

Gubernur mengungkapkan, saat ini seluruh komponen baik pemerintah maupun masyarakat harus menyadari dan memberikan apresiasi terhadap para pejuang berdirinya Provinsi Banten.

Dijelaskan Gubernur, pembangunan Provinsi Banten di sektor perekonomian mengalami peningkatan. Provinsi Banten memperoleh penghargaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terbesar ketiga se-Indonesia dan tingkat otonomi daerah yang besar.

“Provinsi Banten mendapatkan penghargaan dalam meningkatkan pendapatan daerah di era ini. Pendapatan kita Rp 7,6 triliun. Pendapatan terbesar untuk ketiga se-Indonesia,” ungkap Gubernur

“Otonomi daerah berjalan dengan baik, minimal pendapatan daerah di atas 40 persen. Sementara kita sudah di atas 60 persen. Berarti Provinsi Banten tingkat tinggi dalam otonomi daerah,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Gubernur mengatakan bahwa angka kemiskinan di Banten mengalami penurunan, dan untuk mengatasi pengangguran di Banten, dirinya bersama Wakil Gubernur akan mengembangkan industri di Banten.

“Pengangguran di Banten itu nomor dua setelah Jawa Barat. Ini memang tugas berat bagi Provinsi Banten. Gubernur dan Wakil Gubernur insyaAllah ke depan berbagi konsep sistem industri yang ada di Provinsi Banten,” jelasnya

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni mengucapkan Selamat Hari Jadi Provinsi Banten ke-19. Menurutnya, hari ini merupakan momentum dalam mengapresiasi para pelaku sejarah perjuangan bangsa, khususnya sejarah pembentukan Provinsi Banten.

“Ini adalah momen yang patut kita hargai dan menjadi tanggungjawab moral kita para pejuang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda untuk pembangunan Banten,” tambahnya.

Diharapkannya, ada peningkatan hubungan kerjasama yang harmonis dan sinergis antara pemerintah daerah dengan DPRD serta dukungan dan partisipasi masyarakat secara keseluruhan dalam mewujudkan harapan bersama. Menciptakan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Banten pada khususnya..

“Kami mengajak kepada seluruh komponen masyarakat banten untuk berpartisipasi aktif dalam mengisi pembangunan provinsi banten sehingga dapat mempercepat pencapaian hasil kesejahteraan masyarakat Banten,” pungkasnya.

Sebagai salah satu rangkaian peringatan HUT ke-19 Provinsi Banten, Pemprov juga menggelar apel yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten Al Muktabar dan diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungann Pemerintah Provinsi Banten melakukank Upacara Peringatan HUT ke-19 Provinsi Banten di Lapangan Sekretariat Daerah KP3B, Jalan Syech Nawawi Al-Bantani, Curug, Kota Serang. Tidak hanya di lapangan Setda, apel juga dilaksanakan di seluruh sekolah dan UPT pelayanan lainnya.

Sekda Al Muktabar dalam membacakan sambutan Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan bahwa dalam rangka memperingati 19 tahun berdirinya Provinsi Banten, Banten telah menunjukkan berbagai pencapaian. Sepulau Jawa, Provinsi Banten menjadi provinsi yang baik dilihat dari capaian indikator makro, indeks pembangunan manusia terus meningkat, laju pertumbuhan ekonomi merangkak naik, tingkat kemiskinan yang terus menurun, dan tingkat ketimpangan di Provinsi Banten lebih baik dibandingkan nasional. Hal ini didorong stabilitas inflasi dan tingkat pengangguran yang semakin menurun. Tak hanya itu, Pemprov juga telah melaksanakan berbagai langkah dalam kerangka reformasi birokrasi melalui sistem absensi dari sidik jari ke retina mata, pengukuran capaian sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan (sakip), rapat rutin pimpinan, sehingga meningkatkan predikat sakip menjadi B.

“Pada akhirnya tahun anggaran 2020 untuk pertama kalinya Pemprov Banten memperoleh dana insentif daerah sebesar Rp 44,3 milyar. Ini adalah capaian kita bersama atas segala agenda yang kita laksanakan dalam kerangka bagian dari parameter-parameter penilaian kinerja kita,” ungkapnya.

Sekda Al Muktabar pun menyampaikan berbagai capaian pembangunan di Provinsi Banten. Prestasi danapresiasi yang diperoleh Provinsi Banten dan Gubernur Banten atas capaian Pembangunan di Provinsi Banten turut pula disampaikan.

