Kategori
INTERNASIONAL

Audiensi PWI, Wakil Presiden Universitas Gangneung Yeongdong Harapkan Kerjasama Pendidikan dengan Indonesia 

GANGNEUNG, KORSEL (persepsi.co.id) – Wakil President urusan luar negeri Universitas Gangneung Yeongdong Park Yong Seng berharap adanya kerjasama yang baik di bidang pendidikan dengan Indonesia. Hal tersebut diubgkapkannya menyusul belum adanya mahasiswa Indonesia yang berkuliah di kampus Gangneung Yeongdong.

“Kami berharap Anda menikmati kunjungan dan perjalanan selama di Gangneung, dan semoga nantinya akan ada kerjasama yang baik dengan Indonesia,”ujar Park Yong Seng saat menerima audiensi utusan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)Pusat di aula rektorat universitas setempat, Senin (25/06).

Park Yong Seng juga mengucapkan terimakasih atas kunjungan pengurus PWI ke universitas mereka.

Park Yong Seng menjelaskan bahwa Universitas Gangneung Yeongdong merupakan universitas bersejarah yang berdiri sejak tahun 1963 dengan awal hanya membuka jurusan keperawatan. Saat ini jurusan pendidikan sudah semakin banyak dan mereka sekarang lagi mengembangkan jurusan pariwisata. “ Kami sedang mengembangkan jurusan pariwisata dan mendatangkan mahasiswa dari Vietnam,”katanya.

Wakil Presiden Universitas Gangneung Yeongdong Beliau bernama Jeong Ae-ran Pak menambahkan jika saat ini dari 700 mahasiswa asing yang berkuliah di universitasnya,90 persen di antaranya memang berasal dari Vietnam. Karena itu, mereka berharap ada penambahan minat berkuliah di kampus mereka dari negara lainnya, termasuk Indonesia. “Dan untuk berkuliah di sini mahasiswa asing baru harus mengikuti mata kuliah Bahasa Korea terlebih dahulu selama dua tahun baru nanti mereka bisa mengikuti perkuliahan lainnya yang kata pengantar kuliahnya berbahasa Korea,” katanya.

Sementara Agus Sudibyo, ketua rombongan utusan PWI yang sekaligus Ketua Dewan Pakar PWI mengaku bersyukur pihaknya bisa berkunjung ke Universitas Gangneung Yeongdong dan ia jug berharap nantinya ada warga Indonesia yang bisa berkuliah di kampus tersebut. “Kami bersyukur bisa bertemu dengan pihak universitas, apalagi kami tau Universitas Gangneung Yeongdong merupakan universitas yang sangat maju di Asia Pasifik terutama jurusan tekniknya.”

Karena itu, kata Agus, ia berharap akan ada warga Indonesia yang berkuliah di universitas tersebut, terutama dari jalur bea siswa. “Tadi Bapak menyebutkan banyak masiswa asing dari Vietnam yang berkuliah di sini, mudah-mudahan nanti akan ada mahasiswa dari Indonesia juga. Kami berharap ada peluang bagi putra putri Indonesia untuk mendapatkan beasiswa,”katanya.

 

Agus juga memperkenalkan 11 utusan PWI yang datang merupakan para wartawan senior yang berasal dari berbagai daerah. “Semoga nanti kerjasama yang terjalin akan semakin konkrit,”kata Agus.

Dalam kunjungan tersebut, para pengurus PWI diajak untuk meninjau teknologi yang dimiliki dan diterapkan di kampus mereka. Di Gedung Divisi Ilmu Fisika, mereka menunjukkan ilmu dan teknologi yang diterapkan khususnya di Departemen Perkembangan dan Seni Menunggang Kuda. Sementara di Divisi Ilmu Kesehatan, mereka mengajak para pengurus PWI untuk melihat teknologi terapi pengobatan orang cacat di Departemen

Terapi Fisik, dan di Divisi Seni dan Olahraga mereka mengajak meninjau

teknologi akurasi pengukuran permainan golf. (*)

Kategori
INTERNASIONAL

Momentum Kebahagiaan dan Koneksi Spiritual: Cerita dari Haji 2024 dengan Gaido Travel

Mekah, (persepsi.co.id) – Pada Rabu, 13 Dzulhijah 1445, setelah menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji, Gaido Travel mengadakan acara silaturahim di Hotel Paradise Nice, Makkah. Acara ini meliputi penjelasan teknis mengenai program ziarah ke Madinah yang akan dilakukan pada Kamis, 20 Juni 2024 atau 14 Dzulhijah 1445 H. Ustadz Abdul Jabar memberikan tausiah mengenai filosofi dan hikmah haji. Hari ini juga bertepatan dengan ulang tahun ibu Dianna Lilia Sudiatingsih, salah satu jemaah yang berhaji bersama suaminya, Prof. Akmaluddin Sauki, Wakil Rektor Universitas Mataram. (19/6/2024)

 

M. Hasan Gaido menyampaikan rasa syukurnya karena semua jemaah dalam keadaan sehat dan bahagia setelah menyelesaikan ibadah haji, termasuk tawaf wada. Besoknya, rombongan jemaah akan berangkat ke Madinah untuk beribadah dan berziarah. Gaido Travel juga meminta beberapa jemaah untuk memberikan testimoni langsung mengenai layanan haji mereka untuk meningkatkan pelayanan di masa depan.

 

“Saya merasa sangat bersyukur melihat semua jemaah dalam keadaan sehat dan bahagia setelah menyelesaikan ibadah haji, termasuk tawaf wada hari ini. Besoknya, kami akan berangkat ke Madinah untuk melanjutkan ibadah dan berziarah. Kami juga meminta beberapa jemaah untuk memberikan testimoni langsung mengenai pengalaman mereka dengan layanan haji kami, agar kami dapat terus meningkatkan pelayanan di masa depan.” Ucap M. Hasan.

