JAKARTA (persepsi.co.id) – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) menyelenggarakan Pelatihan Pembangunan dan Pemasangan Istalasi Pemanfaatan Listrik Tegangan Rendah Bagi Pelaksana Madya Angkatan ke-2 secara offline, pada Senin, 5 sampai dengan 7 April 2021,

Kegiatan diikuti 22 orang peserta yang terdiri dari masyarakat Wilayah Provinsi Banten, bertempat di kampus PPSDM KEBTKE, Jalan Poncol Raya No. 39, Ciracas Jakarta Timur, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Koordinator Pengembang Teknologi Pembelajaran Elin Lindiasari
menyampaikan, bahwa diadakannya pelatihan ini bertujuan untuk menghasilkan SDM yang dapat melaksanakan pembangunan dan pemasangan listrik tegangan rendah sesuai prosedur dan persyaratan standar yang berlaku.

“Peserta pelatihan dibekali materi yang terdiri dari Regulasi Energi Nasional,
Persyaratan Umum Instalasi Listrik, lnstalasi Penerangan, Motor Listrik dan Sistem Kendali, Praktik lnstalasi Pemanfaatan Tegangan Rendah, sebagai pengajar Sulardi, Muhammad Nashiruddin Haramaini, Muhamad Roni Hajianto, Widyaiswara dari PPSDM KEBTKE”jelas Elin.

Kepala Pusat PPSDM KEBTKE Laode Sulaeman dalam kata sambutannya, menyampaikan bahwa persaingan di Era Global ini, semakin lama semakin menuntut kekuatan dan kesiapan kita. Sudah disebutkan, didalam ketentuan atau regulasi kita untuk memagari persaingan tersebut, antara lain di dalam Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang ketenagalistrikan. Bahwa, setiap yang bekerja di bidang ketenagalistrikan itu harus melakukan sertifikasi kompetensi, itulah yang menjadi penting sehingga rekan-rekan semua dapat menyiapkan dan menjadi SDM yang memadai di masa depan.

“Kita jangan hanya melihat siapa saya saat ini, mungkin 3 – 5 tahun ke depan di antara rekan-rekan ada yang menjadi pimpinan unit kerja masing-masing, untuk itu lihatlah ke masa depan.”kata Laode.

Untuk itu, masyarakat adalah stakeholder penting dalam mengelola ketenagalistrikan energi baru terbarukan, suksesnya program energi baru terbarukan dan konservasi energi Indonesia. Tidak lepas dari peran aktif masyarakat, yang memiliki kompetensi melalui pelatihan-pelatihan seperti yang saat ini dilaksanakan oleh PPSDM KEBTKE. Suksesnya program pemerintah tersebut tidak lepas dari kompetensi SDM yang kompeten di bidang ketenagalistrikan.

“Mudah-mudahan, kegiatan ini menjadi salah satu jalan dalam penguatan SDM nasional. Juga sekaligus mendukung daya saing bangsa dalam tataran global”pungkas Laode. (SA/Yudhi)