Dewan Pers: Pemberitaan Corona Harus Patuhi KEJ

Persepsi.co.id | Dewan Pers mengimbau media massa untuk memperhatikan kode etik jurnalistik (KEJ), dalam melaksanakan peliputan terkait wabah virus Corona (Covid-19), yang saat ini sudah menjadi isu dunia.

Imbauan ini dikeluarkan pasca Pemerintah Indonesia, mengumumkan bahwa dua warga negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona, Senin (2/3) lalu.

Dewan Pers mengatakan media massa memiliki fungsi sebagai penyampai informasi, pendidikan dan kontrol sosial.

“Media massa harus memperhatikan kode etik terkait pemberitaan kasus virus corona di Indonesia, baik cetak maupun elektronik,“ kata Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh, dalam siaran pers yang diterima AJNN, Kamis (5/4).

 

Ada enam hal yang perlu diperhatikan media massa mengenai pemberitaan wabah virus corona, sebagaimana dikeluarkan Dewan Pers melalui siaran persnya, yaitu:

1. Pemberitaan mengenai kasus virus corona ini memegang teguh prinsip-prinsip kode etik jurnalistik seperti memberitakan secara akurat, berimbang, selalu menguji informasi, tidak beritikad buruk serta dilakukan secara proporsional.

2. Media massa tidak meberitakan kasus virus corona ini secara berlebihan segingga melupakan prinsip-prinsip dasar dalam KEJ. Media massa harus memperhatikan kepentingan publik yang lebih luas sebelum memuat berita atau laporan mengenai kasus virus corona ini.

3. Media massa melalui ruang redaksinya untuk menjaga ketertiban masyarakat sehingga dalam laporan dan pemberitaan mengenai virus coronan ini tidak menimbulkan kepanikan masyarakat.

4. Media massa tidak memuat identitas pasien baik yang dinyatakan positif terkena virus corona, maupun yang dalam pengawasan otoritas kesehatan baik nama, foto atau alamat tinggalnya, karena pasien adalah korban yang harus dihargai hak privasinya.

5. Media massa menjaga keselamatan awak media dalam virus corona, sehingga tidak menimbulkan masalah baru seperti terjangkit virus corona saat bertugas di lapangan.

6. Media massa bersama orotitas kesehatann menyampaikan informasi yang memberikan kepastian dalam masyarakat dan tidak membuat laporan atau berita yang hanya mencari sensasi dan meresahkan masyarakat.[Sumber : ajnn.net]

Sharing is Caring

Baca Juga

– Advertorial –

Berita Terpopuler