 

Perwakilan jemaah, Pak H Eris Ariaman, mengungkapkan kepuasannya atas pelayanan Gaido Travel yang profesional, terutama dalam mengatasi berbagai tantangan selama perjalanan haji.

 

“Saya merasa sangat puas dengan pelayanan yang profesional dari Gaido Travel. Mereka sangat terampil dalam mengatasi berbagai tantangan selama perjalanan haji kami.”

 

Ditempat yang sama, Ibu Hj Sami Somo, yang menggunakan kursi roda, merasa bersyukur atas kemudahan yang diberikan Allah dalam menjalani ibadah haji dengan Gaido Travel.

 

“Ibu Hj Sami Somo, yang saya dampingi dan menggunakan kursi roda, sungguh bersyukur atas kemudahan yang diberikan Allah melalui Gaido Travel dalam menjalani ibadah haji.”

 

Selain itu, Ibu Rini Trisnawati, setelah awalnya takut karena berita menakutkan mengenai haji, merasa sangat senang dengan pengalaman berbeda yang dia dapatkan dengan Gaido Travel.

 

 

“Saya juga mengenal Ibu Rini Trisnawati, yang awalnya cemas karena berita menakutkan tentang haji, namun sangat gembira dengan pengalaman yang luar biasa yang kami semua dapatkan bersama Gaido Travel.”

 

Peserta lainnya, seperti Ibu Hj Sri Qomariah, merasa bangga karena mendapat perhatian dan bantuan dari seluruh jemaah Gaido Travel, meskipun awalnya merasa minder karena berasal dari kampung.

 

“Buat saya kegiatan haji degan Gaido Travel seperti perjalanan khusus buat saya karena begitu banyak mendapatkan perhatian, ilmu dan wawasan yang sangat banyak sehingga perjalan haji sekaligus perjalan spiritual buat kami. Saya bangga bisa ikut haji dengan gaido travel,” ucapnya.

 

Acara dilanjutkan dengan pemilihan dan pengukuhan pengurus Alumni Haji 2024/1445, yang dipimpin oleh Ketua Haji Teguh Prasatya. Ini merupakan langkah untuk terus menghubungkan kebaikan yang diperoleh melalui haji dengan pengabdian di lingkungan masing-masing.

Kategori
INTERNASIONAL

Perusahaan Gaido Grup Sajikan Makan dan Minum Jamaah Haji di MAKKAH 

MAKKAH, (persepsi.co.id) – Perusahaan Travel Haji dan Umroh Gaido Grup mengadakan program sedekah makan dan minum sekitar Masjid Jami Zahir kepada semua jamaah haji dari berbagai negara. Jumat, 8 Julhizah 1445 H

 

Hasan Gaido mengatakan, setiap calon jamaah haji mengharapkan haji yang mabrur. Dan haji yang mabrur tidak ada balasan kecuali Surga, kemudian tidak ada yang tahu siapa yang mendapat haji yang mabrur.

 

“Tetapi dibalik itu, kita bisa tahu, tanda – tanda haji yang mabrur. Salah satunya suka memberikan makan terhadap sesama,” ungkap Hasan Gaido.

 

Gaido travel memiliki program bersama jamaah haji, yaitu membagikan makanan dan minuman di Makkah sebagai ungkapan rasa syukur kepala Allah SWT.

 

“Selain itu juga meningkatkan amal kebaikan kegiatan ini juga sesuai dengan program Gaido connected haji mabrur terkoneksi dengan kebaikan,” katanya. (*/Yudhi)

Kategori
INTERNASIONAL

Eratkan Tali Kebangsaan, PCINU Jerman Adakan Halal Bi Halal di Hamburg

JERMAN, (Persepsi.co.id) –  Sabtu 11 Mai 2024 di KJRI Hamburg menjadi satu momentum indah bagi para Nahdliyyin di Jerman, khususnya di Hamburg dan warga masyrakat Jerman Utara. Moment Halal bi Halal yang dikombinasikan dengan Silaturahmi Kebangsaan.

Acara dihadiri setidaknya 150 peserta, terdiri dari 125 Dewasa dan 25 anak-anak, peserta datang dari berbagai penjuru Kota di Jerman, dari München, Frankfurt, Essen, Aachen, Berlin, Bremen, Hannover, Göttingen, Osnabrück, Düsseldorf dll.

Jam 11:00 pagi para tetamu berdatangan melakukan registrasi, acara dimulai tepat pukul 11:45 dengan pembukaan oleh MC dan pembacaan ayat suci al-qur’an oleh Izzi Ahmad Affandi & mbak Esty membacakan dan terjemah Indonesia dan Jerman. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya & Yalal Wathon, dimana setiap peserta berdiri menyanyi mengikuti Teh Riri sebagai Dirigent.

Rangkaian sambutan dimulai dengan laporan kegiatan dari Ketua pelaksana Dzikri Nurhabibi (Ketua Majelis NU Hamburg) menyampaikan bahwa Acara ini adalah agenda tahunan yg sudah diselanggarakan tahun lalu di Frankfurt satu Abad NU dan tahun ini Alhamdulillah Hamburg menjadi tuan rumah.

Adapun tema acara halal bihalal hari ini, selain halal bihalal untuk warga NU yg ada di jerman juga tentang Silaturhami kebangsaan untuk diaspora yg ada di Jerman. Selanjutnya Gus Miftah el Azmi (Wakil ketua Tanfidziyah PCINU Jerman),

Dalam sambutannya, mengucapkan Selamat Idul Fitri dan menyampaikan Permohonan Maaf lahir dan bathin dari Seluruh Pengurus, beliau juga memperkenalkan NU Jerman, Strategi Dakwah NU di Jerman dan dan rencana pembangunan NU Center di Jerman.

