Ponpes Makhzanul Adzkia Latih Santri Jadi Jurnalis

persepsi.co.id – Di tengah era digitalisasi saat ini, profesi jurnalis masih jadi dambaan sebagian masyarakat, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa. Hal inilah yang mendorong Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia melatih para santri untuk menjadi jurnalis.

Pimpinan Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia Mohamad Hopip mengatakan bahwa dasar seorang jurnalis itu bisa menulis dan memahami kode etik jurnalis. Sehingga dalam tulisannya seorang wartawan dapat menyampaikan informasi dengan akurat sesuai fakta di lapangan dan tulisannya enak dibaca oleh pembacanya. “Ya dasar menjadi wartawan itu harus bisa menulis, tapi tidak asal tulis, sehingga tulisannya bisa menjadi sebuah informasi dan juga menjadi hiburan bagi masyarakat”, Ujarnya kepada Persepsi Jum’at, 13/8/2021.

Menurutnya, saat ini eranya media digital, semua orang bisa menyampaikan informasi, terutama melalui media sosial. Banyak informasi beredar di media sosial yang belum terjamin kebenarannya. “saya ingin memperkenalkan sejak dini kepada santri saya tentang tata cara menulis yang baik, menulis yang jujur sesuai fakta yang ada dan mengenal kata ‘hoak’ yang sering beredar di masyarakat”. tambahnya.

Menurut Hopip, seorang santri juga selain sebagai generasi juru dakwah juga harus bisa menulis, sehingga apa yang disampaikan kepada umat merupakan berita yang benar bukan berita bohong. “Ingat loh santri itu kode etiknya adalah tuntunan agama terutama Qur’an dan Hadist, dan itu melebihi kode etik jurnalistik yang ada”. ujarnya.

Syeich Nawawi Al-Bantani merupakan ulama besar dari Banten yang dikenal dunia karena tulisannya, dikenal dunia karena bukunya yang dipelajari sekolah-sekolah agama di seluruh dunia.”Saya berharap suatu saat nanti santri-santri Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia bisa dikenal dunia karena tulisannya atau karena karya-karyanya”. Ujarnya.

Seperti diketahui Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia berdiri awal tahun 2021 yang sebelumnya bernama SMP Islam Insan Cerdas, memadukan kurikulum pendidikan umum dan pesantren, terletak di Jl. Raya Nanggor KM 1 Koroncong Pandeglang – Banten. (red)

Sharing is Caring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *