
SERANG, (persepsi.co.id) – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Banten menggelar rekonsiliasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TTPS) Provinsi Banten di hotel Le Dian (09/08).
Aksi ini dilakukan sebagai upaya percepatan penurunan secara konvergen, dengan metode FGD atau diskusi terarah kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan kesepahaman bersama TTPS baik itu tingkat Provinsi maupun Kabupaten kota mengenai situasi stunting terkini sehingga dapat dilakukan perumusan rencana kerja dan penggarapan setiap bidang tpps kabupaten kota di Provinsi Banten.
Sekretaris Daerah, M Tranggono sekaligus Ketua TPPS Provinsi Banten optimis melalui kolaborasi yang baik ditahun 2024 Banten akan “zero stunting growing”
Tranggono menegaskan perlunya data yang akurat dan valid sehingga intervensi pencegahan stunting dapat lebih efektif dan efisien.
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Ahmad Dadi Roswandi mengatakan BKKBN memegang kendali pada pencegahan stunting mulai dari hulu hingga ke hilir.
“Kami dan tim BKKBN Banten akan terus mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang pencegahan stunting dimulai calon pengantin calon pasangan usia subur, ibu hamil ibu pasca persalinan duta dan balita.” kata Dadi.
Dadi juga menyebutkan sebanyak kurang lebih 24.000 Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan, kader PKK dan kader KB di setiap desa dan kelurahan untuk melakukan pendampingan kepada keluarga yang beresiko stunting.
Sementara itu kepala DP3AKKB, Siti Ma’ani Nina mengatakan melalui rekonsiliasi stunting, kita dapat menggali permasalahan stunting di masing-masing daerah sehingga dapat dilakukan upaya percepatan penurunan stunting secara komprehensif dengan berbagai sektor terkait baik itu provinsi maupun kabupaten kota.
Usai pembukaan acara dilanjutkan dengan FGD 4 bidang TPPS sesuai dengan SK gubernur Banten nomor 44.05/112-Huk/2022 guna mendapatkan output yang berupa target antara penyelenggaraan percepatan penurunan stunting provinsi Banten, adanya sinkronisasi program percepatan perulangan stunting di provinsi Banten serta perumusan rencana program dan dan penganggaran percepatan perolehan stunting setiap bidang TPPS 2022-2024. (red)