Sambutan berikutnya disampaikan Atase Kepolisian KBRI Berlin, Bapak Shinto Silitonga menekankan betapa Pentingnya bermasyarakat dan bernegara dan juga menjaga kerukunan antar warga negara Indonesia yg ada di Jerman, serta menyinggung isu Sara yang satu bulan lalu beredar terbuka di media sosial.

Rangkaian sambutan diakhiri oleh Tuan Rumah Ibu Renata Siagian, Ibu Konsulat Jendral Republik Indonesia di Hamburg. Beliau sangat senang dengan agenda yang diadakan yaitu halal bihalal yg bertemakan Silaturahmi Kebangsaan. Dimana hal ini juga bisa dihadiri oleh ormas ormas dan diaspora yg ada di wilayah Jerman dan khususnya wilayah sekitar Hamburg. Ini adalah bukti konkret pengimplementasian sila sila yang ada di dalam pancasila kedalam kehidupan sehari hari.

Sebagai acara inti siang hari yang cerah ini yaitu Pembacaan Maulid Simtudduror dipimpin oleh Habib Husein Al Kaaf dan prosesi akad-nikah Warga-Hamburg (Indonesia dan Jerman) yang menjadi program layanan masyarakat NU Jerman.

Diawali Khutbah nikah yg disampaikan Bapak KH. Saeful Fatah yang menjelaskan ilmu Tauhid, kewat dalil akal dan dalil Wahyu diterjemahkan dalam bahasa Jerman agar para tetamu Jerman juga ikut memahami. Prosesi Akad Nikah dari mulai pemberian naibul wali lewat Ayah dari Mempelai wanita lewat Zoom, Akad-Nikah mempelai lali-laki berjalan lancar.

Diakhiri dengan pengantaran Mempelai lelaki menujut kepada mempelai wanita diuribgi Shalawatan dan Terbangan Rebana-Marawis team Hadrah PCINU Jerman, suasana memjadi menarik ketika pengantin laki-laki diajak berputar dan menari memperlambat perjumpaannya dengan sang istri, suasana riang terasa seperti pernikahan dikampung di Tanah Air.

Setelah Istirahat, Sholat dan makan siang, acara dilanjutkan dengan perkenalan PCINU Jerman dan Tanya Jawab. Diawali Mauidhah Hasanah oleh Rois Syuriyah NU Jerman dilanjutkan perkenalan majelis NU Hamburg yang berniat akan kembali mengaktivkan pengajian rutin bulanan.

Salah satu usulan baik yang kami terima dari warga Hamburg, agar NU Jerman memanfaatkan momentum 3 Oktober, hari persatuan Jerman dengan kegiatan Sosial melibatkan setiap element lintas Agama/Etnik dan budaya Indonesia di Jerman.

Kategori
INTERNASIONAL

Drama Elektabilitas Menuju Ending Pilpres

 

Catatan: Firdaus, Ketua Umum SMSI

 

(persepsi.co.id) – DARI pilpres ke pilpres di era pemilihan langsung, lembaga survei menjadi aktor utama dalam mengukur elektabilitas calon presiden. LSI Denny JA, Indo Barometer, Charta Politika, dan CSIS menjadi pemeran kunci, membuat peta popularitas calon presiden.

 

Mulai survei 2018, kita melihat drama elektabilitas. Capres dari berbagai partai mencoba membikin jejak, namun Joko Widodo dan Prabowo Subianto menjadi bintang utama. Pada pertengahan 2018, Jokowi menjadi capres dengan elektabilitas tertinggi, halnya Prabowo terus mengejar. Persaingan ketat antara keduanya benar-benar membuat penonton tegang.

 

Kedua kandidat menunjukkan ketahanan yang kuat di mata publik, mewakili kelompok pendukung yang solid.

Saat mendekati Pilpres 2019, survei-survei terus memantau dinamika politik. Hasilnya, Prabowo Subianto mampu meraih keunggulan pada beberapa survei terakhir menjelang pemilihan. Ini mengejutkan banyak pihak, dan mendorong analisis mendalam tentang pergeseran preferensi pemilih.

 

Tetapi, pada hari pemilihan, Joko Widodo keluar sebagai pemenang, menegaskan keakuratan atau ketidakakuratan survei. Analisis lembaga survei menyatakan bahwa hasil yang tidak sesuai dengan prediksi mereka disebabkan oleh faktor-faktor dinamis dalam keputusan pemilih, termasuk isu-isu politik mendalam dan perubahan opini dalam hitungan hari terakhir.

 

Catatan analisis lembaga survei menggambarkan tantangan yang dihadapi dalam mengukur opini publik yang seringkali berubah-ubah. Faktor-faktor luar, seperti peristiwa politik mendadak dan isu-isu kontroversial, dapat menggeser persepsi pemilih secara signifikan.

 

Meskipun terdapat ketidakakuratan dalam beberapa survei, peran lembaga survei tetap vital dalam membantu memahami dinamika pemilihan. Seiring berjalannya waktu, lembaga survei terus meningkatkan metodologi mereka untuk mencapai tingkat akurasi yang lebih baik. Perjalanan politik pra dan pasca Pilpres 2019 memberikan wawasan berharga bagi dunia survei dan analisis politik di Indonesia.

 

Pada pra Pilpres 2019, berbagai lembaga survei menyajikan data yang mencerminkan elektabilitas calon presiden. Menurut hasil survei dari LSI Denny JA, Joko Widodo mendominasi dengan rata-rata elektabilitas sekitar 55%, sedangkan Prabowo Subianto memperoleh sekitar 45%. Sementara itu, Indo Barometer mencatat perbedaan tipis, dengan Joko Widodo sekitar 52% dan Prabowo Subianto sekitar 48%.

