SUMUT- (Persepsi.co.id)- Pemandian Alam Bah Simatahuting di Desa Manikmaraja Sidamanik Kabupaten Simalungun ,Sumut sangat memperihatinkan keadaanya bahkan wisata tersebut terancam tutup.
Hal tersebut dikarenakan kurangnya pengunjung ke objek wisata tersebut,baik saat hari biasa atau libur di hari hari besar.
Diketahui Lokasi wisata yang terletak tidak jauh dari perkebunan teh Sidamanik tepatnya di Desa Manikmaraja sebenarnya sangat asri dengan sumber mata air yang jernih dan alamnya yang benar benar memanjahkan mata para pengunjung.
Dari hasil wawancara awak media kepada pengelolah objek wisata mengapa objek wisata ini tidak ramai pengunjung baik dari daerah maupun yang berasal dari luar daerah.
Pengelola wisata Sipayung sekaligus warga asli daerah Desa Manikmaraja mengatakan sepinya pengunjung dikarenakana akses jalan yang semakin rusak dan tidak terawat bahkan rumput yang menutupi badan jalan.
“Jadi angat sulit kendaraan roda dua dan mobil melintas dan jalan masuk menuju ke kolam pemandian alam yang harus dilalui dengan berjalan kaki ini, kurang terawat juga berkesan kumuh kurang indah dalam penataanya sebagai objek wisata,” katanya saat berbincang bincang dengan wartawan Persepsi. Co. Id di Lokasi Minggu, (02/11/2020).
Akan tetapi,Ijin Wisata tersebut diketahui belum ada, hal itu langsung disampaikan sipayung.” Bukan tidak mau mengurus ijinnya akan tetapi saya sudah berkali mengajukan ke pemerintah desa (pemdes) sampai sekarang belum ada yang menindak lanjuti Nya dari Pemdes,” keluhannya.
Dengan demikian, Ia berharap kepada pemerintah setempat agar memperhatikan segera objek wisata alam pemandian Bah Simatahuting ini , hal ini Ia katakan karena wisata tersebut dapat menjadi sumber penghasilan warga yang membuat usaha dilokasi wisata ini dan bisa membawa harum nama daerah khususnya di bidang pariwisata. (Sugeng.s).



