DUMAI, (persepsi.co.id) – Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang usaha pelayanan jasa kebandarudaraan dan pelayanan jasa bandar udara, adalah PT Angkasa Pura 2.
BUMN yang memiliki motto
“Growing To the Next Journey” tersebut buktikan kepedulian sosial dan lingkungannya dengan serahkan bantuan ke pengelola Hutan Bandar Bakau, di hutan Bandar Bakau Jl Nelayan Laut Ujung Kelurahan Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai Barat.
Penyerahan TJSL objek wisata “Program Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Development Tourism)” oleh seluruh Wilayah Bandara Kantor Cabang Bandara Angkasa Pura 2, Kamis (10/9/2023), tepat pukul 11.00 WIB, mengambil thema nasional “Jelajah Negeri Berjuta Pesona”. Kegiatan merupakan rangkaian kegiatan HUT BUMN PT Angkasa Pura 2 ke-39.
Untuk seremoni penyerahan simbolis di Objek Wisata Wilayah Kantor Cabang Angkasa Pura 2 Bandara Sultan Syarif Kasim 2 Pekanbaru itu sendiri mengambil sub thema “Pesona Dibalik Indahnya Bandar Bakau”.
Penyerahan TJSL manajemen kepada Pengelola/Pelestari/Pegiat Lingkungan Bandar Bakau Datuk Darwis dilakukan langsung Executive General Manager PT Angkasa Pura 2 Bandara Sultan Syarif Kasim 2 Pekanbaru Mohd Hendra Irawan.
Datuk Darwis ucapkan terimakasih kepada GM Hendra Irawan yang telah tunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan pesisir Kota Dumai.
“Bandar Bakau ini merupakan nikmat lingkungan hidup dan budaya Melayu masyarakat pesisir Dumai. Hari ini momen yang pas kedatangan Angkasa Pura II, karena tepat 16 Agustus 2023 nanti, merupakan peringatan Hari Cinta Alam Bahari dan 17 Agustus HUT Kemerdekaan RI,” kata pendahulu Datuk Darwis.
Selain berterimakasih kepada Angkasa Pura 2, Datuk Darwis juga sisipkan ucapan terimakasih kepada para Pecinta Alam Bahari Bandar Bakau Dumai, juga kepada Bhabhinkamtibmas Pangkalan Sesai Polsek Dumai Barat Aiptu Mustakim, karena peranannya yang selalu mendukung Datuk Darwis dan “Kelompok Tani Hutan” yang ada di Bandar Bakau.
“Bandar Bakau pertama kali di launching tahun 2020, dengan visi Bandar Bakau Menuju Dunia, tapi karena Pandemi Covid-19, aktivitas sempat terhenti,” cerita Datuk Darwis.
“Pengelola Hutan Bandar Bakau adalah Kelompok Tani Hutan (KTH ) yang membawahi Kelompok Usaha Bersama (KUB) diantaranya Kelompok (Pok) Sadar Wisata dan UMKM Bandar Bakau. Bantuan hari ini yang menerima adalah KTH,” pungkas Datuk Darwis.
GM Hendra Irawan dalam sambutannya katakan bahwa penyerahan simbolis bantuan tersebut dikarenakan pada 13 Agustus nanti BUMN PT Angkasa Pura II tepat berusia 39 tahun, sekaligus ingin memecahkan rekor MURI jumlah peserta terbanyak live event serentak di 18 bandara yang dikelola Angkasa Pura II. “Penyerahan serentak simbolis TJSL disetiap objek wisata kantor cabang Angkasa Pura 2 kita laksanakan secara live,” ungkap Hendra Irawan.
“Sebelumnya kami telah berikan bantuan ke sekolah yang ada di Dumai. Ini adalah TJSL periode kedua bantuan Angkasa Pura II Sultan Syarif Kasim Pekanbaru 2,” kata Hendra Irawan.
Dulunya PT Angkasa Pura II bergerak di bisnis bandara saja. Sejak setahun belakangan berganti jadi PT Holding Pariwisata Indonesia, sehingga semua unsur yang mendukung bisnis pariwisata kami rangkul dan jadikan mitra. Seperti hotel, pusat wisata alam dan lain sebagainya. Karena selama ini TJSL yang kami beri sejalan dengan sustainable development program.
Menurut Hendra Irawan, CSR/TJSL berdampak bukan hanya terhadap tourism, tapi budaya, ekonomi, sosial dan lapangan kerja.
“Bantuan kami untuk Bandar Bakau berupa “Rute Jalanan (Tracking Path)” di dalam Hutan Bandar Bakau sepanjang 300 mtr dari material kayu, senilai Rp 120 JT,” cakap GM Hendra Irawan, disambut tepuk tangan undangan.
Syawir Kasim mewakili Walikota Paisal sampaikan ucapan terimakasih atas kepedulian Angkasa Pura II Sultan Syarif Kasim Pekanbaru yang peduli terhadap kelestarian Bandar Bakau.
“Kepedulian Angkasa Pura 2 Sultan Syarif Kasim 2 patut kita apresiasi. Harapan kami hal ini bisa berlanjut seterusnya di Dumai dimasa yang akan datang,” ungkap Syawir Kasim.
Setelah Syawir Kasim saksikan penyerahan simbolis plakat bantuan dari GM Hendra Irawan kepada Datuk Darwis, selanjutnya audio visual lokasi penyerahan, terhubung live serentak ke 18 objek wisata bandara Angkasa Pura II se-Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan Sekretariat Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diskopar) Nurzaman, Camat Dumai Barat Al-Khusaiari dan Lurah Muzdalena, S.Sos.
Diketahui, saat ini BUMN PT Angkasa Pura 2 mengelola 18 bandara di Indonesia, yaitu: Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Kualanamu (Deli Serdang-Medan), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Silangit (Tapanuli Utara), Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang-Kepri), Supadio (Pontianak), Banyuwangi (Jawa Timur), Radin Inten II (Lampung), Husein Sastranegara (Bandung), Depati Amir (Pangkalpinang), Sultan Thaha (Jambi), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Tjilik Riwut (Palangkaraya), Kertajati (Majalengka), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Sultan Iskandar Muda (Aceh) dan Minangkabau (Padang).
(ES)


