Kategori
SERANG

Gubernur WH: Capaian Indikator Makro Tunjukkan Kinerja APBD Banten 2019

SERANG, (Persepsi.co.id)- Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) paparkan capaian indikator makro Provinsi Banten untuk tunjukkan kinerja pembangun daerah dalam Rapat Paripurna dengan Agenda Penyerahan Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Banten TA 2019 di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang (Selasa, 3/3/2020).

“Pada Tahun Anggaran 2019, telah ditetapkan empat prioritas pembangunan daerah yang meliputi: pembanguan tata kelola pemerintahan, peningkatan infrastruktur wilayah, peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan sosial, serta pembangunan ekonomi dan antar usaha,” papar Gubernur WH

Dikatakan, pembangunan Provinsi Banten tahun anggaran 2019 dilaksanakan melalui 127 program dalam 1276 kegiatan yang dijabarkan dalam 37 bidang urusan.

“Target pendapatan Provinsi Banten pada tahun 2019 sebesar Rp 11,69 triliun. Realisasi sebesar Rp 11,20 triliun dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 7,20 triliun,” ungkapnya.

Ditambahkan, Rencana Belanja Daerah pada APBD Perubahan 2019 sebesar Rp 12,63 triliun dan terserap Rp 11,32 triliun. Sisa anggaran mencapai Rp 953,90 miliar.

Terkait kinerja pembangunan daerah, Gubernur WH paparkan capaian indikator makro Provinsi Banten 2019:

1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 72,44 point atau meningkat dari 71,95 point di tahun 2018. Capaian sesuai target RPJMD sebesar 72,20 point.

2. Laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,53 persen. Meski belum mencapai target RPJMD sebesar 6,20 persen namun melebihi capaian nasional yang mencapai 5,02 persen.

3. Penduduk miskin sebesar 4,94 persen. Lebih rendah dari tahun 2018 sebesar 5,20 persen. Jauh lebih rendah dari tingkat kemiskinan nasional sebesar 9,22 persen.

4. Angka pengangguran sebesar 8,11 persen. Lebih rendah dari tahun 2018 yang mencapai 8,20 persen.

5. Tingkat inflasi di angka 3,30 persen lebih rendah dari inflasi 2018 sebesar 3,42 persen.

6. Tingkat ketimpangan atau gini ratio mencapai 0,31 point. Lebih rendah dari target RPJMD yang mencapai 0,39 point dan di bawah capaian tahun 2018 yang mencapai 0,36 point.

Gubernur WH juga sepakat dengan kebijakan anggaran Provinsi Banten yang bisa langsung dinikmati oleh masyarakat. Seperti belanja infrastruktur untuk pembangunan dan perbaikan jalan, perbaikan dan jembatan, pembangunan gedung sekolah, dan pembangunan rumah sakit yang bisa langsung dinikmati masyarakat.

Turut hadir dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni: Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Forkopimda Provinsi Banten, para kepala OPD, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.(***)

Kategori
SERANG

Digelar Secara Outdoor, Wagub Ingatkan Panitia MTQ VII Banten Waspadai Musim Hujan

SERANG, (Persepsi.co.id)- Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berpesan agar panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke VII tingkat Provinsi Banten untuk mewaspadai musim hujan dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini. Hal ini mengingat penyelenggaraan MTQ akan dilakukan secara outdoor.

“Kebetulan kan ini berbarengan dengan musim hujan, dan penyelenggaraannya kan ini juga outdoor. Jadi hal-hal seperti ini perlu dapat perhatian agar acaranya bisa sukses,” kata Wagub usai menerima kedatangan para panitia MTQ Provinsi Banten yang melaporkan persiapan acara tersebut di ruang kerja wagub, Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Selasa (3/3/2020).

Lebih jauh, Wagub mengaku, dirinya dan Gubernur Banten Wahidin Halim sangat mendukung diselenggarakannya event MTQ mengingat fungsinya sebagai syiar agama Islam di Provinsi Banten.

