Indramayu, (Persepsi.co.id) – Sebuah tradisi warga Desa Karangampel Kidul, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu- Jawa Barat khususnya bahwa rajaban sya’banan biasa disemarakkan di sudut – sudut gang dan blok, di setiap musholla – musholla dan masjid.

Begitu pula Masjid Jamie’ Al Aqsha Desa Karangampel Kidul ini yang menggelar acara rajaban sekaligus menyambut bulan suci ramadhan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan Ikatan Remaja Masjid (Irmas), Jama’ah dan masyarakat setempat. Minggu, (4/4/2021).

Acara rajaban dimulai sesudah sholat Isya yang bertempat di Masjid Jamie’ Al Aqsha Desa Karangampel Kidul Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu – Jawa Barat, rangkaian kegiatan ini bagian dari program yang ditetapkan oleh DKM bidang PHBI.

Ketua DKM Masjid Jamie’ Al Aqsha Desa Karangampel Kidul, Nurhakim, S.Pd menyampaikan dalam sambutannya, ia mengucapkan banyak terima kasih atas terselenggaranya acara rajaban sekaligus menyongsong bulan ramadhan nanti.

“Dalam acara kegiatan Rajaban dan menyambut datangnya bulan suci ramadhan ini, kita agar senantiasa menjaga pola makan, menjaga kesehatan, dan mental kita supaya tetep dalam semangat dan mampu menjalankan ibadah puasa ramadhan selama sebulan penuh.

Jangan lupa dalam kondisi pandemi ini kita kalau bepergian atau keluar rumah supaya tetep selalu melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), semoga dengan upaya atau ikhtiar ini kita semua terhindar dari Covid-19,” ujarnya.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus atas terlaksananya kegiatan rajaban dan menyambut bulan suci ramadhan ini dengan baik dan lancar. dan yang terakhir kami sampaikan mohon maaf manakala dalam penyampaian atau penyajian hidangan yg kurang berkenan dalam kegiatan ini,” imbuh Nurhakim.

Ditempat yang sama, Syahidin, M.H.I., selaku ketua panitia acara tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan dan untuk generasi muda khususnya adik – adik Irmas agar senantiasa tahu dan mengerti akan sejarah Nabi Muhamad SAW

“Kami berpesan dan berharap kepada regenerasi muda agar tidak buta akan sejarah kelahiran dan kehidupan Nabi Muhamad SAW lewat bacaan Al-Barjanzi ini,” katanya

“Karena sekarang masih dalam suasana pandemi, maka kegiatan Rajaban dan menyambut bulan ramadhan ini diadakan didalam ruangan utama masjid saja” tegasnya

acara berlanjut khidmat dari pembacaan Al barjanzi, qashidah sholawat, lalu di isi dengan tausyiah oleh Kiyai Carli dan di akhiri dengan potong tumpeng sebagai bentuk wujud syukur. (Candra/Jubaedillah Al Aris)