Indramayu, (Persepsi.co.id) – Warga Desa Panyingkiran Kidul Kecamatan Cantigi sambut baik program bakti sosial (Baksos) yang dilakukan oleh para calon kuwu di desanya.

 

Salah satunya diungkapkan oleh Munawaroh (40) warga Blok Rawad RT05 RW02, melihat rombongan calon kuwu (Calwu) nomor urut 3 Sugiyanto melakukan Baksos, ia sebagai warga merasa senang, serta menurutnya warga masyarakat setempat juga terlihat antusias ikut bergotong royong.

 

“Baksosnya ya itu rumput dipotongin dan bersih-bersih. Masyarakat sendiri ikut, ya semangat pokoknya mah senang, kayaknya tuh pada ngebantu semua rakyatnya tuh,” ucapnya. Senin, (10/5/2021) siang.

 

Munawaroh berharap agar kegiatan Baksos dan gotong royong tersebut dapat dibudayakan kedepannya.

 

Selain Baksos, ia juga berharap untuk Calwu yang terpilih nanti agar bisa lebih memajukan desa kedepannya serta lebih bertanggung jawab dan bermasyarakat.

 

“Harapannya ya jalan biar enak, pokoknya rakyat makmur sejahtera,” imbuh Munawaroh.

 

Sementara itu, Sugiyanto Calon Kuwu Desa Panyingkiran Kidul dengan nomor urut 3 yang pagi itu tengah menggelar Baksos mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan olehnya bersama Panitia Pemilihan Kuwu (Pilwu), Tim sukses, pendukung, serta pihak keamanan setempat sangat sesuai dengan Visi Misi miliknya, yaitu bergotong royong membangun Desa Panyingkiran Kidul.

 

“Baksos ini sesuai Visi Misi kita, disitu kan bergotong royong membangun Desa Panyingkiran Kidul yang adil, sejahtera, berbudaya dan berakhlak mulia,” ujarnya.

 

Calon kuwu nomor urut 3 Sugiyanto atau sapaan akrab Cawet itu menambahkan, bahwa dalam Visi Misinya tersebut sudah meliputi semua unsur.

 

“Tujuannya itu melingkupi semua, baik dari adat budaya, tokoh agama, kaum milenial dari anak-anak dan orang dewasa juga. Disitu kita buat wadah jadi dari A sampai Z itu sudah mencakup semua, jadi aktif desa tuh,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut, Panitia Pemilihan Kuwu Desa Panyingkiran Kidul melalui Divisi Kampanye Muhibbin menjelaskan, bahwa kegiatan Baksos tersebut sudah tiga hari dilakukan.

 

Dari hari pertama (8/5) sampai besok (11/5) terahir, dilakukan secara bergiliran setiap harinya sesuai nomor urut masing-masing Calwu Desa Panyingkiran Kidul yang berjumlah 4 orang itu. Namun, menurut Mihibbin dalam Baksos ini pesertanya dibatasi hanya 50 orang guna mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

 

Hari ini giliran Calwu nomor urut 3, dengan rute Baksos yang sudah ditentukan oleh Panitia Pilwu. Rutenya dari Blok Toang Radin melewati Blok Rawad kemudian sampai ke Balaidesa setempat.

 

“Karena tahapan kita itu sekarang adalah tahapan kapanye, sedangkan tahapan kampanye sekarang itu tidak boleh untuk arak-arakan dan sebagainya, karena permasalahan Covid-19 yang masih menghantui warga masyarakat Desa Panyingkiran Kidul khususnya. Sehingga dialihkan ke kegiatan-kegiatan yang baik terutama Baksos, karena didalam kampanye itukan untuk menjaring masa, artinya bagainana kita bisa memberikan keyakinan terhadap warga masyarakat bahwa kami ini siap untuk menjadi Kuwu Desa Panyingkiran Kidul,” jelas Muhibbin.

 

“Semoga kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan oleh calon kuwu ini bisa bermanfaat bagi warga Desa Panyingkiran Kidul,” pungkasnya. (Candra)