Indramayu, Persepsi.co.id – Menanggapi keluhan pengguna jalan terkait jalan berlubang dan minim pencahayaan yang sudah diberitakan sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu melalui Kasi Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) Waryana langsung menanggapi persoalan tersebut.

Menurut Waryana, kondisi gelap di lokasi jalan tersebut dikarenakan rimbunnya pepohonan hingga menutupi pencahayaan PJU. Ia juga mengarahkan agar menanyakan perihal pemangkasan rimbunnya pepohonan tersebut kepada dinas terkait, yaitu Dinas Kimrum.

“Supaya ada pemangkasan ning kono kuh peteng soale kenang tanduran, ari kita mah lampu masih nyala kabeh. Kalau lampu mah ana, tanduran mah ke Kimrum, baka kita sing macrasi kuh kena denda,

(Supaya ada pemangkasan di situ gelap dikarenakan ada pepohonan, kalau saya mah lampu masih menyala semua. Kalau lampu mah ada, pepohonan mah ke Kimrum, kalau saya yang memangkasi nanti kena denda),” jelas Waryana melalui sambungan telepon via whatsapp, Minggu (12/9/2021) malam.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Muwahid (34) pengguna jalan asal Desa Rambatan wetan mengeluhkan jalan berlubang dan minim pencahayaan di sekitar tanjakan Jembatan Merah Jalan Terusan Sindang Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/9/2021) malam.

Ia pun berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indramayu agar dapat segera memperbaiki jalan berlubang tersebut, dan diberikan penerangan jalan yang cukup.

“Supaya cepat diperbaiki karena ini menyangkut keselamatan pengguna jalan, terus dikasih lampu penerangan juga,” harapnya. (Candra)