Indramayu, Persepsi.co.id – Pengguna jalan keluhkan jalan berlubang dan minim pencahayaan di sekitar tanjakan Jembatan Merah Jalan Terusan Sindang Indramayu, Jawa Barat.
Muwahid (34) pengguna jalan asal Desa Rambatan wetan Kecamatan Sindang, kebetulan tengah beristirahat disekitar lokasi jalan berlubang tersebut mengutarakan keluhannya.
“Ini benar – benar membahayakan, apalagi untuk pengendara motor. Ini lubangnya tidak terarah jadi di sini ada di sana ada, jadi kalau mau menghindar sulit,” keluhnya saat diwawancara di lokasi jalan berlubang tersebut, Minggu (12/9/2021) malam.
Muwahid lanjut mengatakan, mungkin jalan tersebut bisa membahayakan bagi pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor, ditambah penerangan jalan yang minim mengakibatkan jalan tersebut dirasa gelap.
“Penerangannya juga tidak ada jadi agak gelap, mungkin ini ya sangat membahayakan bagi pengguna sepeda motor,” ujarnya.
Bukan hanya katanya, bahkan Muwahi juga menceritakan pengalamannya saat mengendarai sepeda motor dan terpaksa menerjang jalan berlubang tersebut, karena sulit dihindari.
“Jadi waktu itu baru kesini lagi, biasanya sih bolak balik nganterin anak sekolah di Indramayu – Sindang. Cuman udah lama, nah baru kesini lagi itu saya kaget jalannya berlubang, jadi tidak bisa menghindar ya ahirnya langsung ke ‘gejlug’. Kalau malam sih lebih bahaya, itu siang saja tidak bisa menghindar apalagi malam,” tandasnya.
Ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indramayu agar dapat segera memperbaiki jalan berlubang tersebut, dan diberikan penerangan jalan yang cukup.
“Supaya cepat diperbaiki karena ini menyangkut keselamatan pengguna jalan, terus dikasih lampu penerangan juga,” harapnya. (Candra)