 

Dalam hal ketepatan, LSI Denny JA terbukti lebih mendekati kebenaran dibandingkan lembaga survei lainnya. Meskipun, secara umum, seluruh lembaga survei memberikan gambaran yang relatif akurat tentang dinamika elektabilitas.

 

Jika kerja-kerja lembaga survei pada 2019 diproyeksikan ke Pilpres 2024, perlu mempertimbangkan perubahan dinamika politik dan faktor-faktor baru yang mungkin muncul. Kondisi politik, isu-isu terkini, dan perubahan preferensi pemilih dapat memberikan tantangan baru.

 

Dalam menghadapi Pilpres 2024, lembaga survei perlu terus memperbaiki metodologi mereka, mengintegrasikan teknologi terkini, dan memperhitungkan faktor-faktor non-tradisional yang dapat memengaruhi hasil survei. Analisis mendalam terhadap dinamika pemilihan seiring berjalannya waktu juga menjadi kunci dalam menghasilkan proyeksi yang lebih akurat.

 

Dengan mengambil pelajaran dari Pilpres 2019, lembaga survei diharapkan dapat meningkatkan keakuratan proyeksinya dan memberikan kontribusi yang lebih berharga dalam membantu pemahaman opini publik menjelang Pilpres 2024.

 

Temuan survei LSI Denny JA periode 17 – 23 Desember 2023, Prabowo-Gibran berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 43,3 persen, posisi kedua Anies-Muhaimin 25,3 persen, dan ketiga Ganjar-Mahfud 22,9 persen. Sebagaimana perkembangan terkini hasil survei lembaga survei lainnya, prediksi bakal pemenang pilpres kali ini sudah ada dalam hitungan banyak orang.

Tapi itu memang sebatas rekaan di atas kertas saja. Prediksi hasil pemilihan bergantung pada kondisi politik dan respon pemilih di momen itu. Untuk prediksi yang akurat, kita tunggu hasil analisis terbaru dari lembaga survei terpercaya. #

Kategori
INTERNASIONAL

Taruna Akpol Polri Raih Juara Dalam Kompetisi Esai Internasional

 

(persepsi.co.id) – Brigadir Taruna Akpol Helena Fiorentina meraih juara dalam kompetisi esai The 10th session of the UNCAC Conference of the States Parties (CoSP10) di USA pada 11-15 Desember 2023.

 

Brigadir Taruna Helena Fiorentina merupakan satu-satunya taruna Indonesia pada kegiatan tersebut yang menegaskan peran anak muda melawan aksi korupsi. Dia juga memaparkan bagaimana orang dewasa bahkan penegak hukum dapat mendukung anak muda dengan memberikan ruang atau kesempatan yang aman bagi anak muda untuk menyuarakan aspirasinya.

 

Annika Whytes selaku Penasihat Anti-Korupsi Regional Asia Tenggara dan Pasifik UNODC berharap, anak-anak muda di seluruh dunia akan terinspirasi oleh para taruna Akpol seperti Helena. Dalam kompetisi ini, anak-anak muda sudah memperhatikan fenomena korupsi yang terjadi bahkan berani menyatakan dengan tegas untuk bersama melawan korupsi.

 

“Tak luput peran serta taruna di masa depan yang akan menjadi pemimpin bangsa yang tentu kan menjadi figur bagi orang lain di lingkungannya,” ungkapnya, Kamis (14/12/23).

 

Helena menjadi juara satu dalam kompetisi esai tersebut. Selain dia, tiga juara lainnya, yakni Taruna akademi kepolisian Vietnam, Le Thi Cam Van, Taruna akademi kepolisian Thailand, Jiramet Sungkeetanon, dan Taruna akademi kepolisian Filipina, Marc Joseph L. Vitto.

 

United Nations Convention Against Corruption di Atlanta, USA tersebut merupakan kompetisi esai yang melibatkan taruna dari Southeast Asian countries. Kompetisi esai ini membahas tentang masalah korupsi di Indonesia dan bagaimana cara memitigasinya. Para peserta terdiri dari perwakilan Filipina, Thailand, dan Vietnam.

 

Dalam kompetisi tersebut, Brigadir Taruna Helena mengambil tema tentang masalah-masalah korupsi yang krusial yang terjadi di Indonesia, dampaknya bagi masyarakat Indonesia, dan apa yang kita bisa lakukan sebagai Taruna Akademi Kepolisian untuk mencegah adanya korupsi di Indonesia.

 

“Motivasi saya dalam mengikuti lomba ini adalah saya ingin meningkatkan kemampuan saya dalam berbahasa Inggris,” jelasnya.

 

Menurut Brigadir Taruna Helena, dirinya juga menjadi salah satu pembicara di acara Youth Changemaker Event yang akan diadakan di Atlanta. Sebuah prestasi itu diharapkan juga dapat mendukung Akpol menuju World Class Police Academy.

 

Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menambahkan, prestasi Brigadir Taruna Helena tersebut mengharumkan nama Korps Bhayangkara dan Indonesia. Hal itu diharapkan dapat dicontoh oleh Taruna Akpol dan anggota Polri lainnya.

 

“Sebagaimana arahan Bapak Kapolri bahwa seluruh jajaran harus semakin meningkatkan kualitas dan berinovasi untuk mengembangkan bakat serta potensi, bahkan mengharumkan nama institusi dan bangsa Indonesia,” ungkap Kadiv Humas.

 

Menurut Kadiv Humas, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit pun telah berpesan bahwa institusi akan memberikan penghargaan yang setimpal bagi Taruna Akpol dan anggota Polri yang berprestasi. Dengan demikian, semua akan termotivasi untuk berlomba-lomba mencetak prestasi.

 

Sebagaimana diketahui, Jenderal Sigit selalu memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Taruna Akpol dan seluruh personel Polri yang telah meraih prestasi.

