Serang, (persepsi.co.id), Puluhan Aktivis Banten Menggeruduk kartor DPP Demokrat Banten terkait dengan tudingan Kader Demokrat Muhammad Nasir yang merupakan Anggota Komisi VII DPR RI terhadap PT Krakatau Stell. (Senin, 05/2021),
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan PT. Krakatau Stell Yang Diwakili Direktur, Silmy Karim, (24/03/2021) . Muhammad Nasir Menuding bahwa PT Krakatau Steel Melakukan penyeludupan produk baja dari China, dengan modus menstempel produk asal China seolah olah produk baja dari PT Krakatau Stell.
Yasser Arafat yang mewakili Front Pemuda dan Mahasiswa Banten memberikan keterangan, Dia (Yasser) mengatakan bahwa aksi kali ini merupakan respon dari tudingan Muhammad Nasir, yang merupakan Kader Demokrat, bahwa dikatakan PT.Krakatau Steel Melakukan Penyeludupan produk baja dari China.
Dalam hal ini Yasser menyebutkan seharusnya wakil wakil rakyat DPR RI seharusnya lebih konsen pada isu isu yang membangun, bukan isu isu yang akan merungikan bangsa, seperti isu yang dilontarkan Kader Demokrat ini. Apalangi negara ini sedang berjuang dalam kondisi pandemi Covid -19.
Dia (Yasser) menambahkan bahwa kami Front Pemuda Dan Mahasiswa Banten dan Demokrat sepakat bahwa isu ini sangat merungikan, karena PT. Krakatau Steel Merupakan Kebanggaan Bangsa ini, bukan hanya kebanggan warga Banten, justru sudah mendunia.
Dari hasil aksi tadi, Yasser menyebutkan bahwa ” kami Front Pemuda dan Mahasiswa bersama DPP Demokrat Banten sepakat agar Aspirasi kami akan disampaikan ke DPP Demokrat.
Kami Front Pemuda Dan Mahasiswa menuntut agar Muhammad Nasir meralat atau memberikan bukti nyata benar terjadi impor baja dari negeri China yang dibeli oleh PT. Krakatau Steel.
Kami juga (Front Pemuda Dan Mahasiswa Banten menuntut agar DPP Demokrat memecat Kadernya yang bernama Muhammad Nasir kalo tidak dapat membuktikan tudingan tersebut,
Kami memberi waktu satu (1) Minggu kedepan kepada DPP Demokrat Banten untuk memberi jawaban dari tuntutan kami (Front Pemuda Banten Dan Mahasiswa Banten) jika tidak disanggupi maka kami akan melakukan aksi lebih besar lagi, untuk terus mengawal isu yang merungikan bangsa ini, ungkapnya, (Binter)