“Terbukti hibah Pemprov tahun ini untuk LPTQ (lembaga pengembangan tilawatil Quran Provinsi Banten) sekitar Rp 18 miliar, dan setengahnya itu untuk MTQ,” jelasnya

Panitia MTQ XVII Provinsi Banten 2020 menjanjikan acara pembukaan akan lebih meriah di banding acara serupa pada ajang MTQ tahun sebelumnya di Kota Tangerang. Pasalnya, pada pembukaan MTQ yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan tersebut, akan diselenggarakan pawai budaya Islami.

“Tahun lalu kan enggak ada (pawai budaya) karena pertimbangan waktu. Tahun ini Insya Allah akan ada pawai budaya bernuansa Islami, jadi pasti akan lebih meriah,” demikian diungkapkan Ketua Panitia MTQ XVII Provinsi Banten Sholeh Hidayat dalam laporannya kepada Wagub.

Diungkapkan Sholeh, pawai buday akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten. Pawai akan dilakukan sore hari sebelum acara seremoni pembukaan MTQ di arena MTQ yakni Lapangan Sunburst BSD City. “Sekitat ba’da Ashar pas hari pembukaan yaitu tanggal 23 Maret,” ujarnya

Sholeh mengaku optimistis, penyelenggaraan seremoni pembukaan MTQ kali ini akan lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Tangerang, mengingat tuan rumah MTQ kali ini adalah juga juara umum MTQ tahun sebelumnya, yakni Kota Tangerang Selatan.

“Secara psikologis tuan rumah punya target sendiri untuk mensukseskan acara ini,” imbuhnya.

Diungkapkan lebih jauh oleh Sholeh, pada hari pembukaan tersebut selain akan diselenggarakan pawai budaya juga akan dilakukan secara simultan agenda-agenda lainnya seperti pembukaan baazar di arena MTQ serta pelantikan dewan hakim.

Secara keseluruhan, kata Sholeh, MTQ kali ini akan diselenggarakan selama 5 hari yakni sampai dengan 27 Maret 2020. Adapun jumlah peserta adalah 520 orang dari 8 kabupaten/kota yang akan berlomba di 12 cabang. “Tahun ini ada penambahan 1 cabang, cabang hadis kalau tidak salah,” imbuhnya.(***)

Kategori
SERANG

Kominfo Pastikan Sistem Satu Data Aman

SERANG –( Persepsi ) Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang akan memberikan fasilitas kelola data center kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Serang. Hal itu, guna mewujudkan amanat Perpres nomer 39 tahun 2019 tentang satu data indonesia.

Kepala Diskominfosatik Kabupaten Serang Anas Dwi Satya menjelaskan, pihaknya sudah koordinasi dengan Kementrian Kominfo untuk melakukan penyimpanan data setiap OPD sehingga data bisa terjaga dengan baik dan akurat. “Semua data di OPD yang berada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Serang datanya akan Kami Back Up, “ kata Anas saat pertemuan Forum OPD di Aula Tb. Saparudin, Selasa (3/3/2020).

Dia menilai, back up data tidak menggunakan anggaran biaya yang besar hanya dibutuhkan koordinasi antar OPD agar menyimpan data di Data center yang sudah disediakan oleh pihak kementrian melalui aplikasi. “ Sementara ini masih ada beberapa OPD Yang masih mengelola server sendiri, tahun depan kita pusatkan secara bertahap,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala bidang persandian dan Statistik Shinta Asfilian Harjani menambahkan, sesuai amanat Perpres nomer 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Eletronik bahwa data server tidak bisa dikelola oleh masing-masing.

“OPD Bukan hanya data center saja yg tdk diperbolehkan ada beberapa hal seperti pengelolaan internet, jaringan IT, pembangunan dan pengembangan Aplikasi, “ tegasnya.

