persepsi.co.id|| Sistem pengendalian Manajemen merupakan sistem yang terintegrasi antara proses, strategi, pemrograman, penganggaran, akuntansi, dan akuntabilitas, pada dasarnya membantu orang mengelola organisasi atau perusahaan untuk mencapai hasil terbaik.Untuk memperoleh keberhasilan dan keuntungan yang berkelanjutan disetiap perusahan harus memiliki sistem dan tenaga kerja yang berkualitas ,dalam hal ini harus memiliki sistem pengendalian manajemen yang optimal.Seiring pekembangan dan kemajuan teknologi mengakibatkan persaingan ketat antara perusahan,persaingan tersebut memaksa perusahan untuk meningkatkan kinerja dari masing-masing karyawannya untuk mencapai tujuan utamanya.

menurut Anthony dan Reece (1984) mendefinisikan sistem pengendalian manajemen sebagai sebuah sistem yang memiliki fungsi dalam pengendalian setiap aktivitas yang terjadi di dalam sebuah perusahaan dalam upaya menentukan strategi yang sesuai untuk diterapkan dan mencapai tujuan perusahaan tersebut. Sistem pengendalian manajemen memiliki tahap-tahap proses yaitu:
Penyusunan program (programming)
Penyusunan anggaran (budgeting).
Pelaksanaan dan pencatatan (operating and accounting).
Pelaporan dan analisa (reporting and analysis).

Contoh meningkatkan sistem pengendalian manajemen di PT. Jaya Bersama Sejahtera. PT. Jaya Bersama Sejahtera merupakan sebuah perusahaan pelayanan jasa yang bergerak di bidang keuangan dan bekerja sama dengan Bank CIMB Niaga. Dalam kegiatan operasional, PT. Jaya Bersama Sejahtera menyusun anggaran operasional, yang bertujuan untuk menginformasikan mengenai kinerja yang diharapkan. Sistem pengendalian manajemen di PT. Jaya Bersama Sejahtera dapat dikatakan cukup baik, karena telah menjalankan kinerja yang efektif dan efisien sehingga dapat mempertanggung jawabkan tugasnya. Hal ini dapat dilihat dari penerapan unsur pengendalian manajemen seperti pusat pertanggung jawaban, struktur organisasi, sistem informasi serta tujuan dan strategi telah dilaksanakan dengan baik.

Secara garis besar PT. Jaya Bersama Sejahtera menerapkan sistem pengendalian manajemen untuk mendukung terwujudnya tujuan perusahaan. Saat ini yang perlu diperhatikan oleh perusahaan adalah masalah sumber daya manusia yang dapat mendukung penerapan sistem pengendalian manajemen untuk mencapai tujuan perusahaan.PT. Jaya Bersama Sejahtera merancang struktur pengendalian internal, manajemen perusahaan mempertimbangkan keandalan laporan keuangan, mendorong efektivitas dan efisiensi operasi, serta kepatuhan terhadap peraturan dan hukum.

Pengelolaan serta pengendalian kredit kepada calon kreditur dilakukan melalui proses pengajuan kredit dan proses analisa kredit dari kredit yang diajukan. Bila persyaratan yang ditetapkan oleh bank terpenuhi, bank dapat menganalisis permohonan kredit dari calon kreditur. Kredit yang diberikan oleh bank akan memberikan kepercayaan kepada nasabah, dan telah dilakukan penelitian internal serta eksternal terhadap nasabah tersebut.Dalam kredit terdapat kesepakatan  antara kreditur dengan penerima kredit, dimana dalam perjanjian tersebut disebutkan bahwa para pihak menandatangani hak dan kewajibannya. Perjanjian kredit memuat syarat-syarat kredit, jumlah kredit, dan jangka waktu termasuk jangka waktu pengembalian pinjaman yang disepakati. terdapat risiko dalam memberikan kredit, seperti kredit macet.

Persoalan penjaminan kredit merupakan masalah yang harus diperhatikan oleh pemberi pinjaman karena sistem kredit mempunyai risiko. Persoalan ini dapat dihindari melalui pengendalian internal yang memadai dari departemen kredit. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem pengendalian manajemen yang bisa mendukung efektivitas perkreditan.(DIANA RIVAN DAYMAN, FAKULTAS ;Ekonomi dan Bisnis UNVERSITAS PAMULANG)