Kategori
ADVERTORIAL

IKLAN UCAPAN 1 MUHARRAM 1446 H BPKAD KOTSER

Kategori
ADVERTORIAL

Upaya Pemkot Serang Cegah Inflasi Melalui Kegiatan Sembako Murah dan Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

SERANG, (Persepsi.co.id) – Menanggapi kenaikan harga bahan pokok yang berpotensi memicu inflasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bergerak cepat dengan menggelar kegiatan sembako murah di berbagai kecamatan. Salah satu kegiatan tersebut diadakan di halaman Kantor Kecamatan Taktakan pada Rabu (10/7/2024), dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Serang Yedi Rahmat, Pj Ketua TP PKK Kota Serang, dan Kepala Bank BJB KC Banten.

Kegiatan ini bukan hanya untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan pokok, tetapi juga sebagai langkah pencegahan inflasi. “Kami bersama Tim Penggerak TP PKK Pusat mendistribusikan beberapa bahan pokok seperti 1 kilogram telur dan 1 liter minyak goreng dengan harga Rp15.000,” jelas Yedi Rahmat.

Minyak goreng yang didistribusikan berasal dari TP PKK Pusat Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa, sedangkan telur sebanyak 2 ton dan minyak goreng 2.000 liter disumbangkan oleh Bank BJB dan para pengusaha telur di Kota Serang.

Salah satu warga Umbul Kapuk Taktakan, Sumarni, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan ini. “Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama ibu-ibu, karena harga bahan pokok sedang naik,” tuturnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan.

Kepala Bank BJB KC Banten, Ujang Asep, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi antara Bank BJB dan Pemkot Serang bukan hanya bentuk dukungan, tetapi juga komitmen untuk membangun kesejahteraan masyarakat Kota Serang. “Kami siap dan selalu mendukung setiap kegiatan Pemkot Serang yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Upaya Pemkot Serang dalam menanggapi inflasi ini patut diapresiasi. Kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti TP PKK Pusat dan Bank BJB, menunjukkan komitmen Pemkot Serang untuk membantu masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi di wilayahnya. (Advertorial)

Kategori
ADVERTORIAL

PENELITIAN PILKADA SERENTAK 2024 KPU KOTA TANGERANG

Kategori
ADVERTORIAL

Baik Untuk Tumbuh Kembang Anak, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

Serang,(persepsi.co.id)Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengajak masyarakat untuk gemar memakan ikan. Pasalnya, ikan memiliki banyak nutrisi dan omega 3 yang baik untuk tumbuh kembang anak.

“Kita mendorong agar masyarakat dapat gemar memakan ikan, dan ini juga sebagai sebuah langkah memasyarakatkan makan ikan,” ungkap Al Muktabar usai panen ikan nila merah pada bioflok yang ada di halaman Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (5/7/2024).

Dikatakan, dengan memiliki banyak nuttisi dan omega 3, ikan juga dapat membantu dalam memberikan gizi yang baik untuk anak-anak stunting.

“Ikan dapat dikelola dengan macam-macam, mulai dari di bakar, goreng maupun bisa dijadikan sebagai abon. Bahkan PKK Provinsi Banten telah membuat abon ikan dalam rangka upaya penanganan stunting,” katanya.

Selanjutnya, Al Muktabar juga menyampaikan Provinsi Banten menjadi satu daerah yang memiliki potensi besar penghasil ikan, sehingga diharapkan potensi tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Terutama dalam tumbuh kembang anak.

“Banten sangat potensial sebagai daerah penghasil ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar,” imbuhnya.

Sementara, Pj Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar menyampaikan pihaknya memiliki sebuah program untuk mendukung gemar makan ikan, lantaran ikan dinilai memiliki banyak kandungan nutrisi dan omega 3 yang baik dalam perkembangan anak.

“Untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, ayo kita berikan anak dengan olahan ikan yang bernutrisi dan penuh dengan omega 3,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Tine juga mengajak masyarakat untuk dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk dapat membudidayakan ikan, baik menggunakan sistem bioflok maupun lainnya.

“Sebetulnya PKK telah menginisiasi budidaya ikan menggunakan drum. Jadi tidak hanya menggunakan bioflok yang besar saja. Tapi bisa menggunakan drum. Itu sudah dilakukan sejak 2023 lalu,” pungkasnya.(ADV Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Prov Banten)

Kategori
ADVERTORIAL

DKP Provinsi Banten Optimis 220 Ribu Ton Ikan Tangkap dan Budidaya

Banten,(persepsi.co.id)– Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten saat ini tengah mengenjot hasil tangkap ikan para nelayan di Provinsi Banten.

Kepala DKP Provinsi Banten Eli Susiyanti  mengatakan, di tahun 2024 ini pihaknya menargetkan produksi sebanyak 220 ribu ton ikan tangkap dan budidaya. Target tersebut optimis tercapai dengan kondisi iklim yang cukup baik untuk tangkap dan budidaya ikan.