Menurutnya, Provinsi Banten memiliki modal sejarah, letak geografis, bonus demografis, dan pusat teknologi dan inovasi cukup untuk sejahtera terlebih ditopang 13 proyek strategis nasional seperti kereta api ekspres Soekarno Hatta – Soedirman, Jalan Tol Serang Panimbang, Waduk Karian, dan Waduk Sindangheula senilai Rp 652,35 triliun yang telah selesai dan proses penyelesaian.

“Namun, modal, potensi dan tantangan yang dimiliki Banten harus diperkuat oleh karakter Akhlaqul Karimah sehingga dapat mengantarkan Banten ke gerbang kesejahteraan,” tegasnya.

“Peringatan Hari Jadi ke-19 Provinsi Banten menjadi momentum introspeksi bagi kita semua untuk kembali pada khittah awal tujuan pendirian Provinsi Banten yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten,” ujar Sekda Al Muktabar.

“Program dan upaya yang dilakukan oleh Pemprov mudah-mudahan bisa mereorientasi dan mengatasi kesenjangan pembangunan di Banten, sehingga terjadi penguatan kohesi dan interkoneksi antara kabupaten/kota. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu pembangunan Banten. Semoga niat baik dan langkah konkret yang kita laksanakan senantiasa mendapatkan petunjuk, kemudahan dan ridho Allah SWT. Dirgahayu Provinsi Banten ke-19, semoga Banten semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.(***)

Kategori
NUSANTARA

Bersihkan Sungai Bantaran, Danrem 081/DSJ : Kami Ingin Mengajak dan Memberi Contoh

Persepsi- Sebagai wujud pengabdiannya terhadap masyarakat, bangsa dan negara, berbagai kegiatan dilaksanakan oleh Korem 081/DSJ dalam rangka memperingati HUT TNI Ke-74.

Salah satu kegiatan yang dilakukan seperti karya bakti pembersihan Sungai Bantaran di Kota Madiun, Jumat (4/10/19). Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si. terjun langsung memimpin karya bakti tersebut.

Menurut Danrem, apa yang dilakukan itu merupakan bentuk kepedulian TNI beserta unsur terkait dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Kami ingin lingkungan di sekitar kami selalu terlihat bersih, terawat dan enak dipandang,” tuturnya.

“Untuk itulah, melalui kegiatan ini kami juga ingin mengajak dan memberikan contoh kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, seperti Sungai Bantaran ini,” jelasnya.

Karena ia meyakini, jika lingkungan dapat dijaga dan dipelihara dengan baik, maka hal itu akan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Namun jika sebaliknya, maka hal itu juga akan memberikan kerugian atau dampak negatif kepada masyarakat, seperti adanya musibah banjir dan tanah longsor,” pungkasnya.

Tidak kurang 700 personel turut terlibat dalam karya bakti itu, yang berasal dari Korem 081/DSJ beserta Satdisjan, Kodim 0803/Madiun, Polres Madiun Kota, Satpol PP dan Petugas Kebersihan Kota Madiun, serta masyarakat.

Kategori
NUSANTARA

Sambut HUT TNI Ke-74, Danrem Pimpin Ziarah di TMP Madiun

Persepsi- Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-74, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si. didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya Ibu Yuvin Masduki melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Madiun yang berada di Kel. Madiun Lor, Kec. Mangunharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (4/10/19).

Kegiatan diawali dengan upacara militer, diikuti dengan tabur bunga dan meletakkan karangan bunga di depan monumen TMP Madiun, oleh Kolonel Inf Masduki.

Di sela kegiatan ziarah, Danrem mengatakan bahwa, kegiatan semacam itu rutin dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT TNI maupun hari besar nasional lainnya.

“Ini merupakan bentuk penghormatan kami guna mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Danrem juga mengungkapkan, jika perjuangan para Pahlawan tidak dapat dinilai oleh apapun. Untuk itulah menurutnya, kita sebagai generasi penerus harus mampu untuk melanjutkan perjuangan tersebut.

“Melalui ziarah ini pula, kami berupaya untuk dapat mewarisi semangat juang para Pahlawan, sebagai modal utama kami membangun bangsa dan mengisi kemerdekaan,” pungkasnya.

Kategori
HUKUM

Antisipasi Aksi Kriminal, Jajaran Polsek Cipocok Jaya  Patroli Malam

SERANG (Persepsi.co.id)- Guna mengantisipasi kerawanan kriminalitas, Jajaran Polsek Cipocok Jaya Polres Serang Kota melalui Panit II Sabhara Brikpa Ari Wibowo dan Anggota Bhabinkamtibmas Brigpol Willy melaksanakan patroli malam, Jum’at dini hari (04/10/2019).

