Marelan (Persepsi.co.id)
“Di tengah bergulirnya vaksinasi terhadap lima juta pendidik dan tenaga pendidik, pemerintah Indonesia merencanakan pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM). Maka pihak sekolah Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun (YAPIM) Unit Marelan yang beralamat Jl. Medan Marelan raya 1 Pasar 4 Barat Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan Menggelar Vaksinasi Diaula Sekolah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) covid 19
Jumat 22/10/2021
“Untuk vaksinasi dosis pertama untuk siswa/siswi YAPIM Marelan ini disaksikan langsung oleh kepala sekolah serta para tenaga pendidik
berkerja sama dengan puskesmas Terjun Medan Marelan dan mendapat kuwota 600 vaksin yang dilaksanakan oleh 15 Tim medis dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas)
Vaksinasi yang dilakukan pihak sekolah di bagi 2 (dua) hari, kamis dan jumat untuk menghindari terjadinya kerumunan massa.
“Kenapa kita kemarin-kemarin tidak melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka karena anak didik kita belum melakukan vaksinasi kita harus komparatif sesuai syarat Pembelajaran Tatap Muka (PTM). maka itu sekarang kita lakukan vaksinasi saat ini dengan mutu “Indonesia sehat, Indonesia Hebat” .,” kata Kepala Sekolah (Kepsek)” Abdul Sahri Maha S.Pd saat dikomfirmasi awak media.
Untuk vaksin yg kita gunakan Dr.Tissa Hasibuan menjelaskan adalah vaksin PFIZER sesuai kuwota yaitu 600 vaksin untuk Siswa/siswi dan sebelum melaksanakan vaksinasi tim medis tetap melakukan pemeriksaan kesehatan siswa/siswi terlebih dahulu agar tidak terjadi efek negatif setelah melakukan vaksinasi, dan kita juga sediakan Paracetamol buat antisipasi anak didik, yang sudah divaksin kita ajurkan keruangan observasi setelah 10 menit tidak ada keluhan demam. Maka kita persilahkan untuk pulang, dan kita pesankan juga untuk istirahat dirumah masing masing.
“Tandasnya ”
Mhd.Fauji.