 

“Tentunya Polri dan saya selaku Kapolri mewakili institusi memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Taruna dan anggota yang telah berprestasi luar biasa,” ujar Jenderal Sigit.

 

Jenderal Sigit menekankan, torehan prestasi ini dapat menjadi contoh bagi seluruh personel kepolisian untuk memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugasnya, baik dalam kedinasan maupun bidang-bidang lainnya di luar kedinasan.

 

“Tentunya kita terus mendorong agar rekan-rekan, khususnya yang ikut di dalam bidang Akademis dan olahraga atau bidang lainnya untuk terus berlatih. Dan kita intitusi akan memberikan ruang untuk itu. Sehingga mereka bisa betul-betul fokus dan termotivasi,” ujar Jenderal Sigit.

Kategori
INTERNASIONAL

Sabet The Winner of OGP Award 2023 Se-Asia Pasifik di Estonia, BPHN Kemenkumham Harumkan Indonesia di Mata Dunia

JAKARTA, (Persepsi.co.id) – Kiprah nyata Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan akses keadilan bagi individu dan kelompok rentan mendapatkan pengakuan gemilang di panggung internasional. Melalui program “Perluasan Bantuan Hukum bagi Individu dan Kelompok Rentan di Indonesia” yang dijalankan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Indonesia meraih penghargaan prestisius dalam Open Government Partnership (OGP) Awards 2023, Rabu (06/09/2023).

Program ini berhasil menyisihkan 8 nominasi program dari negara regional Asia Pasifik lainnya. Sekaligus, hal ini menegaskan posisi Indonesia dalam mendorong transparansi dan keterbukaan pemerintahan yang berpihak pada kelompok masyarakat kecil dan rentan.

“Program Bantuan Hukum adalah bentuk komitmen dari Pemerintah melalui BPHN dalam memperluas ‘access to justice’, terutama pada individu dan kelompok rentan di Indonesia,” ungkap Kepala BPHN Widodo Ekatjahjana ketika menerima penghargaan tersebut dalam acara puncak OGP Summit 2023 yang digelar di Tallin, ibu kota Estonia.

Widodo mengungkapkan, dalam upayanya mewujudkan akses keadilan bagi kelompok masyarakat rentan, Pemerintah melalui BPHN telah melakukan berbagai langkah strategis. Tercatat sebanyak 619 Pemberi Bantuan Hukum (PBH) telah terverifikasi dan terakreditasi oleh BPHN untuk periode 2022-2024. Kemudian, lebih dari 6.200 advokat dan 5.700 paralegal tergabung dalam PBH terakreditasi, membentuk jaringan yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

Salah satu contoh menarik adalah kisah Tajudin, seorang penjual cobek di Tangerang Selatan. Dia telah mengalami penahanan selama 9 bulan tanpa bukti yang kuat. Menggambarkan betapa sulitnya mencari keadilan bagi mereka yang berada di bawah garis kemiskinan. Kasus seperti Tajudin menjadi sorotan yang memperlihatkan pentingnya program bantuan hukum dari pemerintah dalam memperjuangkan keadilan sosial.

Selama tahun 2022, jumlah penerima bantuan hukum litigasi sebanyak 9.389 orang. Dari total tersebut, sebanyak 2.737 orang penerimanya adalah berjenis kelamin perempuan, 521 orang menerima bantuan hukum litigasi pidana anak dan sebanyak 10 orang merupakan penerima bantuan hukum disabilitas.

“Total anggaran program bantuan hukum yang disiapkan pemerintah pada tahun ini sebesar Rp 56,3 miliar. Diharapkan anggaran ini dapat tersalurkan lebih luas, dan merangkul berbagai individu maupun kelompok rentan yang sering kali kesulitan mendapatkan akses keadilan,” ujar Widodo.

Sebagai informasi, Open Government Partnership (OGP) merupakan inisiatif global yang digagas oleh Indonesia dan tujuh negara lainnya untuk mendorong terwujudnya nilai-nilai keterbukaan pemerintah, yakni pemerintahan yang transparan, partisipatif, akuntabel, dan inklusif. Sejak didirikan pada tahun 2011, telah terdapat 76 negara yang tergabung sebagai anggota OGP, yang mengarusutamakan keterbukaan pemerintah secara kolaboratif melalui proses “ko-kreasi” dengan masyarakat sipil.

Pada tahun 2022, Kementerian Hukum dan HAM dengan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keterbukaan Pemerintah di Sektor Akses terhadap Keadilan, yang terdiri dari IJRS, PBHI, Asosiasi LBH APIK Indonesia dan YLBHI, melakukan ko-kreasi guna menghadirkan manfaat bantuan hukum yang lebih luas berlandaskan kondisi dan kebutuhan hukum di lapangan dengan penyelenggaraan Survei Kebutuhan Hukum bagi Kelompok Rentan.

Melalui survei tersebut, hadir sejumlah rekomendasi untuk menghadirkan penyelenggaraan bantuan hukum yang lebih inklusif, antara lain revisi Undang-Undang Bantuan Hukum, peningkatan jumlah anggaran bantuan hukum serta implementasi standar layanan bantuan hukum yang lebih luas.

Penghargaan ini bukan hanya sebuah capaian, melainkan pula tonggak bersejarah dalam perjuangan menuju keadilan yang merata bagi seluruh warga negara. Dengan adanya program “Perluasan Bantuan Hukum bagi Individu dan Kelompok Rentan di Indonesia”, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sistem hukum yang lebih inklusif dan adil bagi mereka yang membutuhkan. Dalam upaya ini, Indonesia tidak hanya meraih penghargaan, tetapi juga mengukuhkan peranannya dalam mewujudkan masyarakat yang lebih berkeadilan.