Menurutnya, kegiatan yang berkaitan dengan Tekhnologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) hanya diperbolehkan dilakukan oleh Kominfosatik. “ Semua OPD harus siap melepaskan kegiatan atau kerjaan data jadi semuanya akan kita kelola,” tuturnya. (Nasri)

Kategori
LEBAK

Bupati Lebak Terima Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpolpp

LEBAK – (Persepsi.co.id) Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menerima penghargaan KARYA BHAKTI PEDULI SATPOLPP dari Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian yang juga bertindak sebagai Inspektur pada upacara peringatan HUT Satpolpp Ke 70 dan Satlinmas Ke 58 di Eks Bandara Selaparang Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/3/20)

Penghargaan ini berikan kepada Kepala Daerah yang mempunyai komitmen dan peduli terhadap Pamong Praja di Daerah di sela upacara yang diikuti ribuan anggota Satpolpp dan Satlinmas perwakilan dari seluruh Indonesia

Peringatan HUT pada Tahun 2020 ini mengusung tema Peningkatan Profesionalisme Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Menuju Indonesia Maju.

Dengan diraihnya penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpolpp dari Menteri Dalam Negeri, Bupati Lebak berharap bisa memotivasi anggota Satuan Polisi Pamong Praja sebagai aparat dalam menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman serta menyelenggarakan perlindungan kepada masyarakat.

Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang turut mendukung dalam mewujudkan ketertiban umum dan Penghargaan ini sebagai bentuk motivasi kepada anggota satpolpp dalam menyelenggarakan ketertiban umum dan perlindungan terhadap masyarakat.” kata Bupati Lebak.

Peringatan HUT Ke-70 SatPol-PP dan HUT ke-58 Sat-Linmas Tahun 2020 juga sebelumnya diisi dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas).

Direktur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Kemendagri Arief M. Eshi menjelaskan, Rakornas ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pola operasi bagi Satpol PP di daerah melalui kerjasama sinergis dalam menunjang terciptanya situasi kondusif, baik sebelum, maupun sesudah Pilkada.

Rakornas ini akan menyamakan persepsi dari Sabang sampai Merauke, untuk tetap menjalin hubungan dari Pemerintah Pusat sampai Kabupaten/Kota, menyamakan persepsi, gerak langkah, untuk Pol PP lebih maju lagi. Disampaikan juga Pol PP bukan dibentuk untuk bertempur dengan rakyatnya sendiri, tetapi penyeimbang yang nantinya akan menunjukkan representasi negara hadir di kehidupan masyarakat, Ungkap Direktur Satpolpp Kemendagri.

Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP ini diberikan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota yang berkomitmen dan peduli dalam peningkatan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja serta mempunyai dedikasi dan integritas tinggi dalam peningkatan peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam upaya mendukung kelancaran pemerintah daerah.(Elpan)

Kategori
BANTEN

Wagub: Vaksinasi Covid-19 di Banten Dimulai Bulan Depan  

SERANG (Persepsi.co.id)- Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy memastikan proses vaksinasi di wilayah Provinsi Banten akan dimulai bulan Desember mendatang, atau pada bulan depan. Saat ini, Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten tengah melakukan permintaan microplaning pelaksanaan vaksinasi kepada kabupaten/kota melalui dinas kesehatan masing-masing.

“Desember Insya Allah kita di Banten sudah bisa lakukan vaksinasi untuk covid 19 ini,” ungkap Wagub menjawab pers usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Banten tentang Usulan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Gedung DPRD Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Selasa (3/11).

Diungkapkan, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten sudah melakukan sosialisasi dan penyusunan microplanning dengan Dinkes kabupaten/kota se-Provinsi Banten pada 26-27 Oktober. Microplaning harus sudah selesai dan diserahkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten pada 11 November.

