DUMAI, (persepsi.co.id) – Unit Reskrim Polsek Dumai Barat Jajaran Polres Dumai akhirnya berhasil ungkap pelaku tindak pidana penggelapan dan pengalihan objek jaminan fidusia berupa satu unit mobil.
Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, S.H, S.I.K melalui Kapolsek Dumai Barat AKP Syahrizal, SE., MH., M.Si., menjelaskan pengungkapan bermula pada Senin (27/3/2023). Korban yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) meminjam uang senilai Rp. 15.000.000 dari ID (41), dengan jaminan berupa 1 (satu) unit Mobil Toyota Rush dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 1811 RX. Dalam perjanjian, jaminan akan kembali kepada peminjam, apabila pinjaman telah dilunasi.
“Namun saat Kartika Candra Sarumpaet hendak melunasi pinjaman pada Rabu (10/5/2023), unit mobil sudah dialihkan ID (41) kepada orang lain tanpa sepengetahuan korban, sehingga atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp. 200.000.000,” jelas Kapolsek AKP Syahrizal, Selasa (6/6/2023).
Turut diamankan barang bukti berupa 1 (satu) lembar Print Out Rekening Koran Bank BNI atas nama Kartika Candra Sarumpaet dari tanggal 03 Maret 2023 sampai 27 Maret 2023, 1 (satu) lembar Tanda Terima BPKB dari Kartika Candra Sarumpaet kepada PT. Toyota Astra Finance dan 1 (satu) unit Handphone merk Samsung SM A525F/DS warna Ungu beserta Nomor Handphonenya.
“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ID (41) akan dijerat dengan Pasal 372 Ayat 1 KUHPidana tentang Penggelapan dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun,” pungkas Kapolsek Syahrizal.
(Rilis/ES)