Kategori
INTERNASIONAL

Skenario Menghentikan Perang Rusia-Ukraina

Oleh Yuddy Chrisnandi*

Kabar jatuhnya pesawat di wilayah Rusia yang menewaskan pimpinan The Wagner Group,Yevgeni Prigozhin, sekutu Presiden Rusia pada 24 Agustus 2023 seakan menjadi hadiah ulang tahun kemerdekaan Ukraina yang ke-32 . Pasalnya, Prigozhin dengan tentara bayarannya adalah motor utama perang Rusia di Ukraina yang telah berlangsung lebih dari 18 bulan sejak serangan Rusia ke ibukota Kyiv 24 Februari 2022.

Rencana Vladimyr Putin yang ingin menaklukkan Ukraina dalam sepekan menjadi kenyataan buruk yang panjang bagi Rusia. Sebaliknya bagi Ukraina, berkonfrontasi melawan Rusia dimaklumkan sebagai takdir sejarah sejak abad ke-10 yang diawali dengan invasi penaklukan Kyiv oleh pangeran Oleg pewaris tahta pertama dinasti Kekaisaran Rusia, Ryurik.

Jatuh bangun Kyivan-Rus berlangsung lebih dari sepuluh abad, tidak membuat bangsa Ukraina menyerah hingga merdeka lepas dari Federasi Uni Soviet 24 Agustus 1991.

Kecaman masyarakat dunia yang cinta damai terhadap agresi Rusia ke wilayah kedaulatan Ukraina tidak menyurutkan Presiden Putin menarik pasukannya. Ditekan 141 Negara anggota PBB di sidang Majelis Umum PBB tanggal 2 Maret 2022, juga tidak membuatnya bergeming dengan dikeluarkannya Rusia dari keanggotaan Dewan HAM PBB 7 April 2022 (93 negara setuju diberhentikan).

Bahkan 18 Maret 2023 International Criminal Court yang bermarkas di Denhaag telah menetapkan Presiden
Rusia, Vladimyr Putin sebagai penjahat perang yang dituduh telah menyebabkan kematian rakyat sipil dan deportasi paksa anak-anak Ukraina ke Rusia.

Konsekuensinya, Presiden Putin tidak bisa melakukan perjalanan luar negeri ke negara-negara anggota ICC. Semua itu, tidak menghentikan Rusia terus memerangi Ukraina.

Meluasnya perang ke wilayah Rusia ditandai dengan counter offensive yang dilakukan Ukraina untuk merebut kembali wilayah-wilayah yang diduduki militer Rusia seperti Bakhmut, Donets, Kherson, Zhaporozhia, Crimea, dan telah melewati perbatasan Rusia.

Serangan Drone Ukraina telah berhasil menembus pertahanan ibukota Moscow berkali-kali, meruntuhkan moral kedigdayaan militer Rusia. Sementara itu pasokan senjata-senjata mutakhir dari Amerika serikat-NATO, dan negara-negara yang pro-Ukraina belum membuat Rusia berhitung ulang untuk berdamai.

Andalan rusia adalah tembakan-tembakan misil-rudah jarak jauh yang menghancurkan namun rendah akurasi target sasaran, dan akibatnya lebih banyak menyasar fasilitas sipil dibandinghkan target militer.

Dengan bantuan persenjataan senilai US$ 40,4 milyar dari Amerika Serikat dan Euro 70 milyar dari Masyarakat Ekonomi Eropa, persenjataan yang saat ini dimiliki militer Ukraina jauh lebih modern teknologinya dibandingkan persenjataan militer Rusia yang minim bantuan. Itulah mengapa perang masih terus berlangsung yang berakibat lebih dari 7,8 juta orang Ukraina eksodus ke negara-negara Eropa sekitarnya untuk mencari tempat yang aman.

Ribuan orang sipil mati, termasuk 200 an anak-anak menjadi korban. Tidak kurang dari 50.000 rumah yang rusak dan hancur akibat serangan lebih dari 5000 tembakan misile-rudal Rusia. Dua reaktor listrik energi nuklir ukraina di Chernobyl dan Zhaporozhia juga rusak, mengancam radiasi ke berbagai negara sekitarnya. Tidak kurang dari 2000 anak-anak Ukraina dideportasi paksa ke wilayah Rusia. Menurut Gen Mark Milley-chairman of US Joint Chief of Staff, tidak kurang 40.000 orang sipil ukraina mati dan Rusia kehilangan nyawa 100.000 tentaranya dalam pertempuran.

Di sektor ekonomi, embargo negara-negara dunia yang dipelopori Amerika serikat dan MEE telah menjatuhkan sanksi kepada Rusia terhadap lebih dari 2000 individu dan 33 entitas korporasi. Membekukan lembaga keuangan termasuk Bank Central Rusia dengan memblokir asset senilai Euro 300 milyar. Lalu menghentikan 90 persen barang impor Rusia ke Eropa, termasuk bahan mineral-energi serta produk-produk konsumen, seiring dengan larangan ekspor ke Rusia sebesar 49 persen yang didalamnya
berupa barang-barang teknologi, transportasi, industri, militer, navigasi hingga barang konsumen.

Sanksi ekonomi tidak dapat dipungkiri menyebabkan menurunnya kinerja perekonomian nasional dan pertumbuhan ekonomi Rusia terkoreksi. Mantan pejabat Bank Central Rusia, Alexandra Prokopenko menyebutkan ekspor minyak Rusia anjlok 42 persen pada tahun 2023, dan akan terkuras dalam 3-4 tahun ke depan. Inflasi mencapai 17,1 persen dengan tingkat pertumbuhan ekonomi negatif 2,5 persen, mengakibatkan penurunan GDP 7,8 persen di akhir tahiun 2022.

