Pandeglang, (persepsi.co.id) – Kepala Dinas Perikanan (Kadiskan) Kabupaten Pandeglang Drs. Suaedi Kurdiatna, M.Si bersama jajaran terus memantau para Kelompok Pembudidaya khususnya penerima bantuan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik, demikian disampaikan Kadiskan saat mengunjungi Yayasan “Bani Salim” di Labuan.
Lebih lanjut Ia mengatakan, ini merupakan ide/Program briliant dari KKP RI dimana Aquaponik Budikdamber (Budidaya Ikan Lele dalam Ember) yang dilengkapi dengan Penanaman sayuran seperti Kangkung atau komoditas lainnya sangat efisien dalam meningkatkan Ketahanan Pangan dimasa pandemi seperti ini “cukup menyediakan satu ember besar ukuran 80 liter diisi 64 bibit Lele, diatasnya diberi tanaman Kangkung berwadah Gelas plastik, satu ember mampu menampung 10-14 gelas plastik, dibawah gelas plastik diisi arang sebagai media tanam kangkung. Dengan masa panen tiga bulan untuk lele dan 30 hari untuk kangkung”, ungkapnya.
Sementara Kepala Bidang Perikanan Budidaya Iik Syakhabyatin, S.Pi menjelaskan, Yayasan “Bani Salim” ini Penerima bantuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dari KKP RI tahun 2020 berupa Sarana dan Prasarana Produksi Budikdamber sebanyak 2 (dua) paket, ujarnya.
Yoga Hernandia, S.ST.Pi Penyuluh Perikanan menyampaikan, bahwa dalam 2 (dua) paket bantuan yang diterima Bani Salim ini terdapat 60 buah ember dimana masing-masing berisi 64 ekor Lele berukuran 7-8 cm, dengan siklus pemeliharaan 1-2 bulan siap lele panen. Sdangkan rencana pemasaran Kelompok Bani Ismail ini cukup di Pasar lokal wilayah labuan saja” tuturnya.
Sementara itu Iwan Ali Ridwan Pengurus Yayasan “Bani Salim” dirinya mengaku awalnya kami mengajukan Proposal BUDIKDAMBER ke KKP RI, selanjutnya proses Ferivikasi sesuai prosedur yang sudah ditetapkan, setelah beberapa waktu berselang kami bisa menjadi bagian penerima bantuan tersebut, tanpa menunggu lama saya bersama 10 orang pengelola melakukan persiapan didampingi langsung oleh Penyuluh. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada berbagai pihak dari mulai KKP RI, Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang setra Penyuluh Pendamping, Ujar Ali.(***)



