Indramayu, (Persepsi.co.id) – Farhan, M.Pd selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dukuh, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu – Jawa Barat, menegaskan dirinya akan bekerja dengan kredible, serta menjaga netralitas selama pemilihan kuwu (Pilwu) di desanya berlangsung.
“Saya selaku BPD Dukuh akan bekerja sesuai tupoksi Badan Permusyawaratan Desa yang kredibel, menjaga netralitas selama perhelatan demokrasi desa (Pilwu) yang dilaksanakan pada tahun ini (2021),” tegas Farhan. Selasa, (30/3/2021).
Masih menurut Farhan, Pilwu di Desa Dukuh saat ini sudah memasuki tahap verifikasi data yang dilaksanakan oleh seluruh calon kuwu (Calwu) ditemani olehketua tim sukses masing- masing Calwu. Untuk Calwu desa Dukuh saat ini sudah ada 3 calon, yaitu Asmanto (inkamben), H. Yanto, dan Suwarno.
“Alhamdulillah kekompakan dan kordinasinya baik, dari pemerintahan desa beserta panitia penyelenggara berjalan baik. Sehingga tahapan demi tahapan dapat dilaksanakan dengan baik dan meminimalisir intrik dan konflik dari pesta demokrasi (Pilwu) ini,” paparnya.
“Harapan saya, selaku ketua BPD mewakili masyarakat desa Dukuh adalah menciptakan pemilihan kuwu yang sama- sama menjunjung tinggi demokrasi, kebersamaan, meduluran, jujur, adil serta profesional,” lanjut Farhan.
Hal tersebut sesuai Moto yang Farhan tanamkan dalam Pilwu di desanya yaitu, kabeh sedulur, kabeh batur.
Lebih dalam, Farhan juga mengajak kepada semua kalangan di desanya untuk bersama- sama menjaga kondisiftas desa. Sehingga desa Dukuh bisa menjadi desa percontohan dalam lingkup kecamatan bahkan kabupaten Indramayu, sebagai desa yang paling kondusif dalam seluruh tahapan Pilwu serta tetap dapat menaati protokol kesehatan.
“Dalam pencoblosan, pilih sesuai hati nurani masing- masing, jangan terkalahkan dengan politik uang (money politic). Sehingga mampu dipimpin oleh kuwu/pemimpin yang memiliki visi kuat, membangun dan memajukan desa,” pungkas Farhan. (Candra)



