Pj Walikota Serang Bagikan PMT Bagi Ibu Hamil dan Balita di Wilayah Kecamatan Taktakan

KOTA SERANG, (Persepsi.co.id) – Puskesmas Taktakan, Rabu 26 Juni 2024. Setelah melakukan kegiatan di Puskesmas Curug, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menyalurkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan Bayi dibawah Lima Tahun (Balita) yang mengalami gizi kurang atau stunting dalam program Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di Kota Serang.

Kegiatan PMT tersebut merupakan, kegiatan kedua kalinya setelah kemarin dilakukan di Puskesmas Curug. Yang mana pada kegiatan kali ini diberikan langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat, sebagai upaya untuk menekankan kasus stunting di Kota Serang

Dalam wawancara dengan Pj Walikota Serang Yedi Rahmat, ia mengatakan ini gerakan pemberian makanan gizi tambahan bagi penurunan stunting di Kota Serang.

“Jadi kita akan melakukan gerakan intervensi stunting ini di setiap kecamatan. Karena ketika pembagian dilakukan di kecamatan, kita bisa secara langsung memberikan penyuluhan kepada masyarakat”, ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan jumlah PMT yang dilakukan di Kecamatan Taktakan.

“Di Kecamatan Taktakan ini hanya 28 orang yang menerima, ibu hamil dan balita yang mengalami stunting. Mudah-mudahan dengan adanya PMT yang diberikan oleh Pemkot Serang bisa mengurangi tingkat stunting”, harapnya.

Ia juga menuturkan jenis makanan yang ada pada paket PMT yakni, bubur kacang hijau, roti, telur dan naget ayam.

“Kemarin kita membuat sendiri naget bersama-sama dengan ibu-ibu UMKM Kota Serang, Alhamdulillah kita membuat sekitar enam ribu potong dan itu banyak mengandung gizi yang baik karena bahan-bahannya kami yang mengolah”, tuturnya.

Disinggung darimana anggaran yang dipergunakan untuk pemberian makanan gizi tambahan, ia memgatakan itu bersumber dari koperasi UMKM Tegar Beriman Sejahtera yang dimana binaan UMKM pihaknya.

Terakhir terkait angka stunting di Kota Serang Ia menuturkan Kota Serang sendiri sudah melebihi target Nasional sekitar 14%.

“Alhamdulillaah kita sudah melebihi, maka sangat penting bagi kita semuanya untuk sama-sama menekan angka stunting di Kota Serang melalui intervensi pemberian makanan gizi tambahan bagi masyarakat yang beresiko stunting”, tutupnya.

Sharing is Caring

Baca Juga

– Advertorial –

Berita Terpopuler