“Personil Piket melaksanakan giat Patroli Malam hari guna antisipasi kerawanan C3 (curat, curas, curanmor) dan menghimbau kepada warga Masyarakat link Ulanica, kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok jaya, kota Serang,” kata Kapolsek Cipocok Jaya Kompol Agus Supriyanto, saat ditemui dikantornya.

Agus menambahkan, apa yang dilaksanakan pihaknya, dalam hal ini Jajaran Polres Serang Kota guna mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, sekaligus menyampaikan pesan bilamana terjadi sesuatu agar segera menghubungi pihak Kepolisian.

“Kita terus berikan himbauan serta pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Dan kami harapkan masyarakat dapat lebih meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam menjaga lingkungannya,” imbuhnya. (TP/HUMAS).

Kategori
JAKARTA

Wartawan Jadi Guru Besar Direktur UKW PWI, Dr. Rajab Ritonga Terima SK Profesor

Jakarta,(Persepsi.co.id)- 4/10, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Kemristedikti, Prof. Dr. Ali Gufron Mukti, menyerahkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang pengangkatan dalam jabatan akademik sebagai Guru Besar kepada Dr. Rajab Ritonga, M.Si dalam sebuah acara di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III di Jakarta, Jumat (4/10).

Dr. Rajab Ritonga, mantan Direktur Kantor Berita Antara yang kini menjabat sebagai Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat, menjadi profesor berdasarkan  Keputusan Menristek RI No. 30121/M/KP/2019tanggal 5 September 2019. Surat Keputusan yang ditandatangani Menristekdikti Mohamad Nasir itu menyatakan Rajab  menjadi guru besar ilmu komunikasi sejak 1 Agustus 2019.

Prof. Rajab Ritonga mendapat SK Guru Besar bersama dua guru besar lainnya, Prof. Dr. Nurul Huda dari Universitas Yarsi dan Prof. Dr Wiryanto Dewobroto dari Universitas Pelita Harapan. Rajab merupakan guru besar ke-235 di lingkungan LL Dikti Wilayah III Jakarta.

“Terimakasih kepada Menristek Bapak Muhamad Nasir yang memberi amanah ini. Semoga saya dapat menjalankannya ,” kata Dr. Rajab Ritonga yang sehari-hari menjadi dosen di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta, usai menerima SK Guru Besar. Selain mengajar di Universitas Moestopo, Rajab Ritonga juga mengajar di Sekolah Kajian Strategik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia, dan di Universitas Pertahanan Indonesia.

Dirjen Sumber Daya Iptek, Prof. Dr. Gufron dalam sambutannya mengatakan, hendaknya para profesor baru tidak  merasa puas untuk berkarya setelah menjadi guru besar. “Kalau sudah guru besar, justru harus lebih produktif. Jangan berhenti melakukan penelitian,” kata Prof. Gufron yang pernah menjadi Wakil Menteri Kesehatan itu.

Prof. Rajab Ritonga merupakan wartawan aktif yang menjadi profesor. Dia adalah Pemimpin Redaksi Portal Berita Telaah Strategis (www.telstrat.online)terbitan Lemhannas, dan Indomaritim.id (www.indomaritim.id)  sebuah start-up berita kemaritiman Indonesia. Selain itu, Rajab Ritonga juga menjabat Pemimpin Redaksi Jurnal Komunikasi (www.jurnal-iski.or.id) sebuah jurnal ilmiah terbitan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia yang diakreditasi Kemenristekdikti.

Sejak tahun 2001, setelah lulus magister dari SKSG UI, Rajab mengajar di Universitas Moestopo sambil terus berkarya sebagai wartawan di Kantor Berita Antara. Pemegang kartu kompetensi wartawan utama ini kini tercatatsebagai asesor jurnal ilmiah nasional untuk katagori jurnal ilmu sosial humaniora.

Wartawan kelahiran Sipirok, Sumatera Utara, 60 tahun lalu itu juga merupakan doktor pertama bidang ilmu komunikasi di Indonesiayang mendalami permasalahan kantor berita.  Dia menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Universitas Indonesia tahun 2007 saat menjabat Direktur SDM dan Umum Perum LKBN Antara.

Rajab Ritonga yang juga lulusan Lemhannas RI (PPSA-18) tahun 2012 itu memulai karir kewartawanannya di Kantor Berita Antara setelah lulus dari Departemen Komunikasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 1986. Sebelumnya dia menjadi wartawan Suratkabar Kedaulatan Rakyat Yogyakarta  tahun 1985.

Semasa aktif menjadi wartawan lapangan, Rajab Ritonga antara lain ditempatkan pada pos-pos liputan  olahraga, Hankam/ABRI, politik, dan istana kepresidenan pada masa Presiden Soeharto, BJ Habibie,  dan Abdurrahman Wahid. Dia juga pernah menjadi Kepala Biro LKBN Antara Propinsi Riau di Pekanbaru.

Dengan pengangkatan sebagai guru besar, Rajab Ritonga memperkuat sumber daya wartawan  Indonesia ke jenjang jabatan akademik tertinggi. Saat ini tercatat tiga mantan wartawan bergelar profesor yakni Prof. Dr. Burhan Magenda, Prof. Dr. Zulhasril Nasir, keduanya dosen FISIP UI, dan Prof. Dr. Salim Said dari Universitas Pertahanan Indonesia.

Upacara pengukuhan sebagai guru besar ilmu komunikasi, menurut Rajab akan dilaksanakan dalam waktu dekat. “Paling lambat akhir tahun ini,” ujar Rajab Ritonga yang juga Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) itu.

Kategori
SERANG

Jelang Puncak HUT Ke-74 TNI, Danrem 064/MY Ziarah Nasional

SERANG (Persepsi.co.id)-Jelang puncak peringatan HUT ke – 74 TNI pada 5 Oktober, Danrem 064/MY, Kol Inf Windiyatno bersama rombongan lakukan ziarah nasional ke TMP Ciceri Serang Banten, Jumat ( 4/10/19 ).

” Ziarah ini merupakan tradisi yang dilaksanakan setiap tahun untuk mengingatkan bagi generasi muda penerus bangsa sehingga mengerti dan memahami akan perjuangan para pahlawan ” jelas Danrem 064/MY.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa pidato Bung Karno akan Jas Merah atau Jangan sekali kali melupakan Sejarah memberikan pesan moral yang penting bagi kita semua, bangsa Indonesia.

” Ziarah ini juga untuk mengenang jasa akan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kepentingan bangsa dan negara ” kata Danrem 064/MY.

Danrem 064/MY berharap dalam peringatan HUT TNI ke – 74 yang mengusung tema : TNI profesional kebanggaan rakyat, kita semua TNI dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan didalam mengisi pembangunan.

” Semoga di hari ulang tahun ini, TNI yang lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, akan lebih dicintai rakyat dan kuat bersama rakyat ” pungkas Danrem 064/MY.

Dalam rombongan Ziarah Nasional ini, tampak hadir mendampingi Danrem 064/MY, Danyon Mandala Yudha, Danlanal Banten, Danyon 320/BP, Para Dandim jajaran Korem 064/MY, Dan Sat/ Kabalak jajaran Korem 064/MY, Kasrem 064/MY, Para Kasi/Pasi Korem 064/MY, Perwakilan Lanud Gorda Banten, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 064 PD III/Siliwangi beserta para pengurus, para Pa/Ba/Ta dan PNS Korem 064/MY, Satbrimob Polda Banten, Polres Serang, FKPPI dan SMK Pelayaran Serang.

Sumber:Penrem

Kategori
NUSANTARA

Jelang HUT TNI Ke-74, Danrem Terima Tumpeng dari Kapolres Madiun Kota

Persepsi- Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu bersama anggota dan Bhayangkari jajarannya pagi ini tampak mendatangi Makorem 081/DSJ yang berada di Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Jumat (4/10/19).

Kedatangan mereka dengan membawa sebuah tumpeng bukannya tanpa alasan. Mereka ingin memberikan ucapan selamat HUT TNI ke-74 kepada Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki beserta jajarannya.

“Sesuai dengan tema HUT TNI tahun ini, semoga TNI semakin profesional dan menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia,” tutur Kapolres Madiun Kota.

“Kami berharap, di hari jadi TNI yang ke-74 ini, sinergitas TNI-Polri yang sudah terjalin selama ini, akan semakin kuat dan lebih baik lagi,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, agar TNI-Polri tetap solid dan bersinergi dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan, guna melanjutkan pengabdian terhadap masyarakat, bangsa dan negara.

Sementara itu, Danrem mengaku senang dan berterimakasih atas ucapan selamat yang diberikan oleh Kapolres Madiun Kota beserta jajarannya.

Kolonel Inf Masduki mengaku bangga dengan sinergitas dan soliditas yang telah terjalin kuat antara TNI-Polri di wilayah Kota Madiun.

Menurutnya, hal itu akan sangat bermanfaat untuk terus bersama-sama membangun bangsa dan mengatasi berbagai permasalahan bangsa yang ada di wilayah, khususnya di Kota Madiun.