TARAKAN (persepsi.co.id) – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) bermitra dengan PT. PLN Tarakan dalam pengembangan sumber daya manusia bidang KEBTKE.

Kepala PPSDM KEBTKE Laode Sulaeman, dalam kunjungan kerja (Kunker) ke PT PLN Tarakan menyampaikan, bahwa kebutuhan akan energi telah menjadi kebutuhan dasar manusia. Tentu, gunanya untuk mengembangkan kualitas kehidupan agar menjadi lebih baik dan lebih mudah.

Dalam pengelolaan sumber daya energi alternatif, sudah jelas diperlukan SDM yang kompeten, kreatif dan inovatif, agar energi alternatif tersebut secara efektif bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

“PPSDM KEBTKE hadir untuk memenuhi GAP kompetensi SDM di bidang Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi melalui kegiatan pelatihan dan sertifikasi”kata Laode. Selasa, 6 April 2021

Selain itu, Laode mengakui optimis telah bermitra dengan PT PLN Tarakan, dalam 2 tahun bermitra PPSDM KEBTKE menyelesaikan pelaksanaan sertifikasi sebanyak 1200 orang karyawan, dilingkungan PT. PLN Tarakan.

“Kami, PPSDM KEBTKE akan terus meningkatkan pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi. Untuk mengantisipasi demand SDM yang dibutuhkan di sektor ketenagalistrikan, khususnya Indonesia bagian Tengah dan Timur.” tutur Laode.

Sementara itu, Direktur Utama PT. PLN Tarakan I Ketut Wiriana menyampaikan, bahwa PLN Tarakan telah menjalankan bisnis penyediaan dan penjualan tenaga listrik, yang terintegrasi mulai tahun 2003 sampai dengan tahun 2016. Dengan menerapkan tarif regional yang berbeda dari Tarif Dasar Listrik (TDL) nasional di Pulau Tarakan.

“Sejak tahun 2017, PLN Tarakan menerapkan asset manajemen kontract kepada anak usahanya, sehingga kegiatan bidang Operasion dan Maintenance bidang Pembangkit, Transmisi dan Distribusi, dibagi sesuai wilayah. Dimana, Kalimantan dan Indonesia Timur yang mencakup Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua menjadi wilayah kegiatan usahanya”papar Wiriana.

Di samping itu, dari segi market share, sampai saat ini telah mencapai 70%, sedangkan lainnya dipegang oleh PLN dan atau vendor lokal. Saat ini karyawan PLNT terdiri dari 14 ribu orang, dan akan ditingkatkan menjadi 20 ribu orang. Tenaga kerja saat ini 80% menggunakan tenaga kerja dari warga lokal setempat.

“Berharap, ke depan PLNT mampu memberikan peranan yang lebih penting lagi, dalam meningkatkan perkembangan wilayah Indonesia. Khususnya di wilayah selain Sumatera, Jawa, Madura dan Bali, tutur Wiriana”katanya.

Wiriana pun, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada PPSDM KEBTKE atas kerjasama dan kemitraannya selama ini. Bahwa kita dapat bersama-sama melakukan uji kompetensi, untuk meningkatkan SDM yang kompeten.

“Dan tentunya, peran bersama ini akan terus kita lanjutkan dan kembangkan, ke depan sehingga, kita akan membangun sumber daya manusia yang kompeten”lanjutnya.

PPSDM KEBTKE, Kami SIAP menjadi bagian dan Partner Terpercaya dalam pengembangan SDM Bidang Ketenagalistrikan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi. (SA/Yudhi)