Berikutnya, lanjut Wagub, rekapitulasi dan validasi microplaning kabupaten/kota oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten dilakukan pada 12-16 November. Penyerahan microplaning kepada Dirjen Kementerian Kesehatan sendiri harus sudah dilakukan pada 17 November.

“Dengan demikian, distribusi vaksin tahap ke-1 dari Kemenkes ke Dinkes Provinsi Banten bisa dilakukan pada Desember, untuk kemudian didistribusikan Dinkes Provinsi Banten ke Dinkes Kabupaten/Kota. “Nah, pelaksanaan vaksinasinya untuk tahap ke-1 pada Bulan Desember dan Januari (2021),” paparnya.

Dijelaskan, prinsip pelaksanaan vaksinasi yaitu pemberian imunisasi oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta, dan tidak mengganggu pelayanan imunisasi rutin dan pelayanan kesehatan lainnnya. Pelayanan dilakukan di PKM dan jaringan pelayanannya mulai dari RS pemerintah dan swasta, puskesmas, pustu, pusling, BPM, klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Wagub menambahkan bahwa pos pelayanan imunisasi Covid-19 harus sesuai aturan dan kebijakan pemda. Diantaranya dengan melakukan skrining/penapisan terhadap status kesehatan sasaran sebelum dilakukan pemberian imunisasi.

Ditegaskan, pelaksanaan imunisasi harus menerapkan protokol kesehatan dan mengoptimalkan kegiatan surveilans Covid-19, termasuk pelaporan secara berjenjang. (Charles)

Kategori
SERANG

Kapolsek Serang Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Aksi dari AB3

SERANG, (Persepsi.co.id)- Personil kepolisian menggelar apel persiapan pengamanan aksi dari Aliansi Buruh Banten Buruh Bersatu (AB3) di pos lalulintas Serang timur, Selasa, (3/3/2020).

Kapolsek Serang Kompol Hadi Sucipto memberikan arahan kepada personel untuk mempersiapkan antisipasi pergerakan Massa Buruh yang akan melaksanakan aksi nya di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

“Tugas personil dibawah kendali Padal nanti menghimbau dan Mencegah bilamana massa buruh Aliansi Buruh Banten Bersatu berusaha masuk ke Gerbang Tol Serang Timur,” kata Hadi Sucipto.

Selain itu, Ia harapkan agar personil pengamanan tidak kemana mana. “stand bye jangan jauh dari Pos Lantas Sertim ketika diperlukan cepat berkumpul,” katanya.

Pengamanan yang dilakukan harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada. “selalu waspada dan menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab serta keiklasan dan melakukan berbagai upaya agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujarnya mengakhiri.

Dalam aksi tersebut, Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (3/3/2020). Aksi mereka terkait penolakan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) yang dianggap merugikan buruh.

“Aksi akan diikuti oleh seluruh serikat buruh dan pekerja Provinsi Banten. Jumlah massa yang hadir diperkirakan mencapai ribuan mengingat sejumlah perusahaan sudah ada memberikan izin dan meliburkan sebagian pekerjanya. (Deden/Charles)

Kategori
KESEHATAN

Gubernur WH: Kita Berikan Kepercayaan Masyarakat, Banten Jauh Lebih Siap. 

SERANG, (Persepsi.co.id)- Dalam menghadapi Virus Coron, Provinsi Banten diklaim jauh lebih siap dibanding provinsi lain. Kita jauh lebih siap sejak bulan lalu,” ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dalam Pertemuan Kesiapsiagaan Menghadapi Corona Virus (Covid-19) di Provinsi Banten Tahun 2020 di Dinas Kesehatan Banten KP3B, Curug, Kota Serang (Selasa, 3/3/2020).

“Setiap rumah sakit memiliki tim mana yang diobservasi dan mana yang dipantau. Kita memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Jangan sampai menjadi isu liar yang meresahkan masyarakat,” tambahnya.

Gubernur WH mengakui, dirinya memakai masker untuk menunjukkan ketaatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap virus corona.

