Indramayu, (Persepsi.co.id) – Jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor masa khidmah 2021-2023 dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatululama (MWCNU) masa khidmah 2021-2026 Kecamatan Bangodua telah dilantik dan dikukuhkan. Bertempat di halaman Mesjid Jamie Babussalam Desa Malangsari Kecamatan setempat, Minggu, 4 April 2021 Pukul 09.00-12.00.
Pelantikan ini dilaksanakan berbarengan dengan acara pengajian umum dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 2021/1442 oleh KH. Ibrohim Nawawi selaku Pengurus PCNU Kabupaten Indramayu dan beliau dalam ceramahnya menggunakan kesenian tradisional Wayang Pothel Cikedung.
Pelantikan dan pengukuhan ini merupakan Rangkaian pergantian kepengurusan yang sudah di musyawarah bersama. Jajaran PAC GP Ansor Bangodua dibawah Komando Ketua Sahabat Muamar Solihin dan Sekretaris Sahabat Hadi Putra Nuryana.
Sementara, Pengurus MWC NU Bangodua yang terpilih dalam Jajaran Syuriah yaitu Rois Syuriah Kyai Ahmad Syaikhu & Khatib Syuriah Kyai Muhammad Arifin serta jajaran Tanfidziyah di pimpin yaitu Ust. Jawahir Anwar sebagai Ketua Tanfidziyah, Ust. Ubaidillah Ma’sum sebagai Sekretaris Tanfidziyah dan Bendahara Tanfidziyah adalah Ust.Samsuri.
Pelantikan dan Pengukuhan ini di hadiri dari pengurus PCNU kabupaten Indramayu antara lain KH Juhadi Muhammad,SH (Ketua Tanfidziyah), K.Yahya Ansori (Sekretaris) dan KH.Ibrohim Nawawi. Jajaran PC GP Ansor Indramayu yang Hadir yaitu Sahabat Ahmad Doni (Wakil sekretaris), Gus Ahmad Hamam(Ketua MDS RA) dan Sahabat M.Yusuf (Kepala Baanar Indramayu), Semua pengurus MWC NU Bangodua, semua pengurus PAC GP Ansor Bangodua, Fatayat Muslimat NU Bangodua, IPNU IPPNU Bangodua, Ketua PAC GP Ansor se Zona 3 kabupaten Indramayu dan warga Nahdiyin Bangodua.
Ketua Tanfidziyah PCNU kabupaten Indramayu, KH. Juhadi Muhammad,S.H mengatakan, dengan keluarnya SK kepengurusan ini merupakan langkah awal khidmah dan pergerakan baik pengurus MWC NU maupun PAC GP Ansor Bangodua untuk mengurusi jam’iyah, musholla, mesjid dan madrasah.
“Selain itu juga wajib mengimplementasikan program kerja ke masyarakat sehingga tidak hanya sebuah nama terpampang di surat keputusan (SK) serta Khidmah di NU itu wajib niat dengan ikhlas dan memperbaiki diri supaya lebih baik lagi melalui NU,” tuturnya
Sementara itu, Sekretaris MWC NU Bangodua, Ust. Ubaidillah Ma’sum mewakili Ketua MWC NU Bangodua mengatakan, program kerja yang secepatnya agar dapat diwujudkan oleh pengurus MWC NU Bangodua yaitu, mengadakan mobil ambulan NU, serta mengaktifkan semua Banom maupun lembaga NU di bawah naungan MWC NU (GP Ansor, Fatayat, Muslimat, pergunu, LP Ma’arif, IPPNU IPNU, Lazis NU).
“Salah satu membentuk beberapa lembaga yang kemanfaatannya sangat di rasakan oleh masyarakat yaitu membentuk pengurus Upzis NU Kecamatan Bangodua dengan target tahun ini(2021) harus mengadakan Mobil Ambulan NU Bangodua,” terangnya.
“Nahdlatul Ulama (NU) itu bukan tempat untuk mencari popularitas atau ketenaran, bukan juga tempat mencari uang, harta dan jabatan tetapi NU adalah tempat untuk berbakti kepada agama Islam. Pengurus NU harus siap siaga menjadi khodim para Kyai NU, pengurus NU juga wajib menjadi sosok yang istimewa di akhirat dengan mengabdikan diri untuk kemajuan Islam, berideologi Pancasila. Pengurus NU juga menerima dengan sadar bahwa Indonesia merupakan bangsa ber-bhinneka tunggal Ika serta wajib membela NKRI sampai darah penghabisan,” tegas Ust. Ubaidillah Ma’sum.
Lebih lanjut, Ketua PAC GP Ansor Bangodua, Sahabat Muamar Solihin menambahkan, menurut dia Kader Ansor wajib eksistensi, implementasi dan konsistensi dengan bergerak tiada henti demi Bangodua yang lebih baik lagi, jajaran PAC berkhidmat dan berpegang pada PBNU (Pancasila, Bhineka tunggal Ika, UUD 45 & NKRI).
“Semoga tahun 2021 ini, kami bisa mengadakan Diklatsar Banser demi kader Banser di Bangodua supaya mengawal Kyai NU dan menjaga amaliyah NU, serta tahun 2022 mengimplementasikan Pelatihan Kepempimpinan Dasar(PKD) GP Ansor. Kemudian, semoga MDS RA Kecamatan Bangodua hidup kembali meramaikan syiar sholawat dan dzikir,” pungkasnya. (Candra)



