SERANG, (Persepsi.co.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang mendorong agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di wilayah Kabupaten Serang agar mampu naik kelas dan memperluas jangkauan pemasaran, termasuk menembus pasar ekspor.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Supiyanto. Selasa (3/11/2026).

“Di DPRD Kabupaten Serang intinya kami men-support, apalagi untuk kemajuan perkembangan usaha yang ada di Kabupaten Serang, terutama sektor ekspor,” kata Supiyanto saat ditemui wartawan.

Supiyanto menegaskan, DPRD Kabupaten Serang juga membuka ruang koordinasi dan evaluasi bersama pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan aktivitas ekspor produk Kabupaten Serang.

Supiyanto menyebutkan, bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, kinerja ekspor Kabupaten Serang mulai menunjukkan peningkatan meskipun dampaknya belum terlalu besar.

“Informasi terbaru hari ini ada peningkatan. Walaupun mungkin efeknya belum terlalu besar, tetapi setidaknya sudah ada efek positif, khususnya untuk ekspor di wilayah Kabupaten Serang,” ujarnya.

Supiyanto juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan usaha.
Ia menyebut, sekitar 150 pelaku UMKM telah mengikuti pelatihan inkubasi atau kewirausahaan yang digelar pada pekan sebelumnya.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan produk, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing.

Lebih lanjut, kata Supiyanto, DPRD Kabupaten Serang turut mendukung visi Bupati dan Wakil Bupati Serang untuk mendorong lahirnya produk UMKM unggulan di setiap kecamatan hingga desa.

“Bagaimana caranya bahkan sampai ke tingkat desa, satu desa memiliki produk UMKM di Kabupaten Serang. Walaupun ini menjadi tantangan kita,” katanya.

Ia mengakui, keterbatasan anggaran masih menjadi kendala dalam memperluas program pemberdayaan UMKM.
Karena itu, DPRD terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk mencari peluang dukungan anggaran bagi pengembangan usaha masyarakat.

Selain pengembangan UMKM, Supiyanto mendorong penguatan penggunaan produk lokal, termasuk Batik Kaserangan di lingkungan pemerintahan dan dalam berbagai kegiatan resmi.

Supiyanto menilai penggunaan Batik Kaserangan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap perajin dan pelaku UMKM batik di Kabupaten Serang.

“Ini perlu digaungkan, terutama produk lokal. Setiap event dan kegiatan, kalau memang harus memakai batik, sebagian besar sudah menggunakan batik Kabupaten Serang,” ujarnya.

“Apalagi, setiap hari Kamis pakai Batik Kaserangan. Itu sudah ada informasi dan imbauan,” kata Supiyanto.

Menurutnya, semakin luas penggunaan produk lokal, semakin besar pula peluang untuk memperkuat pasar dan meningkatkan perekonomian pelaku UMKM di Kabupaten Serang. (ADV)