Serang, (Persepsi.co.id) – Perkumpulan Urang Banten (PUB) menggelar acara silaturahmi Halal Bihalal yang penuh makna. Ketua Umum PUB, Taufiqurahman Ruki, dengan tegas menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi sparring partner Pemerintah Provinsi Banten dalam menjalankan roda pemerintahan.

Taufiqurahman Ruki menegaskan bahwa PUB, yang beranggotakan para tokoh, politisi, pengusaha, serta pendiri Provinsi Banten, siap menjadi mitra yang konstruktif bagi Pemprov Banten. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa peran PUB sebagai sparring partner penting dalam meningkatkan kapasitas kepala daerah dan memastikan terwujudnya kesejahteraan bagi masyarakat Banten.

“Kita ingin, apa yang telah dicita-citakan ketika berpisah dari Provinsi Jawa Barat, itu bisa dirasakan oleh masyarakat Banten. Mereka lebih sejahtera, karena pemerintahnya hadir lebih dekat,” ungkap Ruki di Kebon Kubil Resto, Kota Serang (19/05).

“Kalau ada program yang bagus, tentu kita dukung, tapi kalau ada yang salah tentu menjadi kewajiban kita semua untuk mengingatkan itu,” tambahnya.

Dalam acara yang berlangsung meriah ini, suasana keakraban begitu terasa. Tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai lapisan hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada Gubernur Banten dan stakeholder terkait. Mantan Ketua KPK ini juga mengakui bahwa kegiatan ini telah menghasilkan banyak hal positif, dengan membahas berbagai aspirasi dan program pembangunan Provinsi Banten ke depan.

“Oleh karena itu tidak berlebihan, jika memang silaturahmi ini serasa Musrembang, karena memang banyak aspirasi program yang dibicarakan dalam kegiatan itu,” katanya.

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, turut mengapresiasi berbagai aspirasi yang disampaikan dalam acara ini. Ia menegaskan bahwa masukan-masukan dari masyarakat merupakan mandat yang sangat penting baginya. Semua aspirasi yang disampaikan akan dicatat dengan baik dan dijadikan bagian dari program kerja untuk tahun 2025 dan bahkan jangka panjang hingga tahun 2045.

“Maka apa yang tadi disampaikan saya catat betul. Mudah-mudahan pemikiran-pemikiran besar itu kita tuangkan baik dalam program jangka pendek, menengah bahkan jangka panjang sampai tahun 2045,” Pungkas Al Muktabar.