“Saya ingin memastikan tentang kesiapsiagaan kita,” ungkapnya.

Ditegaskan, pemerintah hadir di tengah masyarakat. Pemprov Banten sudah siapkan ketahanan dengan sistem manajemen yang dibangun.

“Kita sampaikan ke publik melalui tugas dan kewenangan masing-masing,” ungkap Gubernur WH.

“Pemerintah konsen membangun kesehatan di Provinsi Banten. Saya ingin masyarakat Banten sehat, bisa berkativitas sehingga perekonomian kuat. Pokoknya Banten tidak boleh ketinggalan. Kesehatan menjadi prioritas pembangunan gubenur dalam membangun masyrakat Banten yang sehat,” pungkasnya.

Pertemuan diikuti oleh 113 pengelola rumah sakit daerah dan swasta di Provinsi Banten, dinas kesehatan kabupaten dan kota se Provinsi Banten, IDI Provinsi Banten, IDI kabupaten/kota se-Provinsi Banten, PERSI (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia), serta ARSADA (Asosiasi Rumah Sakit Daerah).

Kategori
HUKUM

Miliki Ekstasi, JA Ditangkap Polres Serang

SERANG, (Persepsi.co.id)- Puluhan butir narkotika jenis Ektasi seberat 22,69 gram diamankan Satresnarkoba Polres Serang Kota Polda Banten dari seorang pelaku Penyalahgunaan narkoba berinisial JA (30) pada Selasa 3 Maret 2020 pukul 03.00 WIB.

“Sebanyak 70 butir pil ekstasi berhasil kita amankan dari rumah tersangka JA (30) warga Kp. Pabuaran Rt. 021/006 Desa Pabuaran Kec. Pabuaran Kab. Serang,”ungkap Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono, S.IK., melalui Kasat Narkoba Polres Serang Kota AKP Wahyu Diana, SH., Ketika dikonfirmasi. Selasa (3/3/202).

Menurut Kasat Narkoba, Pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba ini bermula dari informasi masyarakat.

Berbekal laporan tersebut, kata AKP Wahyu, pihaknya langsung memerintahkan anggotanya untuk malakukan penyelidikan, Setelah dilakukan pemantauan, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Dalam penggeledahan di rumah tersangka tersebut didapat plastik besar yang berisikan 70 butir pil ekstasi dengan berat 22,69 gram dan 1 buah HP merk Oppo, Setelah didapatkan barang bukti tersebut langsung diamankan ke Satresnarkoba Polres Serang Kota,” terang AKP Wahyu.

Lebih lanjut dijelaskan, tersangka mengakui bahwa bahwa barang haram tersebut untuk diedarkan kembali.

Untuk mendapatkan pil-pil tersebut, tersangka membelinya dari seseorang berinisial M, Kasus ini akan kita kembangkan,” tandasnya

“Atas Perbuatannya, tersangka kita jerat Pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 112 ayat 2 UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dg ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara,”pungkasnya.(Charles)

Kategori
HUKUM

Miliki Narkoba, AN Diamankan Satresnarkoba Polres Serang

 

 

 

SERANG, (Persepsi.co.id)- | AN (36) warga asal Kp. Paku haji RT. 005/006 Desa. tobat Kec. Balaraja Kab. Tangerang diamankan Satresnarkoba Polres Serang Kota Polda Banten terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis shabu. Senin (2/3/2020) pukul 21.30 WIB.

Tersangka AN merupakan warga Kp. Paku haji RT. 005/006 Desa. tobat Kec. Balaraja Kab. Tangerang Kabupaten Tangerang berhasil diamankan petugas berikut barang bukti narkoba berupa shabu-shabu,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono, S.IK., melalui Kasat Narkoba Polres Serang Kota AKP Wahyu Diana, SH., Ketika di konfirmasi diruang kerjanya, Selasa (3/3/2020).

