SERANG, (Persepsi.co.id)- Penyebaran Virus Corona (Covid -19) di Indonesia khususnya Provinsi Banten hingga saat ini belum berakhir. Diketahui saat ini per tanggal 27 Desember 2020 terdapat 17.338 kasus dimana 10.143 sembuh dan 410 meninggal.

Mengingat belum berakhirnya penyebaran covid -19, Gubernur Banten Wahidin Halim melarang menetapkan mulai Aparatur Sipil Negara (ASN) biasa hingga pejabat Eselon I sekelas Sekda dilarang keluar dari wilayah Provinsi Banten di musim libur panjang Tahun baru 2021 sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, Larangan itu juga berlaku bagi para pejabat yang berasal dari luar daerah seperti Bandung dan Jakarta.

Selain pejabat, pria yang akrab disapa WH juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berdiam diri di rumah masing-masing pada saat libur panjang saat ini.

Demi mencegah penyebaran covid -19 ini, kiranya seluruh Stedkolder wajib mematuhi larangan yang dikeluarkan Pemprov Banten bilamana tidak mematuhi larangan tersebut, tidak bisa di pungkiri angka arena angka kasus COVID-19 masih terus meningkat.

Seperti diketahui tiga kali momen libur panjang di 2020 telah mengakibatkan lonjakan kasus COVID-10 yang signifikan. Terjadi lonjakan kasus positif corona setelah momen libur lebaran Idul Fitri 22-25 Mei 2020. Pada saat itu, terjadi peningkatan kasus sekitar 70-90 persen dari sebelumnya.

Ketika libur panjang 20-23 Agustus 2020, terjadi kenaikan kasus harian sejumlah 58 persen sampai dengan 118 persen. Pada momen libur panjang 28 Oktober sampai 1 November 2020 terjadi lonjakan kasus tiga pekan setelah liburan. Kala itu angka positivity rate berada di angka 13,44 persen.

Dengan menimbang berbagai risiko yang ada, momen libur panjang kali ini sebaiknya digunakan untuk quality time bersama keluarga di rumah.

Jika dilakukan dengan baik, liburan di rumah pun bisa menjadi momen yang menyenangkan.

“Di rumah saja bersama keluarga. Buat aktivitas yang melibatkan anggota keluarga, seperti masak bersama,”

Anda juga bisa melakukan kegiatan menghibur diri. Di antaranya, menonton film bersama keluarga dan mendekorasi rumah menjadi lebih menarik.

Selain itu, Berbagai kegiatan bisa dilakukan, seperti mencari bibit tumbuhan tertentu untuk ditanam di rumah.

Masyarakat juga bisa melakukan aktivitas yang dapat mengurangi risiko curah hujan yang tinggi. Misalnya, bergotong royong membersihkan saluran air, selokan, dan juga gorong-gorong.
Menjalankan aktivitas yang bermanfaat akan membuat hati merasa puas.

Hal tersebut juga tidak akan menyebabkan kerugian harta benda atau mengancam keselamatan jiwa asal dilakukan dengan cara yang benar sambil menerapkan protokol kesehatan.

Cuti bersama adalah momen yang tepat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari. Namun di tahun 2020 ini, Anda disarankan untuk menghabiskan waktu liburan saat pandemi dengan di rumah saja guna mencegah risiko tertular COVID-19.

Penulis: Charles