Asahan { Persepsi co.id } Bupati Asahan bersama Kapolres Asahan dihadiri Wakapolres Asahan Kompol Sri Juliani SH, Dandim 0208 { mewakili }, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny Titiek Sugiharti Surya, OPD terkait, Camat Pulo Bandreng Jutawan Sinaga dan Kades Taman Sari Desa Taman Sari Kecamatan Pulo Bandreng menjadi Kampung Tangguh Berbasis Mikro Jumat { 05/03/2021 } .
Dengan diresmikannya Kampung Tangguh Berbasis Mikro yang diresmikan pada hari ini, diharapkan bisa meminimalisir penyebaran atau penularan Covid-19.
” Dengan adanya Kampung Tangguh Berbasis Mikro yang diresmikan pada hari ini, diharapkan masyarakat bisa tertib dengan protokol kesehatan Covid-19, sehingga dapat mengurangi potensi penyebaran covid-19,” kata Wakapolres Asahan dalam sambutannya.
Selain itu, Wakapolres juga berharap dengan adanya Kampung Tangguh ini, bisa memberi contoh dan mengajak masyarakat untuk patuh memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
” Mudah – mudahan dengan diresmikannya Kampung Tangguh ini menjadi penambah semangat bagi warga masyarakat Desa Taman Sari Kecamatan Pulo Bandeng untuk melawan atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” Ungkapnya.
Sementara itu Kepala Desa Taman Sari Arfian Simatupang, selaku Ketua Kampung Tangguh Berbasis Mikro dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dijadikannya Desa Taman Sari menjadi Kampung Tangguh Berbasis Mikro yang diresmikan pada hari ini, ia berharap dapat turut serta membantu upaya pemerintah dalam penanggulangan terhadap penyebaran wabah covid-19 yang sampai saat ini masih belum berakhir.
” Merupakan suatu kebanggaan bagi warga Desa Taman Sari yang telah dipercaya menjadi Kampung Tangguh Berbasis Mikro. Dengan diresmikannya Kampung Tangguh ini, harapan kami masyarakat semakin patuh terhadap disiplin protokol kesehatan covid-19,” ucap Arfian.
” Kampung Tangguh Berbasis Mikro yang diresmikan pada hari ini merupakan binaan dari Kapolres Asahan yang wajib kita dukung bersama karena sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya Masyarakat Desa Taman Sari dalam rangka mencegah penyebaran covid-19,” ucap Bupati mengawali sambutannya.
Lebih lanjut Bupati mengatakan pembentukan Kampung Tangguh merupakan salah satu upaya penanganan covid-19 hingga ke level mikro, keberadaan Kampung Tangguh merupakan inovasi yang dapat menjadi penguatan penanganan covid-19 oleh pusat dan daerah yang terdesentralisasi hingga ketingkat mikro melalui posko di tingkat Desa dan Kelurahan, semua dilibatkan tak terkecuali masyarakat yang menjadi ujung tombak dalam inovasi ini.
” Desa sebagai satuan Pemerintahan terkecil tentu harus melakukan gerakan antisipatif dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran covid-19, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat ,” Ucapnya.
H.Surya juga menjelaskan bahwa posko ditingkat Desa perlu dibentuk dengan pungsi Mengoordinasikan, Mengendalikan, Memantau, Mengevaluasi serta Mengeksekusi Penanganan Covid-19. Dengan berfungsinya posko tersebut diharapkan dapat mendorong prilaku masyarakat untuk sama- sama mengingatkan bagaimana pentingnya penerapan Protokol Kesehatan .
Mengakhiri sambutannya Bupati mengharapkan Desa Taman Sari dapat menjadi desa yang tangguh dalam penanganan kesehatan serta tangguh dalam penanganan kamtibmas di wilayahnya.
Pada kesempatan ini Bupati juga menyerahkan Bibit Jahe kepada masyarakat Desa Taman Sari, dan rangkaian akhir acara adalah Peresmian Posko Kampung Tangguh Desa Taman Sari Kecamatan Pulo Bandeng . { Bangun }