Lebih lanjut, AKP Wahyu mengatakan “Pelaku berhasil di tangkap di SPBU Prisma Kel. Penancangan Kec. Cipocok jaya kota serang

“sewaktu dilakukan penangkapan dan penggeledahan badan, tempat dan pakaian ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik bening yang diduga berisikan Narkotika jenis shabu yang disimpan didalam saku celana jeans yang tersangka pakai,”ujarnya.

“AKP Wahyu menjelaskan, selain satu orang tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik bening yang diduga berisikan Narkotika jenis shabu, 1 (satu) buah handphone merk strobery.

“Menurut tersangka AN, dirinya mendapatkan barang haram tersebut dari saudara B dan untuk kepentingan penyidikan, tersangka beserta barang bukti diamankan ke Satresnarkoba Polres Serang Kota,” imbuhnya.

“Pelaku kita jerat pasal 114 dan atau pasal 112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman minimal 5 tahun penjara,” pungkasnya.(Charles)

Kategori
BANTEN

Hadapi Virus Corona, Gubernur: Tetap Tenang, Stok Pangan Tidak Akan Habis

Persepsi.co.id | Menanggapi kepanikan berlebih yang dirasakan masyarakat akibat telah masuknya wabah virus corona (COVID-19) ke Indonesia, Gubernur mengimbau masyarakat Banten agar tetap tenang dan tidak bertindak berlebihan seperti memborong bahan makanan pokok di pusat-pusat perbelanjaan yang justru menimbulkan kepanikan yang lebih luas kepada masyarakat lainnya. Gubernur memastikan, stok bahan makanan pokok untuk masyarakat Banten dalam kondisi aman dan tidak akan habis.

“Ketersediaan ini tentunya diharapkan bisa menenangkan kepanikan masyarakat Banten. Sekali lagi jangan panik, stok tidak akan habis,” tegas Gubernur pada Selasa (3/3/2020).

Gubernur menyatakan, pihaknya telah menerima laporan dari ritel-ritel yang ada di Banten bahwa kemarin telah terjadi panic buying atau masyarakat yang memborong bahan-bahan kebutuhan pokok sehingga menimbulkan kepanikan kepada masyarakat yang lain karena ada kekhawatiran bahwa stok akan habis.

“Hari ini setelah saya berkomunikasi dengan Bulog Provinsi Banten dan di dalamnya termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan, bahwa pemerintah menjamin stok bahan pangan aman,” tegasnya lagi

Selain itu, Gubernur juga mengimbau masyarakat karena aehubungan dengan meningkatnya berita terkait virus corona yang berakibat dan berdampak terjadinya kepanikan publik atau masyarakat, agar tetap tenang namun tetap waspada dengan tetap menjaga kesehatan sebagaimana yang dianjurkan baik oleh dinas maupun pusat pelayanan kesehatan lainnya.

“Kalau tubuh kita sehat, pola hidup kita sehat, Insyaallah virus apapun tidak bisa menyerang. Lingkungan juga dijaga agar selalu bersih, makan-makanan yang sehat dan bergizi,”ujarnya

Gubernur juga mengajak masyarakat Banten agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk memohon perlindungan dan turut mendoakan bersama-sama agar wabah virus ini segera berlalu dan masyarakat Indonesia dan negara-negara lainnya tidak ada lagi yang terinfeksi virus tersebut.

“Bagaimanapun mereka adalah saudara kita, mari kita doakan agar semuanya kembali sehat dan normal,” ucap Gubernur

Berdasarkan data stok sumber cadangan pangan pemerintah (CPP) per Februari 2020, sebanyak 942.982.58 kilogram beras aman tersedia untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat se-Provinsi Banten apabila stok utama di pasaran telah dipergunakan sesuai kebutuhan masyarakat namun terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kelangkaan akibat dampak dari virus corona atau bencana lainnya.