TANGERANG, (Persepsi.co.id) – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Kabupaten Tangerang menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Meninggal dan Jaminan Kematian (JKM) kepada empat ahli waris peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Penyerahan santunan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar yang di dampingi oleh Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Kabupaten Tangerang, Ikbar Saloma di Pendopo Bupati, Jalan Kisamaun No.1, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang. Jumat, (29/07).

Adapun penyerahan santunan tersebut diserahkan kepada ahli waris dr. Brian Sepnatius (alm) seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Sindang Jaya, dengan besaran santunan sebesar Rp. 244.222.192 ditambah manfaat beasiswa anak sebesar Rp. 87.000.000. Kemudian kepada ahli waris M. Masa (alm) yang merupakan Ketua RW 003 Desa Pasir Jaya, Cikupa dengan besaran santunan sebesar Rp. 42.000.000, selanjutnya kepada ahli waris Ranimah (alm) yang merupakan pegawai honorer di Kantor Kecamatan Kronjo dengan besaran santunan sebesar Rp. 42.000.000, dan terakhir santunan diserahkan kepada ahli waris Umriah (alm) yang merupakan pedagang nasi uduk dengan besaran santunan sebesar Rp. 42.000.000.

Saat ditemui, Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengucapkan terimakasih kepada BPJAMSOSTEK Cabang Kabupaten Tangerang atas santunan yang diberikan. “Mereka yang mendapat bantuan ini adalah anggota kepesertaan dari BPJAMSOSTEK. Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada BPJAMSOSTEK atas santunan yang diberikan. Semoga santunan ini bisa bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Zaki menjelaskan bahwa sangat banyak manfaat yang akan dirasakan masyarakat Kabupaten Tangerang dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK. “Jadi saya mengimbau seluruh masyarakat maupun ASN, baik PNS maupun non PNS dan tenaga bantu kita untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Kabupaten Tangerang, Ikbar Saloma menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keempat almarhum yang merupakan peserta aktif BPJAMSOSTEK. “Saya atas nama BPJAMSOSTEK Cabang Kabupaten Tangerang mengucapkan turut berdukacita, semoga almarhum ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

“Semoga santunan yang diberikan Negara melalui BPJAMSOSTEK bisa bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” harap Ikbar Saloma.

Terakhir, Ikbar Saloma menjelaskan bahwa saat ini kepesertaan BPJAMSOSTEK di Kabupaten Tangerang belum maksimal. “Masih sedikit, itu sekitar 286 ribuan yang ikut BPJAMSOSTEK, jadi masih banyak sekali yang belum ikut karena angkatan kerja di Kabupaten Tangerang berjumlah 1.031.000-an, baru sekitar 36 persen yang ikut,” terangnya.

“Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh pekerja formal maupun informal yang ada di Kabupaten Tangerang untuk segera bergabung menjadi peserta BPJAMSOSTEK agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” ajaknya.

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang Rudi Hartono menyebutkan, pihaknya siap menindaklanjuti penyerahan santunan kepada ahli waris atau penerima manfaat BPJamsostek.

“Jam 02.00 siang ini sudah masuk ke rekening masing-masing ahli waris sesuai dengan besarnya jaminan,” terangnya.

Selain itu, sesuai dengan Inpres No 2/2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pihaknya berharap banyak masyarakat yang mau ikut jadi peserta BPJamsostek. Pemkab sendiri ujarnya akan mendorong bersama-sama dengan BPJamsostek agar seluruh tenaga kerja di Kabupaten Tangerang masuk ke dalam kepesertaan aktif.

“Karena contohnya ibu yang penjual nasi uduk itu baru 3 bulan dia ikut BPJamsostek dan dia membayar secara mandiri Rp 16.800 per bulan x 3, tapi sudah mendapat manfaat yang sedemikian besar,” terangnya.