DUMAI, (persepsi.co.id) – PT Vavi Permata Wayang adakan “Pelatihan Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Kualifikasi Garda Pratama TA 2023” di Balai Latihan Kerja (BLK) Jl Gatot Subroto Km.08 Kelurahan Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan.

Pelatihan bagi para calon tenaga pengamanan tersebut akan berlangsung selama empat minggu dengan pola 232 jam pelajaran, sesuai kurikulum.

Pembukaan pelatihan dibuka resmi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Imron Rosyadi, Kamis (25/5/2023) siang, di BLK Bukit Timah, di hadapan Walikota Dumai H Paisal, SKM., MARS., diwakili Staff Ahli Bidang Hukum dan Politik Fridarson, SH., M.Si., Dirbinmas Polda Riau Kombes Polisi Wendry Purbiyantoro, SH., SIK., Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto, SE., MM., Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, Dansatradar 232/Dumai Letkol (Lek) M Fatahillah, Kadisnakertrans Rohil dan Bengkalis, Ketua APSI Riau, Camat dan Lurah se-Kota Dumai, Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini, perwakilan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan Pol PP, perwakilan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) Riau, utusan swasta, BUMN dan BUMD Kota Dumai, awak media serta 500 tamu undangan lainnya.

Pimpinan PT Vavi Permata Wayang Syamsul Bahri Harun dalam sambutannya ucapkan ribuan terimakasih atas kehadiran tamu undangan dalam pembukaan Diklat Diksar.

“Terimakasih khusus kepada Walikota Paisal atas supportnya untuk pembukaan Diksar ini. Tanpa dukungan semua pihak kami tak berarti,” ungkap Syamsul Bahri Harun.

Dari mimbar, Syamsul Bahri mengajak semua pihak untuk berkolaborasi demi kemajuan kota.

“Diksar di harapkan jadi ajang kesempatan anak Dumai jadi satpam profesional, sebab produk SDM yang kami bentuk di bimbing tenaga profesional juga, seperti; Polri dan TNI,” promo Syamsul Bahri tersenyum.

Disampaikannya, SDM hasil Diksar Vavi Permata Wayang menciptakan tenaga pengamanan yang memiliki daya saing.

“Vavi Permata Wayang bukan hanya lembaga Diksar. Juga miliki ijin bidang outsourcing tenaga satpam, cleaning service, konstruksi, instalasi listrik dan lain sebagainya,” ucap Syamsul Bahri.

Diakhir sambutan, Syamsul Bahri katakan, bahwa PT Vavi Permata Wayang belum ada vendor/mitra di Dumai, karena pihaknya merupakan perusahaan baru.

“Permata Wayang dan vendor itu ibarat suami istri. Saling membutuhkan. Insyaallah.. kami tidak akan mengecewakan vendor atau mitra yang memakai jasa kami,” pungkas Syamsul Bahri, disambut tepuk tangan undangan.

Staff Ahli Fridarson mewakili Walikota Paisal bacakan sambutan, berkata “Keberadaan pengamanan swakarsa telah ditetapkan dalam UU No: 2 Tahun 2022, tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yaitu Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai salah satu bentuk pengamanan swakarsa yang merupakan implementasi dari Community Policing (Polmas), merupakan alternatif gaya perpolisian yang saat ini terus dikembangkan”.

Bersempena dengan pelatihan diksar Satpam Kualifikasi Daga Pratama, Walikota berpesan kepada peserta Diksar agar mengambil ilmu dan pengetahuan dari para Pelatih dan Instruktur
“Rekan-rekan satuan pengamanan (Satpam) nantinya akan menjadi professional yang handal dibidangnya, tumbuhkan dan kembangkan terus kemampuan melalui pendidikan dan pelatihan; Pahami secara baik dan benar, konsep pengamanan sesuai dengan lingkungan, serta bersikap proaktif dan antisipatif terhadap perubahan dan perkembangan di lingkungan kerja,” tutup Fridarson.

Dirbinmas Wendry Purbiyantoro lewat sambutannya kepada peserta Diksar berkata “Ikuti pembelajaran sesuai kurikulum lewat aplikasi… Bantu tugas kepolisian di wilker “.

“Salut.. Pelatihan Diksar Vavi Permata Wayang ini, merupakan yang pertama di Dumai. Agar satpam di Dumai profesional, peserta Diksar bisa mengikuti jenjang Gada Pratama, Madya dan Utama,” pungkas Kompol Wendy.

Kadis Imron Rosyadi sebelum buka secara resmi Diksar, berkata “Sesuai Perda Provinsi Riau No.4 Tahun 2013, tentang Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Ketenagakerjaan maka keberadaan Tenaga Kerja di Riau memiliki tantangan tersendiri. Ada ±18.000 perusahaan kecil, sedang dan besar yang beroperasi di Riau. Semoga perusahaan Vavi Permata Wayang bisa menghasilkan tenaga pengamanan yang profesional dan bisa memenuhi harapan vendor”.

Menurutnya, jumlah perusahaan yang terbanyak di Riau berada di Dumai.

Disampaikannya lagi, saat ini Disnakertrans Provinsi Riau telah menciptakan Prototipe Aplikasi “Pusat Informasi Ketenagakerjaan dan Industri Riau (Pikir)”.

“Kepada semua ±18.000 perusahaan di Riau, kami minta untuk masuk kedalam aplikasi ini setiap ada penerimaan atau lowongan kerja. Sehingga masyarakat Riau yang berpotensi tidak lagi pergi jauh untuk mencari kerja,” tutup Imron Rosyadi.

Setelah Diksar dibuka resmi, Syamsul Bahri Harun persilahkan Kadis Imron, bersama tamu undangan lainnya lakukan ritual penyiraman air kembang ke kepala peserta Diksar secara simbolis, sebagai tanda Diksar telah dimulai.

Selanjutnya, semua tamu undangan diajak meninjau fasilitas pelatihan dan asrama BLK, kemudian ditutup makan siang bersama.

Disela-sela istirahat, Waka DPRD Hardianto, kepada Jurnalis berkata “Keberadaan Diksar yang di adakan PT Vavi Permata Wayang sangat positif. Jelas bisa mengurangi angka pengangguran”.

“Intervensi pemerintah lewat Perda dan intervensi kekuasaan lewat kebijakan tentu mempengaruhi masyarakat Riau,” cakap Hardianto.

(ES)