Pemerintah kota Cilegon melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon meresmikan Gapura Kampung Keluarga Berkualitas (KPKB) Kemangi dan Sakura yang berada di Link Serdag, Rabu (03/08).
Hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Dalduk BKKBN, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, Walikota Cilegon, Helldy Agustian, Kepala DP3AKB Kota Cilegon, Agus Zulkarnain, Unsur Muspida Kota Cilegon, Direktur RS Krakatau Medika, Ketua MUI Kota Cilegon, Lurah dan Camat di lingkungan kota Cilegon, PKK Kota Cilegon, Para Kader serta warga sekitar.
Acara ini diresmikan langsung oleh Walikota Cilegon, Helldy Agustian dengan melakukan pemotongan pita. Helldy mengatakan bahwa peresmian Kampung Keluarga Berkualiatas merupakan Kampung Keluarga Berkualitas (KPKB) ke 10 dan 11 yang terletak di Kelurahan Kota Bumi dan Kelurahan Gerem.
Sebelumnya Kota Cilegon telah memiliki 9 Kampung KB yang sudah terbentuk sejak tahun 2016 dan 2018 yang berlokasi di Kelurahan. Karang Asem, Kelurahan. Rawa Arum, Kelurahan. Taman Sari, Kelurahan. Cikerai, Kelurahan. Kepuh, Kelurahan. Panggung Rawi, Kelurahan. Tegal Bunder, Kelurahan. Deringo dan Kelurahan. Bagendung.
Dalam sambutannya, Helldy menjelaskan bahwa Program Kampung KB dapat memperbaiki kualitas SDM.
“Program Kampung KB ini merupakan salah satu program yang sangat strategis, dan sebagai salah satu upaya untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia dari sektor kependudukan dan keluarga berencana,” jelasnya.
“Selain itu program kampung KB juga bukan hanya sebatas program dalam mengendalikan penduduk, tetapi bagaimana kampung atau lingkungan dapat memberdayakan potensi masyarakat yang ada di wilayahnya,” tuturnya.
Di tempat yang sama Kepala Perwakilan BKKN Provinsi Banten, Dr. Dadi Ahmad Roswandi mengatakan mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon melalu Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana dengan meresmikan Kampung Keluarga Berkualitas.
“saya mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Cilegon, ini merupakan bentuk inovasi yang strategis untuk menjalankan program kependudukan di masyarakat. Pembentukan Kampung KB ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia agar manfaat program keluarga berkualitas dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah padat penduduk,” ungkapnya.
“Saya minta agar kampung KB ini jangan hanya dimaknai sebagai seremonial saja, tetapi juga ditujukan untuk meningkatkan ketahanan keluarga, yang diharapkan dapat mampu menambah semangat kepada para penduduk untuk bisa bersama – sama memajukan lingkungannya serta mengedepankan agar masyarakat dapat Ber KB khususnya pada usia subur,” lanjut Dadi.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Republik Indonesia, Bonivasius Prasetya Ihtiarto juga mengapresiasi atas dukungan Wali kota Cilegon terkait keluarga berencana ini.
“Saya apresiasi sekali atas kehadiran langsung Bapak Walikota Cilegon, ini merupakan bentuk dukungan yang nyata dari kepala daerah untuk penanganan kependudukan di daerahnya,” ujarnya.
“Harapan adanya kampung KB ini salah satunya adalah agar tidak ada lagi stunting, dimana saat ini angka stunting di kota Cilegon yaitu 20,6 % yang sebelumnya 29 % telah terjadi penurunan sebesar 9% ini merupakan hal yang sangat luar biasa sebab sasaran nasional saat ini yaitu 14%,” Lanjut Bonivasius.
Dipenghujung acara Walikota Cilegon didampingi oleh Deputi Bidang Dalduk BKKBN RI, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten dan Kepala DP3AKB Provinsi Banten dan pimpinan Mitra kerja lainnya meresmikan gapura kampung KB “Kemangi”, Kelurahan Kota Bumi Kec Purwakarta ditandai dengan pengguntingan pita, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pameran gelar dagang UPPKA, Konsultasi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera ( PPKS). Selain itu juga terdapat layanan public lainnya seperti perpustakaan keliling, dan Disdukcapil mobile.