Di sisi lain, cadangan devisa Rusia saat ini sebesar US$ 415,6 milyar dipastikan akan tergerus dalam beberapa bulan-tahun mendatang jika perang terus berlangsung. Terasingnya Rusia dari masyarakat dunia yang menentang perangnya di Ukraina, perlahan tapi pasti berdampak negatif terhadap ketahanan ekonomi nasionalnya dan mempengaruhi kesejahteraan rakyat Rusia yang semakin menurun. Stagnasi seluruh sektor pembangunan industri selain militer, akan berlangsung. Sulit bagi Rusia mengatasi persoalan jangka panjang yang akan dihadapi tanpa dukungan komunitas internasional.

China, saat ini merupakan satu-satunya negara besar yang menjadi harapan Rusia untuk bisa mengatasi masalahnya. Namun, China belum sepenuhnya menjadi kekuatan Dunia yang utuh untuk dapat diandalkan. China masih perlu waktu memperkuat fondasi dan stabilitas ekonomi internasionalnya. China juga bukan penyokong perang Rusia di Ukraina.

Sangat berat bagi Rusia untuk memenangkan perang seorang diri.
Di sisi lainnya, bantuan keuangan negara-negara dunia untuk Ukraina terus mengalir dalam tiga paket bantuan yaitu kemanusiaan, militer dan pemulihan ekonomi-rekonstruksi. Ukraina mendapatkan komitmen bantuan dari banyak negara utamanya Masyarakat Ekonomi Eropa, Amerika Serikat dan negara-negara kaya dunia yang tergabung dalam G-7. Bantuan sebesar 1.182 triliun rupiah untuk ukraina dari Eropa yang akan ditambah lagi sebesar 827 triliun tahun ini adalah angka yang fantastis dalam sejarah bantuan luar negeri kepada suatu negara yang sedang berperang.

Negara-negara Eropa juga berkomitmen menambah bantuan sebesar Euro 50 milyar yang setara dengan 822 triliun rupiah untuk rekonstruksi kerusakan akibat perang. Inflasi Ukraina tembus 30 persen pada akhir tahun 2022, perekonomiannya anjlok 15 persen dengan pertumbuhan negatif. Ukraina adalah pemasok hasil industri pertanian : 16 persen jagung, 10 persen gandum, 49 persen bunga matahari ke pasar dunia yang devisa penerimaannya terpuruk akibat perang.

Bagi Ukraina yang berulangkali mengalami masa perih dalam sejarah perjuangannya memisahkan diri dari cengkraman “Kekaisaran Rusia”, perang kali ini sepertinya tidak seberat menghadapi peristiwa “ Holodomor” tahun 1932-1933 dibawah rezim Sovyet- Stalin dan kurun waktu 1942-1945. Juga tidak seberat menghadapi pasukan Nazi-Jerman di perbatasan barat – Lviv dan pasukan tentara merah-Rusia di perbatasan timur-Kharkiv sepanjang perang dunia kedua 1939-1945.

Cukup beralasan bagi para pemimpin Ukraina untuk tidak menegosiasikan wilayahnya yang dicaplok Rusia untuk direbut kembali. Ukraina memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk memenangkan perang di wilayahnya, bahkan mampu menyerang ke wilayah lawannya. Dengan mengkesampingkan spekulasi penggunaan senjata nuklir, di atas kertas, sangat sulit bagi militer Rusia untuk menguasai wilayah Ukraina.

Realita hari ini, belum ada tanda-tanda perang Rusia di ukraina akan berakhir. Bahkan wilayah perang telah melintasi perbatasan Rusia. Berbagai upaya damai yang digagas Uni Eropa, Turki, Perancis, Saudi Arabia dan China belum mampu menyadarkan Presiden Rusia untuk menghentikan serangannya.

Ditengah kecaman dunia, Rusia menarik diri dari Black Sea Grain Initiative yang sangat vital terhadap ketahanan pangan dunia, khususnya negara-negara Afrika dan Timur Tengah yang tergantung pada gandum sebagai bahan makanan pokoknya. Rusia menutup jalur pasokan makanan yang melintasi laut hitam dari tiga pelabuhan besar di Ukraina : Odessa, Pivdennyi dan Chornomorsk. Akibatnya, jutaan metrik ton gandum tidak bisa dikirim ke negara-negara yang memerlukan, termasuk Indonesia.

Sementara dari sisi Ukraina, perang adalah perlawanan heroik mempertahankan kedaulatan tanah airnya. Rusia telah kehilangan argumentasi logik-nya atas perang, respon dunia adalah keberpihakan yang lebih besar pada Ukraina.

Menurut hemat penulis, menjawab pertanyaan kapan perang ini berakhir? Ada lima skenario yang dapat menghentikan perang. Pertama, dalam jangka pendek karena kecerobohan Rusia mendorong NATO terlibat dalam perang “maximum force” yang tidak seimbang, memaksa Rusia harus keluar tanpa syarat dari wilayah Ukraina.

Kedua, tekanan yang kuat dari China atas dasar kepentingannya dengan Amerika Serikat dan Eropa kepada Rusia untuk berhenti berperang dan kembali berunding pada kesepakatan Minks Agreement atau kesepakatan OSCE sebelum serangan Rusia ke ukraina 24 Februari 2022. Ketiga, kesepakatan pemulihan sanksi-sanksi ekonomi AS dan MEE terhadap Rusia dengan syarat kembali ke meja perundingan akan menarik Rusia untuk menghentikan perang.

Keempat, ada operasi intelijen yang berhasil membuat Presiden Rusia tidak lagi dapat menjalankan kekuasaannya. Kelima, dalam jangka panjang kelangkaan amunisi militer dan ketertinggalan teknologi mesin perang Rusia membuat Rusia harus meninggalkan wilayah ukraina yang didudukinya.

