Jakarta, (Persepsi.co.id) – Dalam upaya berkelanjutan untuk membekali Klien Pemasyarakatan dengan keahlian praktis dan kesiapan kewirausahaan, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Timur/Utara menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kemandirian Tata Boga. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari Selasa (22/09) hingga Kamis (24/09), berpusat di Aula Lantai 2 Bapas Kelas I Jakarta Timur/Utara.

​Sebanyak 15 orang Klien Pemasyarakatan terpilih mengikuti rangkaian pelatihan ini dengan penuh antusias. Pemilihan fokus pada bidang tata boga didasarkan pada besarnya potensi dan peluang pasar industri kuliner yang terus berkembang, sehingga dinilai menjadi bekal yang sangat relevan dan aplikatif bagi para klien pasca-menjalani masa pemidanaan.

​Selama pelatihan berlangsung, para peserta tidak hanya dibekali teori dasar seputar sanitasi dan higienitas pangan, tetapi juga diajak untuk terjun langsung dalam praktik pengolahan berbagai menu hidangan populer yang memiliki nilai jual tinggi. Materi pelatihan dirancang secara komprehensif mulai dari pemrosesan bahan baku, teknik memasak, hingga penyajian dan pengemasan produk agar siap dipasarkan secara mandiri.

​Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Bapas Kelas I Jakarta Timur/Utara mempertegas komitmennya dalam menjalankan fungsi pembimbingan kemandirian dan proses reintegrasi sosial secara optimal. Diharapkan keterampilan baru yang didapat mampu mendorong para Klien Pemasyarakatan untuk membuka usaha kuliner mandiri maupun meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja, sehingga mereka dapat kembali berkontribusi secara positif dan mandiri di tengah masyarakat.