TANGERANG, (Persepsi.co.id) – Sebanyak 172 atlet pencak silat pada ajang Kejuaraan Pencak Silat UNTARA National Championship-1 telah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan atlet.

Diketahui, Kejuaraan Pencak Silat UNTARA National Championship-1 ini diselenggarakan selama tiga hari 4-6 Juli 2025 di Universitas Tangerang Raya Tigaraksa pada Jumat, (04/07/25). Selain itu, turnamen ini diikuti oleh atlet dari tingkat remaja & dewasa (SLTA Sederajat, Perguruan Tinggi, Club, Kontingen, Perguruan Pencak Silat se-Provinsi Banten).

Turut hadir dalam acara pembukaan Kejuaraan Pencak Silat UNTARA National Championship-1 ini ialah Ketua IPSI Provinsi Banten Ajat Sudrajat, Wakil Rektor Bidang Non Akademik Untara Dr. Nur Aziz, S.E, S.H, M.M, Manager Pemasaran RS AN-NISA Tangerang dr Rita Prameswari, M.PH dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone Dessy Sriningsih.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Non Akademik Untara Dr. Nur Aziz, S.E, S.H, M.M mengatakan bahwa Kejuaraan Pencak Silat UNTARA National Championship-1 ini digelar bertujuan untuk melestarikan kesenian bela diri pencak silat.

“Alhamdulillah antusias para peserta sangat baik. Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk melestarikan kesenian bela diri pencak silat dan juga untuk meningkatkan prestasi generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Ketua IPSI Provinsi Banten Ajat Sudrajat mengapresiasi atas dilaksanakannya Kejuaraan Pencak Silat UNTARA National Championship-1.

“Kegiatan ini sangat positif, kami IPSI Provinsi Banten sangat mengapresiasi kepada Universitas Tangerang Raya yang telah menyelenggarakan turnamen ini. Semoga melalui kegiatan ini dapat mengembangkan bakat para atlet-atlet muda pencak silat,” ungkapnya.

Sementara itu, dr Rita Prameswari, M.PH selaku Manager Pemasaran RS AN-NISA mengatakan bahwa selaku mitra BPJS Ketenagakerjaan sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja berkomitmen untuk melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan termasuk atlet pencak silat yang saat ini sedang berkompetisi dalam Kejuaraan Pencak Silat UNTARA National Championship-1.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap atlet pencak silat, semoga dengan adanya perlindungan ini dapat memberikan manfaat, rasa aman dan bebas cemas kepada seluruh peserta turnamen terhadap biaya pengobatan akibat risiko selama bertanding,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone, Dessy Sriningsih yang mengatakan seluruh atlet pada Kejuaraan Pencak Silat UNTARA National Championship-1 telah dilindungi dua program BPJamsostek, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Dalam turnamen ini, seluruh atlet yang bertanding telah terlindungi dua program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Perlindungan ini diberikan agar seluruh peserta turnamen ini terlindungi dan merasa aman selama bertanding. Karena kecelakaan itu bisa saja terjadi selama pertandingan,” imbuhnya.

Apalagi, menurut Dessy bahwa perlindungan ketenagakerjaan bagi pekerja formal dan informal seperti atlet sudah diatur dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan Pasal 100. Sehingga seluruh atlet yang bertanding diwajibkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Terakhir, Dessy mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program BPJS Ketenagakerjaan. “Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara Kejuaraan Pencak Silat UNTARA National Championship-1 dan RS Annisa Tangerang yang telah peduli terhadap perlindungan jaminan sosial kepada seluruh atlet pencak silat ini,” tutupnya.