Banten Darurat Covid -19. Iti Oktavia Berharaf Masyarakat Mendisiplinkan Prokes

Lebak, (persepsi.co.id) – Kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak mengalami lonjakan. Dalam sepekan terakhir bertambah lebih dari 200 orang dengan total konfirmasi 3.931 orang.

Lonjakan jumlah kasus juga membuat Lebak berubah status dari zona kuning menjadi oranye.

Bupati Iti Octavia Jayabaya meminta masyarakat untuk kembali waspada dengan terus memperketat protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari.

Apalagi, kata dia, saat ini telah ada varian baru Covid-19 yakni varian delta.

“Untuk warga, virus delta ini baru gejala tidak terasa karena flu biasa, masih normal, tapi melalukan swab positif. Ini penyebarannya di lingkungan keluarga, jadi saya mohon walaupun satu keluarga beda rumah mohon tahan untuk kumpul-kumpulnya,” kata Iti kepada wartawan di Pendopo Lebak di Rangkasbitung, Selasa (22/6/2021).

Iti mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan teknologi saat hendak berinteraksi dengan kerabat dan keluarga beda rumah, misalnya dengan video call.

Hal tersebut, kata Iti, juga dilakukan oleh dirinya. Bupati perempuan pertama di Lebak itu mengaku sejak pandemi tidak melakukan kumpul-kumpul dengan keluarga di luar rumahnya hingga disebut sombong.

“Ada keluarga, sepupu saya, karena saya tidak ngumpul-ngumpul mangkanya saya disebut sombong, mentang-mentang bupati tidak mau kumpul sama keluarga, padahal hal itu saya lakukan untuk jadi contoh kepada masyarakat,” kata dia.

Soal peningkatan kasus Covid-19 di Lebak, kata Iti, ini terjadi karena imbas dari libur Lebaran beberapa waktu lalu.

Kata dia, mayoritas masyarakat Lebak memang mematuhi aturan untuk di rumah saja saat Lebaran. Namun setelah larangan mudik dicabut, malah pergi liburan hingga kunjungan ke keluarga lain.

“Memang waktu libur kemarin ditiadakan disiplin, setelah libur Sabtu Minggu pada liar semua, itu mungkin ngumpul-ngumpul karena silaturahmi, akhirnya terjadi peningkatan virus Covid,” katanya. (binter)

Sharing is Caring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *