KOTA-CIMAHI ( persepsi.co.id ) – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi Letkol Inf. (Purn.) Ngatiyana mengikuti kegiatan Istighotsah tingkat Kota Cimahi tahun 2021 bersama Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi, unsur pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, Majelis Ta’lim dan sejumlah pejabat Eselon II, III, IV dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi.
Bertempat di Masjid As-Salaam, Komplek Perkantoran Pemkot Cimahi, Jl. Rd. Demang Hardjakusumah, Blok Djati, Cihanjuang, Kota Cimahi pada Selasa (25/05) .
Bertindak selaku pemberi tausiyah pada Istighotsah tersebut yaitu al-Mukarrom KH. Sodik Nawawi dari Ponpes Miftahul Huda Kota Cimahi. Kegiatan tersebut diterapkan dengan protokol kesehatan yang ketat, tanpa pengurangan kekhusyukan suatu acara.
Mengawali sambutannya , Masih suasana Idul Fitri 1442 Hijriah, Plt. Wali Kota Ngatiyana dalam kapasitasnya sebagai pribadi maupun selaku pimpinan daerah mengucapkan “taqobbalalloohu minnaa waminkum shiyaamanaa washiyaamakum, minal aaidiin wal faaidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Ngatiyana.
Selanjutnya, atas nama pemerintah Kota Cimahi, Ngatiyana menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tingginya – tingginya kepada para ulama, tokoh masyarakat dan tokoh agama se-Kota Cimahi yang telah berkontribusi menciptakan kondusivitas di Kota Cimahi selama bulan suci Ramadhan yang lalu, sehingga seluruh warga masyarakat dapat melaksanakan shaum dan menetapkan Idul fitri 1442 H dengan rasa aman, tentram dan khusyuk.
“Melalui momentum istighotsah atau do’a bersama kali ini, kita berharap sepanjang tahun 2021 serta tahun-tahun mendatang, semoga negara, provinsi dan kota kita selalu memberikan keselamatan dari berbagai macam bencana, mushibah yang akan membawa kemudhorotan, kita semua berharap negeri yang akan dititipkan pada anak cucu kita nanti, tetap terjaga tentunya sebagai negeri yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur , ”imbuhnya.
Pada kesempatan yang baik tersebut, Ngatiyana juga mengajak para ulama, masyarakat, para intelektual, seluruh jajaran pemerintahan, untuk turut serta membangun komponen – komponen masyarakat serta bersama-sama menjaga dan membangun Kota Cimahi dengan penuh keikhlasan, kejujuran, dan tanggung jawab terhadap tanggung jawab. masa depan kota di masa yang akan datang.
Ia menilai, pelaksanaan program-program pembangunan di Kota Cimahi bisa terwujud dengan baik seluruh elemen pemerintah dan masyarakat selalu bersama – sama untuk saling menilai, saling mengisi, dan saling mengingatkan satu sama lain. Menurutnya, sebagai manusia biasa, Ia dan seluruh jajaran pemerintah daerah Kota Cimahi tentu memiliki banyak keterbatasan. Namun dengan saling menghormati, saling mengisi dan saling mengingatkan, Insya Allah cita-cita pembangunan melalui visi “Menuju Cimahi Baru yang Maju, Agamis dan Berbudaya” dapat diwujudkan bersama – sama.
“Saya yakin dengan kebersamaan dan kekeluargaan, kita akan mampu menangkal pengaruh-pengaruh negatif serta pengaruh buruk globalisasi, sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang agamis di masa yang akan datang,” jelas Ngatiyana.
Secara khusus, Ngatiyana meminta kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir pada kesempatan tersebut agar dalam tiap doanya dapat memohon kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 ini segara berakhir dan memohon perlindungan untuk seluruh warga Cimahi.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polri, TNI, para camat, para lurah serta para tenaga medis / kesehatan se-Kota Cimahi yang sudah bersinergi untuk mengatasi pandemi ini, terutama dalam melakukan penyekatan pada masa libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang lalu .
Tidak lupa, Ia juga menyampaikan apresiasi dan pengargaan selama ini di seluruh elemen Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cimahi atas sumbangsihnya dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 selama ini di Kota Cimahi.
“Marilah kita berdo’a, semoga kita senantiasa diberikan keselamatan serta kekuatan,” pungkasnya. (Tan)



