Jakarta Barat, (Persepsi.co.id) — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tangerang Batuceper berkolaborasi dengan Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Manfaat Layanan Tambahan (MLT), serta edukasi penanganan awal kecelakaan kerja.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Auditorium Lantai 5 Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta, dihadiri oleh 105 perwakilan perusahaan binaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Batuceper.
Kehadiran para perwakilan perusahaan menunjukkan antusiasme dan komitmen dunia usaha dalam meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta kesiapsiagaan menghadapi risiko kecelakaan kerja.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi mengenai manfaat JKK dan MLT, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dengan dunia usaha dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja rentan melalui Program Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda (SERTAKAN).
Saat ditemui, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Batuceper Hazairin Hasan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi para pekerja mengenai manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Manfaat Layanan Tambahan (MLT).
Selain itu, Hazairin juga mendorong partisipasi perusahaan melalui Program SERTAKAN yang direncanakan bersama Ciputra Hospital CitraGarden City dengan target perlindungan sebanyak 2.000 pekerja rentan selama tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember 2026.
“Dan pekerja yang menjadi sasaran dapat berasal dari pekerja informal, pekerja harian, pelaku UMKM, pedagang kecil, pekerja jasa, asisten rumah tangga, sopir pribadi, maupun pekerja rentan lainnya yang belum memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucap Hazairin.
“Rencana tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan dunia usaha dalam memberikan perlindungan kepada kelompok pekerja yang memiliki risiko pekerjaan namun belum mampu membiayai perlindungan secara mandiri,” ungkap Hazairin.