“Alhamdulillah kondisi iklim di 2024 cukup baik dan diyakini akan sangat berpengaruh terhadap tangkap dan budidaya di 2024. Insya Allah target tangkap dan budidaya 220 ribu ton ikan dapat tercapai,” ujar Eli Susiyanti, berapa waktu lalu.

Eli mengatakan, dalam mengenjot target itu maka pihaknya di tahun 2024 ini memiliki beberapa program unggulan yang berfokus pada peningkatan produktifitas nelayan yaitu membangun sarana dan prasarana.

Program tersebut, seperti bantuan alat tangkap kepada nelayan, termasuk dengan bantuan benih unggul kepada pembudidaya ikan.

“Iya bantuan jenisnya bantuan alat tangkap, dan benih unggul.

Selain itu untuk meningkatkan produktifitas dari para nelayan, pihaknya juga ingin hasil budidaya ikan para nelayan di Banten dapat bernilai ekonomis tinggi sehingga bisa membantu meningkatkan perekonomian para nelayan itu sendiri.

Maka dari itu, DKP Banten melakukan diversifikasi kepada para Unit Pengolah Ikan (UPI).

Eli menuturkan, tahun 2023 produksi tangkap dan budidaya ikan hanya mencapai sekitar 190 ribu ton. Capaian tersebut nyatanya masih belum memenuhi target yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem.

“Kendala karena cuaca ekstrim mengakibatkan, para nelayan tidak bisa melaut, dan lainnya karena sarana dan prasaran yang kurang memadai,” Ujarnya.(Adv)

Kategori
ADVERTORIAL

IKLAN UCAPAN TAHUN BARU ISLAM 1446 H DPRD PROV BANTEN

Kategori
ADVERTORIAL

IKLAN UCAPAN 1 MUHARRAM 1446 H DPUPR KOTSER

Kategori
ADVERTORIAL

IKLAN UCAPAN SELAMAT HARI BHAYANGKARA KE 78 DPRD PROVINSI BANTEN

Kategori
ADVERTORIAL

IKLAN UCAPAN SELAMAT HARI BHAYANGKARA KE- 78 DPUPR KOTSER

Kategori
ADVERTORIAL

Provinsi Banten Akan Merealisasikan Pembangunan Infrastruktur Penunjang Hunian Tetap Bagi Korban Bencana Alam

Banten,(persepsi.co.id)- Pemerintah Provinsi Banten memastikan akan merealisasikan pembangunan relokasi rumah bagi korban bencana Pergerakan Tanah yang terjadi di kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang beberapa waktu yang lalu.

Bantuan ini di kucurkan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Banten, saat ini, DPRKP telah melakukan Survey pembangunan infrastruktur penunjang hunian tetap korban bencana pergerakan tanah tersebut.

Rachmat Rogianto, ST. MT, Kepala Dinas PRKP Provinsi Banten mengatakan, untuk perumahan warga, DPRKP dapat membangun rumah tahan gempa teknologi Risha (rumah instan sederhana sehat) yang keandalannya terhadap guncangan gempa telah teruji.

“tekhnologi Risha ini sudah tidak di ragukan lagi, karena ini sudah dibuktikan di beberapa daerah yang rentan terhadap gempa dan pergeseran tanah, semuanya berhasil dengan baik,” kata Rachmat Rogianto, ST. MT, Kepala Dinas PRKP Provinsi Banten kepada wartawan.

Rumah Risha merupakan rumah sistem modular yang terdiri dari panel beton dengan ukuran standar yang dirakit menggunakan baut-mur sebagai struktur utama rumah.

Untuk dinding bisa menggunakan batu bata atau kayu dan atap rangka baja ringan termasuk menggunakan material dari rumah yang rusak sebelumnya.

“Teknologi Rumah Risha dapat disosialisasikan dan diterapkan ke seluruh daerah, serta menjadi standar pembangunan rumah tinggal sehingga keamanan masyarakat dapat terjamin ketika terjadi gempa,” ujarnya.

Rachmat Rogianto juga mengatakan, Pemprov Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman secara bertahap menyelesaikan pembangunan Hunian dan akan segera diserahkan demi mewujudkan rumah bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah , Rumah termasuk kebutuhan pokok di dalam urutan prioritas kebutuhan manusia/ masyarakat.

“Perhatian serius dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan semua elemen masyarakat yang tergerak bersama-sama membantu korban pasca bencana merupakan kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan pasca bencana,”Paparnya.

Rahmad Rogianto berharap, koordinasi antar instansi dalam penanganan bencana terus ditingkatkan dalam rangka pemulihan pasca bencana agar insfratruktur berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

“Sebagai warga Banten, tentu harus bersyukur dan berterimakasih atas perhatian pemerintah,” tuturnya.

Intinya, kata Rachmat Rogianto, bantuan berupa pembangunan infrastruktur penunjang hunian tetap korban bencana pergerakan tanah yang akan di berikan pemerintah di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Banten kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.

“kita bersyukur bisa membantu masyarakat dan hasil dan manfaatnya bisa langsung dirasakan,” pungkasnya. (Adv)