Secara bertahap, perang semakin mundur ke perbatasan Rusia yang akhirnya Rusia mengandalkan serangan-serangan jarak jauh dari luar wilayah ukraina hingga Rusia menghentikan serangannya.
Keenam, dalam jangka panjang ekonomi Rusia menuju kebangkrutan alias collaps dan memicu terjadinya social disorder sebagaimana sejarah perang Rusia di Afghanistan 24 Desember 1979- 15 Februari 1989 yang berujung bubarnya Uni Soviet pada 24 Desember 1990. Ketujuh, proses peralihan kekuasaan di Kremlin ditandai dengan kejatuhan Presiden Putin dan digantikan oleh rezim baru yang berlawanan dengan rezim sebelumnya.

Lalu Skenario mana yang paling mungkin terjadi? Tentu kita berharap skenario yang paling cepat mampu menghentikan perang dalam waktu sesegera mungkin dengan korban seminimal mungkin.

*Penulis, Yuddy Chrisnandi, adalah Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional, Dubes RI di Ukraina 2017-2021.

Kategori
INTERNASIONAL

Dokter Spesialis Mata RSAW Tampil di Acara World Glaucoma Congress

 

Italia, (persepsi.co.id) — World Glaucoma Congress adalah sebuah acara internasional yang signifikan yang didedikasikan untuk memajukan pemahaman dan pengobatan glaukoma. Glaukoma adalah sekelompok penyakit mata yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan dan kebutaan jika tidak diobati. Glaukoma ditandai oleh kerusakan pada saraf optik, biasanya disebabkan oleh tekanan intraokular yang tinggi (tekanan di dalam mata). Kegiatan World Glaucoma Congress ke 10 ini di laksanakan pada tanggal 28 Juni – 1 Juli 2023 di Roma, Italia.

 

World Glaucoma Congress mengumpulkan oftalmolog, peneliti, ilmuwan, dan profesional kesehatan lainnya dari seluruh dunia yang mengkhususkan diri dalam diagnosis, pengobatan, dan manajemen glaukoma. Kongres ini berfungsi sebagai platform untuk pertukaran pengetahuan, temuan penelitian, dan ide-ide inovatif terkait glaukoma.

 

Selama kongres, peserta memiliki kesempatan untuk menghadiri kuliah, presentasi, dan lokakarya yang dipimpin oleh para ahli di bidangnya. Sesuai dengan topik yang beragam, sesi-sesi ini mencakup perkembangan terkini dalam penelitian glaukoma, teknik diagnostik baru, intervensi bedah, pengobatan medis, dan strategi manajemen glaukoma.

 

Kongres ini juga menyediakan forum untuk jaringan dan kolaborasi antara para profesional yang terlibat dalam perawatan glaukoma. Ini memungkinkan peserta untuk terhubung dengan rekan kerja, berbagi pengalaman, dan belajar dari keahlian satu sama lain. Perwakilan industri dan perusahaan farmasi seringkali juga ikut serta, memamerkan kemajuan teknologi terbaru dan pilihan pengobatan dalam perawatan glaukoma.

 

World Glaucoma Congress biasanya diadakan setiap dua tahun sekali di lokasi yang berbeda di seluruh dunia. Kongres ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang glaukoma, mendorong kemajuan ilmiah, dan meningkatkan perawatan dan hasil pasien. Dengan mengumpulkan para ahli dan profesional di bidang ini, kongres ini berkontribusi dalam perjuangan global melawan glaukoma dan pelestarian penglihatan. Dokter spesialis sub glaucoma RS Mata Achmad Wardi BWI-DD dr. Widya Anandita, Sp.M.

 

dr. widya juga tampil di acara Society Symposium mewakili Indonesia Glaucoma Society.

Kategori
INTERNASIONAL

Alhamdulillah, Semua Jemaah Haji Gaido Travel Bisa Ikut Lontar Jumrah, Termasuk yang Pakai Kursi Roda

Persepsi.co.id || Kabar gembira datang dari Tanah Suci. Hingga hari kedua prosesi lontar jumrah di Mina, pada 11 Dzulhijjah 1444 H/29 Juni 2023 M, seluruh jemaah haji Gaido Travel and Tours dapat mengikutinya secara aman dan lancar.

“Alhamdulillah proses lontar jumrah sangat lancar, semua jamaah bisa ikut lontar termasuk yang pakai kursi roda Pak Arif Heru Kuncoro, Ibu Hasnah Piliang dan juga jemaah tertua kami, Ibu Patting Maditana 85 tahun,” ujar Pembimbing Ibadah Haji Gaido Travel, Ustad Tomy Eka Purnama, Kamis (29/6/2023) di Makkah.

Ustad Tomy menyampaikan, bahwa Gaido Travel sengaja memilih waktu-waktu lontar jumrah yang tepat, dimana cuaca sejuk dan tidak padat.

“Sesuai instruksi Amirul Hajj, Bapak H. M Hasan Gaido, kami melaksanakan lontar jumrah Aqobah di 10 Dzulhijjah pada malam hari, lalu lontar jumrah Ula, Wustha, Aqabah di 11 Dzulhijjah pada pukul 08.00 pagi. Kemudian besok kita akan lontar jumrah pada pukul 07.30 pagi,” terang Ustad Tomy.

“Terbukti di waktu-waktu tersebut prosesi lontar jumrah sangat lancar. Dan ini patut kita syukuri,” sambungnya.

Jemaah haji Gaido Travel akan mengambil Nafar Awal atau meninggalkan Mina pada 12 Dzulhijjah setelah Sholat Dzuhur.

Pada haji tahun ini Gaido Travel mengusung tema Haji Mabrur Spirit Perubahan. Melalui tagline tersebut, Gaido Travel menitip pesan bahwa setiap jemaah haji akan menjadi pribadi yang baru, suci, dan kelak diharapkan mampu menjadi manusia-manusia yang mendatangkan keberkahan bagi masyarakat dan Indonesia.