JAKARTA, (Persepsi.co.id) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan (PK), Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Timur/Utara menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic Tata Kelola Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) pada Rabu (4/11/2026), bertempat di Aula Lantai 2 Bapas Kelas I Jakarta Timur/Utara.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Subdirektorat Administrasi Pembimbingan Kemasyarakatan, Atiek Meikhurniawati, A.Md.IP., S.Sos., M.Si., sebagai narasumber. Kegiatan tersebut menjadi sarana penguatan kapasitas dan peningkatan kompetensi bagi para Pembimbing Kemasyarakatan, khususnya dalam penyusunan serta pengelolaan Litmas yang berkualitas, objektif, dan akuntabel.

Dalam pemaparannya, Atiek menekankan bahwa kualitas Litmas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan data dan informasi, tetapi juga oleh ketelitian dalam proses pengumpulan data serta kecermatan Pembimbing Kemasyarakatan dalam melakukan analisis. Oleh karena itu, setiap Litmas harus disusun secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab agar dapat menjadi dasar pertimbangan yang tepat dalam pelaksanaan proses pemasyarakatan.

Selain itu, disampaikan pula pentingnya memandang Litmas sebagai living document atau dokumen yang bertumbuh. Artinya, Litmas tidak hanya menjadi dokumen administratif yang disusun pada satu waktu tertentu, tetapi juga dapat diperbarui secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan Narapidana maupun Klien Pemasyarakatan. Dengan demikian, informasi yang tertuang di dalamnya senantiasa relevan dalam mendukung program pembinaan dan pembimbingan.

Aspek tata kelola Litmas juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Pengelolaan Litmas harus dilaksanakan secara tertib, efektif, dan akuntabel serta berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Hal tersebut penting untuk memastikan setiap dokumen Litmas memiliki kualitas dan akurasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui kegiatan Coaching Clinic ini, para Pembimbing Kemasyarakatan diharapkan semakin memahami standar dan prinsip penyusunan Litmas serta mampu mengimplementasikannya secara optimal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Penguatan kompetensi ini juga menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.