TANGERANG,(persepsi.co.id)- Kabar duka menyelimuti keluarga besar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Karo Banten Bersatu (KBB). Ketua Umum DPP KBB, Pt. Em Karpen Ginting, meninggal dunia pada usia 62 tahun setelah menjalani perawatan akibat sakit di Rumah Sakit Umum Tangerang, Minggu (28/6/2026).
Kepergian Pt Em Karpen Ginting menjadi kehilangan mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh jajaran organisasi KBB yang selama ini dipimpinnya. Almarhum meninggalkan seorang istri serta empat orang putra dan putri.
Jenazah almarhum kemudian disemayamkan di rumah duka di Tangerang. Sejak kabar wafatnya tersebar, rumah duka dipenuhi pelayat dari berbagai kalangan yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Turut hadir memberikan penghormatan di antaranya para tokoh KBB, jajaran penasehat pengurus harian DPP KBB, serta pengurus DPD Kabupaten Tangerang, DPD Kota Tangerang, DPD Tangerang Selatan, hingga DPD Serang – Cilegon. Kehadiran mereka menjadi wujud penghormatan atas dedikasi almarhum selama memimpin organisasi.
Prosesi pemakaman dilaksanakan pada Senin (29/6/2026) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Binong, Tangerang. Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah ketika keluarga, sahabat, dan pengurus organisasi mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.
Sekretaris Jenderal DPP KBB, Edwin Sebayang, didampingi Wakil Ketua Lesman Bangun, menyampaikan bahwa wafatnya EM Karpen Ginting merupakan kehilangan besar bagi organisasi.
“Kami kehilangan sosok pemimpin yang selama ini menjadi pengayom dan pemersatu keluarga besar Karo Banten Bersatu. Beliau memiliki komitmen tinggi dalam membangun organisasi dan mempererat persaudaraan masyarakat Karo di Banten,” ujar Edwin Sebayang.
Menurutnya, berbagai program yang telah dirintis almarhum menjadi fondasi penting bagi perjalanan organisasi ke depan. Karena itu, seluruh jajaran pengurus berkomitmen melanjutkan cita cita dan perjuangan yang telah dibangun semasa hidupnya.
Sementara itu, Wakil Ketua empat DPP KBB Lesman Bangun mengajak seluruh keluarga besar KBB untuk tetap menjaga persatuan serta meneruskan semangat pengabdian yang telah diwariskan almarhum.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Karo agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan,” katanya.
Kepergian Pt, Em Karpen Ginting bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh anggota Karo Banten Bersatu yang mengenalnya sebagai sosok sederhana, terbuka, dan memiliki kepedulian besar terhadap penguatan solidaritas masyarakat Karo di Provinsi Banten.
Kini, keluarga besar KBB mengantarkan pemimpinnya menuju peristirahatan terakhir dengan doa dan harapan agar semangat pengabdian yang telah ditanamkan almarhum terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus organisasi.



