
Serang, (persepsi.co.id) – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana (Pusdiklat KKB) bersama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten menggelar acara silaturahmi dengan Badan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, (02/11/2022).
Lalu Makripuddin Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana mengatakan dalam silaturahmi dengan kepala BPSDM Banten, Pusdiklat KKB dan BKKBN Banten juga melakukan diskusi.
“Selain silaturahmi banyak hal yang kami diskusikan dengan BPSDM, tentunya hal kami diskusikan tak jauh dari proses percepatan penurunan stunting di Banten ini” ujar Lalu.
Kepala BPSDM Banten, Untung Saritomo, S.Sos mengatakan BPSDM siap hadir ketika ada suatu permasalahan kaitan dengan kemasyarakatan, oleh karena itu BPSDM siap bersinergi dengan BKKBN Banten.
“BPSDM menyabut baik kehadiran BKKBN pada hari ini yang tentunya mengajak untuk bersinergi, kedepannya kami akan melaksanan salah satunya adalah webinar kepada ASN dengan materi-materi terkait percepatan penurunan stunting” ujar Untung.
Menurut Lalu, BPSDM dan ASN merupakan salah satu lembaga dan perorangan yang memiliki peranan penting dalam membantu BKKBN dalam percepatan penurunan Stunting.
“BPSDM ini fungsinya kan sebagai lembaga yang melakukan pelatihan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ASN perlu memahami faktor-faktor percepatan penurunan stunting supaya nantinya mereka melakukan sosialisasi kepada masyarakat” ujar Lalu.

2024 kita memiliki target 14 persen dan Hari ini kita sepakat bahwa kedepannya secara masif kita akan berikan materi-materi dan pemahaman percepatan penurunan stunting kepada ASN, salah satunya melalui webinar.
” Kita akan masifkan, kita berikan materi-materi percepatan penurunan stunting ke ASN di Provinsi Banten, saya pikir hal ini akan mendukung pencapaian Terget 14 persen kita di tahun 2024.”
“Karena Provinsi Banten menjadi salah satu Provinsi prioritas penanganan stunting karena jumlah penduduk nya yang besar dan persentase stunting ya masih diatas nasional” ujar Lalu.
“Dan harapan kedepan nanti bahwa kasus stunting di Banten khususnya dapat menurun, dan saya juga berharap banyak juga elemen-elemen yang turut membantu dalam percepatan penurunan stunting ini” tutup Lalu.
ditempat yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Dadi Ahmad Roswandi mengatakan saatnya BKKBN Banten dan BPSDM berkolaborasi dalam meningkatkatkan kompetensi ASN terkait program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting mulai dari training of trainer, pembuatan kurikulum dan modul kearifan lokal sampai ke kerjasama widyaiswara BKKBN dan widyaiswara BPSDM dan fasilitator lainnya. Kita optimis bisa menurunkan stunting di Banten


