Nunukan, (Persepsi.co.id) — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke-27 Tahun 2026, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan turut berpartisipasi dalam ajang Lomba Tari Kreasi Nusantara pada gelaran Paras Fest 2026. Jumat, (10/10/26).
Keikutsertaan warga binaan dalam perlombaan ini menjadi salah satu wujud nyata keberhasilan program pembinaan kepribadian di Lapas Nunukan, khususnya dalam bidang seni dan budaya. Melalui seni tari, warga binaan diberikan ruang untuk mengekspresikan kreativitas, mengembangkan potensi diri, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat untuk terus berkarya.
Dalam penampilan tersebut, warga binaan menyuguhkan kreasi tari yang mengangkat kekayaan seni dan budaya Nusantara. Perpaduan gerak, irama, dan ekspresi menjadi gambaran semangat kebersamaan serta keberagaman budaya Indonesia yang dikemas dalam sebuah pertunjukan yang menarik dan penuh makna.
Partisipasi ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk menunjukkan kemampuan dan bakat yang dimiliki, tetapi juga menjadi sarana membangun interaksi positif dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, memperkuat nilai disiplin dan kerja sama, serta mempersiapkan diri untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan, mendukung partisipasi warga binaan dalam berbagai kegiatan positif sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Pembinaan melalui seni dan budaya diharapkan dapat menjadi wadah bagi warga binaan untuk menggali potensi, mengasah keterampilan, dan membangun pribadi yang lebih baik.
Keikutsertaan warga binaan Lapas Nunukan dalam Paras Fest 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa tembok pemasyarakatan bukan penghalang untuk terus belajar, berkreasi, dan menunjukkan kemampuan. Dengan semangat pembinaan yang humanis dan produktif, Lapas Nunukan terus berupaya menghadirkan warga binaan yang memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat.


