OKI, Persepsi.co.id – Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada tahun 2020 lalu membelanjakan Anggaran APBD TA 2020 berupa pengadaan alat penunjang aktivitas team dilapangan.

Pengadaan itu sendiri berupa. Alat Komunikasi (Telphone),Meubelair, Alat ukur (AQMS), Kendaraan Bermotor Khusus, Alat pemadam kebakaran, Pakaian Kerja lapangan, Sepatu dan Topi, Tank Penampung, Senter, Alat Angkut Apung Bermotor untuk barang, Speed Boat, Total menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah.

“Dengan Indikator kinerja team dilapangan tahun lalu, Kami menyadari masih ada program di dalam pelaksanaan kerja kami
yang belum dapat memuaskan sebagaimana yang diharapkan masyarakat, untuk itu BPBD menambahkan perlengkapan peralatan,” ujar Listiadi Martin S.Sos. MM, Kepala BPBD OKI ketika ditemui diruang kerjanya. Rabu sore tanggal 27 Januari 2021.

Minimnya fasilitas yang dimiliki, BPBD OKI berinisiatif menambah perlatan sebagai bahan penunjang aktivitas para personilnya, sekaligus persiapan untuk menghadapi munculnya potensi multi bencana diawal tahun ini, seperti Banjir dan Longsor.

“Alhamdulillah, semua program telah terealisasi, bukan hanya mencapai target, bahkan semua pelaksanaan proyek pengadaan tahun 2020 lalu dinyatakan progres.” Ungkapnya.

Sukses terealisasinya proyek pengadaan perlengkapan peralatan personil BPBD ini, seolah menjadi kado manis atas keberhasilan BPBD OKI di tahun lalu. Karenanya cuma Kabupaten OKI satu – satunya dari 17 Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang hot spot nya menurun tajam.

“Saya tegaskan kepada seluruh personil dan menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat kabupaten OKI, agar selalu waspada terhadap segala bentuk ancaman bencana, khususnya diawal tahun ini sudah memasuki musim penghujan yang berpotensi mengakibatkan terjadinya multi bencana, banjir dan tanah longsor.” Himbaunya. [ H… ]